Kesabaran tetap nomor satu, tetapi mengingatkan suami tetap perlu. Mungkin 
suami Anda sedang tumbuh percaya dirinya, sedang membangun jalan menuju 
impiannya. Tetapi lupa kalau semestinya dia berbagi waktu juga dengan keluarga.
Bisa dicoba ketika berbaring di tempat tidur, ketika hening, Anda seolah 
ngomong sendiri sambil menatap langit-langit kamar, tetapi ditujukan kepadanya. 
Anda harus siap tidak dijawab, siap tidak direspon, bahkan siap dimarahi. 
Katakan padanya kalimat-kalimat yang menyentuh perasaannya. Kalimat itu bisa 
Anda persiapkan sebelumnya. Ucapkan dengan nada datar, lirih dan tidak 
menuntut. Misalnya, "Mas.. Apakah Mas tidak kangen bermain dengan anak-anak ? 
.. " Atau, "Mas .. Apakah Mas bahagia dengan hidup yang kita jalani ?" Atau, " 
Mas .. Apakah Mas ingin tahu apa yang kami inginkan ?".
Ulanglah setiap malam. Tapi ini bukan mantra, hanya supaya kalimat itu menempel 
dipikirannya. Setelah itu disampaikan, berdo'alah untuk tidur lalu segera 
tidur. Biarkan suami Anda menyerap dan memaknai kata-kata Anda. Kalau sudah 
Anda ulang beberapa hari, coba ganti dengan kalimat-kalimat lain. Misalnya 
dengan mengatakan bahwa si kecil sering menanyakan ayahnya. Ungkapkan perasaan 
keluarga terhadap ayahnya, termasuk Anda. Usahakan bergantian dalam tiap malam. 
Jangan menghujaninya dengan segala tuntutan. Tunggu pekembangannya dan tetap 
berikan perhatian padanya seolah tak pernah ada apa-apa. Tetaplah tunjukan 
semangat Anda melayaninya karena dia adalah raja Anda. Tetaplah tunjukan kalau 
Anda memang istri yang baik. Dan jangan bosan berdo'a kepada Alloh. Insya 
Alloh, kalau hatinya bukan pualam, dia akan kembali membela keluarga.

Agus


-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of hery marsanto
Sent: Wednesday, December 06, 2006 3:03 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [assunnah] Tanya : Potret keluarga da'i

Wa'alaykumussalaam,
Ukhti, hendaknya... kita tetap "watawa soubil haq watawa sobissobr"
mengingatkan dengan mengharap wajah Allah, ingatkan tentang ayat yang
penting untuk para da'i "Kuu angfusakum wa ahlikum naaroo" jadi sebelum
berdakwah kepada orang lain maka dakwahkan lah kepada keluarga atau porsinya
proporsional antara keluarga dan orang lain.. dengan menjadikan Rosululloh
teladan dan uswah yang baik...


----- Original Message ----
From: luthfiyah am <[EMAIL PROTECTED]>
To: milis assunnah <[email protected]>
Sent: Saturday, 2 December, 2006 8:16:03 PM
Subject: [assunnah] Tanya : Potret keluarga da'i

Assalamu'alaikum

Tanya,seorang dai,dia sangat sibuk mengajar dan mengurusi ummat.belum lagi
kesibukan mencari nafkah.pekerjaan kantor kadang-kadang dibawa ke rumah dan
diselesaikan di rumah.Istri merasa kurang waktu bersama suami.Hari ahad yang
mestinya hari libur untuk keluarga,kerja bakti bersihkan rumah,duduk bersama
di rumah,makan bersama dengan tanpa gangguan,tidak pernah ada.Suami hanya
pulang untuk makan,tidur, mendatangi istri di tempat tidur (maaf)dengan
terburu-buru, kerja computer,memarahi si bayi yang suka mengacak-ngacak
segala sesuatu.Tidak ada waktu untuk sekedar bermain bola dengan
anak-anak,atau sekedar memberi waktu istri beristirahat sejenak dengan
mengajak anak-anak bercerita misalnya.Tidak ada perhatian rumah rapi atau
berantakan sama saja.Istri rapi atau kumal tidak ada kritik atau
pujian.Setelah bertahun-tahun usia pernikahan dengan keadaan rumah tangga
seperti ini ditambah banyaknya anak menambah beban berat bagi istri.

Tanya

1.apakah salah bila istri menuntut perhatian lebih dan waktu khusus untuk
keluarga

2.apakah memang demikian seharusnya sikap seorang dai terhadap keluarganya?

3.apakah istri dan anak-anak tidak berhak mendapat waktu khusus,minimal
setelah sholat isya',atau hari ahad yang tenang untuk keluarga?

Mohon pencerahan dan nasehat dari ikhwah yang mempunyai ilmu dalam
permasalahan ini

Jazakumullah khoir.


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke