Wa'alaikumussalam Warohmatulloh wa barohkatuh,
Hadits yang Akhy  maksudkan adalah  selengkapnya sebagai berikut :
"Dari Abu Said al-Khudri Rodhyallohu anhu, bahwasanya Rasululloh Sholallohu 'alaihi wa Sallam bersabda"Janganlah kalian menulis sesuatu dariku,dan barangsiapa menulis sesuatu dariku selain Al-Qur-an hendaklah ia hapus.Dan tidak dihalangi kalian menyampaikan sesuatu dariku,dan barangsiapa berdusta atas namaku dengan
sengaja hendaklah ia menempatkan tempat duduknya di Neraka.(HR.Muslim)

Hadits diatas adalah salah satu dari Dalil-dalil yang dijadikan dasar dan argumentasi
mereka untuk menolak As-sunnah.

Dalam beberapa hadits shahih diungkapkan bahwa Rasululloh Sholallohu'alaihi wa Salam tidak menyukai penulisan hadits, diantaranya hadits Abu Sa'id al-Khudri diatas yang dipakai hujjah oleh Inkarus Sunnah.Hadits tersebut memang shahih , tetapi kita harus melihat hadits -hadits lain yang berkenaan dengan masalah ini dan penjelasan dari para Ulama. Imam an-Nawawi menjelaskan hadits Abu Said dengan membawakan beberapa pendapat , diantaranya : 1.) Larangan penulisan yang dimaksud ialah menuliskan hadits dengan Al-Qur-an dalam satu lembaran ,karena dikhawatirkan akan tercampur dengan Al-Qur-an 2.) Larangan yang dimaksud khusus bagi orang yang kuat hafalannya supaya tidak mengandalkan tulisan . adapun orang yang tidak kuat hafalannya ,maka ia menu-
    lis.
3.) Hadits Abu Sa'id yang melarang menulis hadits sudah mansukh dengan hadits
     yang menyuruh untuk menulis.
Menurut Syaikh Ahmad Muhammad Syakir : "Jawaban yang benar adalah larangan
penulisan sudah dihapuskan (di mansukh) dengan hadits lain yang menyuruh menulis
hadits.

Hadits -hadits yang memerintahkan untuk menulis hadits (As-Sunnah) :
1. Pada waktu Fat-hu Makkah (tahun 8 H) Nabi Sholallohu'alaihi Wa Sallam berkhut bah ,kemudian seseorang dari Yaman yang biasa dipanggil Abu Syah berkata ,"
   Ya Rasullulloh,tuliskanlah untukku.''
Lalu Beliau bersabda : '' Tuliskanlah untuk Abu Syah'' ( Hadits Shahih Riwayat al-
  Bukhori (no.2434),Muslim (no.1355),Ahmad (II/238dan Abu Dawud (no.3649)
  dari Shahabat Abu  Hurairah  radhiyallohu 'anhum.

Yang dimaksud ,''Tuliskanlah untukku,'' kata Imam al-Auzai ialah :" Ia minta dituliskan khutbah yang ia dengar dari Rasululloh Sholallohu'alaihi wa Sallam .Dan kata Abu Abdirrahman ,''Tidak ada satu haditspun yang paling sah tentang penulisan hadits selain hadits ini , karena Nabi Sholallohu'alaihi wa Sallam memerintahkan mereka (Shahabat)menuliskan khutbah yang ia dengar dari Nabi Sholallohu'alaihi wa Sallam.

2.Kata 'Abdullah bin 'Amir Rodhyallohu 'anhu , '' Aku pernah menulis segala sesuatu yang aku dengar dari Rasulluloh Shollalohu'alaihi wa Sallam,karena aku ingin meng
  hafalnya,kemudian orang-orang Quraisy melarangku sambil berkata ,''
" Apakah engkau tulis semua yang engkau dengar dari Rasullulloh Sholallohu 'alaihi wa Sallam , sedangkan Rasullluloh Sholallohu'alaihi wa Salam adalah manusia yang bersabda di kala senang dan marah?'' . Lalu aku berhenti menulis , kemudian aku menceritakan hal itu kepada Rasulluloh Sholallohu 'alaihi wa Sallam,kemudian
   Beliau mengisyaratkan ke mulut beliau seraya bersabda :
'' Uktub , fawalladziiy nafsiy biyadihi ma yakhruju minhu illa haqq"
''Tulislah,demi Dzat yang diriku berada di TanganNya,tidaklah keluar dari mulutku ini melainkan yang Haq.''(Hadits Shahih riwayat ad-Darimi (I/125),Ahmad(II/162,
 192),dan al-Hakim(I/105-106)dan Abu Dawud (no.3646)

3. Abu Hurairah Radhiyallohu'anhu berkata ,''Tidak seorangpun dari Shahabat Nabi Sholallohu'alaihi wa Sallam yang lebih banyak hafalan haditsnya selain aku, dan
  yang hampir sama banyaknya adalah 'Abdullah bin 'Amir ,karena ia menulis.
  (Hadits Shahih riwayat al-Bukhari (no.113) dan ad-Darimi(I/125n.487)

footnote :(disadur / dikutip)
- Kedudukan As-Sunnah dalam Syariat ISLAM, Al Ustadz Yazid bin Abdul Qodir
  Jawas , Pustaka At-Taqwa , hal 84 ~ 86.

Kesimpulannya penulisan hadits bukan bid'ah. Jika ingin mengetahui lebih rinci
antum bisa baca kitabnya Al-Ustadz Yazid Jawas Hafidzhahuloh diatas.

Wasalamu'alaikum warohmatulloh wa barohkatuh,

abu gesta
L 1968 / 1389 H


Guntur Sutriyono wrote:

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Mohon penjelasannya mengenai hadist berikut:

----------
Rasulullah (Sholallohu 'alaihi wasallam) melarang penulisan al-Hadits
sebagaimana hadits dari Abu Sa'id al Khudri Dari Abu Sa'id Al-Khudri,
sesungguhnya Rasulullah (Sholallohu 'alaihi wasallam) bersabda,
"Janganlah kalian semua menulis dariku, barang siapa menulis dariku
selain al-Quran maka hendaklah menghapusnya" (Shahih Muslim Juz II,
hal 710, Musnad Ahmad Juz III, hal 12 dan 21)
----------

Sedangkan sebagai orang yang berusaha mengikuti manhaj salaf, tentu
saja kita akan banyak berhubungan dengan kitab-kitab hadist(misalnya:
Bukhori dan Muslim). Lantas apakah ini bid'ah?

Terima kasih sebelumnya atas penjelasan yang diberikan,

Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

__Waw._,_.___




Kirim email ke