Pada keseluruhan, sememangnya ia bisa membawa maksud yang 'vulgar', 
disebaliknya ia adalah salah satu ilmu yang seharusnya kita mengetahuinya. 
Bagaikan internet, bilangan maksiatnya tidak kurangnya dimana yang manfaatnya 
pun ada. Ambillah kebaikannya dan saya percaya orang yang membaca milis 
assunnah ini adalah kalangan orang yang beragama. Pengalaman saya, tatkala 
menghadiri kuliah manhaj salaf perkara yang dianggap vulgar oleh sebahgian ahli 
bida' tidak menjadi masaalah, yang penting nawaitu kita. FirmanNya,"...dan 
jangan kamu sembunyikan yang hak itu, sedangkan kamu mengetahui". Al Baqarah, 
42. Semoga ini dapat memberi manfaat bersama. Terima kasih.



Muhammad Padli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wa'alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh,

Betul sekali akh... ana rasa kita juga malu kalau bahasanya terlalu vulgar.
Jangan sampai kita termasuk yang dikatakan oleh Rasulullaah Shallallaahu
'alaihi wasallam dalam hadits tentang orang2 yang berkumpul dengan istrinya
kemudian mengumumkannya kepad khlayak ramai bahwa saya sudah begini dan
begitu..

wallahu 'alam.

[Catatan Admin]
Dengan adanya email ini, kami berharap anggota milis Assunnah dapat lebih 
memperhatikan tata bahasa yang akan dipergunakan apabila ingin mengirimkan 
email ke milis Assunnah. Hal ini terutama apabila berkaitan dengan hal-hal 
pribadi di dalam keluarga, yang tidak layak untuk disampaikan apa adanya. Mohon 
dapat mempergunakan cara tidak langsung di dalam menyampaikannya. Afwan apabila 
kami masih memiliki kekurangan di dalam me-maintain milis Assunnah. Demikian 
tambahan dari kami. Wallahu'alam,


On 12/5/06, Nuryanto, Arief <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalaamu'alaikum warahmatullohi wabarokaatuh.
> Sehubungan dengan topik yang ditanyakan, mohon kepada ikhwah sekalian
> supaya tidak terlalu vulgar dalam menanyakan suatu permasalahan, karena
> tidak semua anggota milis ini sudah berkeluarga.
> Jazakumullohu khoiro
>
> <Arief Nur>
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com>
> Sent: Tuesday, December 05, 2006 15:03
> To: [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com>
> Subject: Re: [assunnah] masturbasinya istri
>
> Bagaimana pula halnya jika, suami menumpahkan sperma yang terjadi karena
> bergesek-gesekan dengan pantat (afwan) atau tubuh istri, karena sang
> istri sedang berpuasa? tidak boleh dukhul. sedang puasanya adalah puasa
> qodho untuk ramadhan
>
>
> ----- Original Message ----
> From: salafy_qs <[EMAIL PROTECTED] <salafy_qs%40yahoo.co.id>>
> To: [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com>
> Sent: Tuesday, December 5, 2006 2:26:51 PM
> Subject: [assunnah] masturbasinya istri
>
> assalamu'alaikum
>
> ana mau tanya, apakah bisa seorang suami membantu si istri dalam
> berhubungan badan dengan cara menggunakan jarinya... (afwan jika terlalu
> vulgar)? jika si istri boleh menggunakan jarinya untuk membantu suami
> apakah si suami juga boleh membantu istrinya? demikian dari
> ana...jazakumullahu khoiron katsiro... wassalamu'alaikum warahmatullahi
> wabarakatuhu
>
> abu ammar



---------------------------------
Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke