Bismillah. Walhamdulillah. Wa la Hawla wa la quwwata illa billah.
Dalam media Milis As Sunnah ini ana ingin sekedar berbagi kepada kaum muslimin 
dalam rangka peduli pendidikan bagi anak-anak kita, sehingga anak kita tetap 
diupayakan mendapatkan pelajaran dinul Islam yang jauh dari syirik dan bid'ah. 
Salah satu upaya tersebut adalah dengan diselenggarakannya Homeschooling, atau 
Homeducating, atau saya menyebutnya Homeschool sweet Homeschool. Yang demikian 
itu karena nama tidaklah mengubah hakikat/keadaan sesuatu. Homeschooling 
merebak beberapa waktu belakangan ini dan hal tersebut merupakan anugerah bagi 
kita yang di daerahnya belum memilki lembaga pendidikan Salafy. Istilah 
Homeschooling sekarang ini sedang populer dan sering juga jadi bahan 
pembicaraan bagi anggota milis tercinta ini. Ala kulli hal hakikat 
Homeschooling sebenarnya merupakan tanggungjawab orangtua sebagai pendidik 
walaupun dia tidak "melembagakan" atau bahkan tidak tahu apa itu 
"Homeschooling". Kewajiban mendidik anak memang pertama kali dibebankan kepada 
ortu anak masing-masing, dan tanggung jawab ini akan ditanya oleh Alloh karena 
setiap kita adalah pemimpin.
Para Homeschoolers memiliki prinsip-prinsip unik salah satunya bahwa belajar 
itu tidak mesti tersekat oleh ruang dan waktu (dalam hal ini Kelas dan waktu 
jadwal pelajaran), sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung mulai dari 
bangun tidur sampai kembali tidur. Mungkin ada yang mengatakan Too good to be 
true. Akan tetapi cobalah lihat sejarah Murobbi paling berhasil dan paling 
sukses yaitu teladan kita Nabiyulloh Muhammad Shollallahu alaihi wa sallam 
ketika beliau mengajari anak pamannya yaitu Abdulloh bin Abbas. sambil 
membonceng sepupunya beliau mengajarkan satu kalimat agung yaitu kalimat Tawhid 
yaitu sabda beliau "Ihfadzillah Yahfadzka....dst". Ini hanya sekedar satu 
contoh dari beberapa tarbiyyah Rosululloh Shollollohu alaihi wa sallam betapa 
ruang dan waktu tidak membatasi proses belajar mengajar anak.
Hal ini dikembangkan oleh para Homeschoolers tentu saja ada yang dari mereka 
mencontoh Nabi dan ada juga yang hanya bereksperimen dalam rangka memberikan 
pendidikan yang layak bagi anaknya.

Alhamdulillah kami para Ikhwah Salafiyyin di Cilegon telah merasakan betapa 
manisnya Homeschooling (makanya saya menyebutnya Homeschool sweet homeschool).
Setelah kurang lebih 7 bulan menyelenggarakan Homeschooling dengan segala 
keterbatasan yang kami miliki, kami ingin berbagi dengan para anggota milis 
sekalian tentang Homeschool sweet Homeschool yang kami selenggarakan. Bi 
inayatillah.

Santri kami 7 orang. tempat belajar kami banyak: kadang di rumah Abu Zulfa, 
kadang di rumah Abu Maryam, kadang di rumah Abu Tholhah, kadang di rumah abu 
Abadillah, kadang di rumah Abu Rufaida, kadang di tempat pembakaran bata, kolam 
renang, di bawah pohon (atau bahkan anak-anak senang menghafal qur'an di atas 
pohon mangga!), kadang di masjid Asy Syuhada, pernah juga di pesantren 
Ibadurrohman Pandeglang. Subhanalloh kami merasakan ni'mat yang tida tara 
ketika kami belum diberikan gedung sekolah maka Alloh memberikan kami tempat 
yang banyak bagi santri-santri kami untuk proses Kegiatan Belajar Mengajar.

Di hari-hari pertama Homeschooling, ana sering membawa Umar, Fatih, dan Royyan 
naik motor menuju Masjid untuk belajar hadits dan hafalan Qur-an. sambil 
membonceng mereka ana ajak berdialog atau bertanya: Ma Yajibu alayka an ta'malu 
qobla Sholah? (pelajaran fikih) mereka menjawab (yajibu alaya an atawadho li 
aqifa amama robbi thohiron wa nadhifan)

Setelah sampai masjid ana ajak mereka untuk berwudhu kemudian sholat sunnah dua 
rokaat. Di Masjid Mereka mengulang ulang hafalan qur-an yang telah mereka hafal.
Untuk banat (anak2 perempuan) mereka di rumah Abu Zulfa dengan dibimbing 
Ustadzah Zubaidah, Ummu Maryam dan Ummu Zulfa.

Kadang kadang banat pun ingin berjalan-jalan ke Masdjid sambil lisan mereka 
mengulang ulang hafalan al Qur-an. Walhamdulillah

Apa yang kami ajarkan?
Hafalan Al qur-an adalah prioritas kami sehingga sebagian besar KBM adalah 
Hifzul Qur-an. Selain itu Aqidah terutama tentang Tawhid rububiyyah yaitu 
pengenalan bahwa Alloh yang menciptakan semua makhluq dan konsekwesinya kita 
tidak boleh beribadah kepada sesuatu yang tidak menghidupkan dan mematikan. Ada 
juga hafalan do'a, Hafalan Hadits arbai'n, bahasa Arob, khot dan pelajaran umum 
lain. Kami mengadopsi kurikulum diniyyah dari beberapa ma'had bermanhaj salafy 
yang ada di Indonesia.
Hari sabtu malam ahad santri kami full belajar di "Pondok Pesantren" dengan 
menginap. Awal-awal berjalan Homeschooling, santri putra tidur di tenda (di 
TENDA!) karena rumah Abu abadillah tidak mamadai untuk menampung putra dan 
putri.

Bersambung insya Alloh...... (Ana harus ngajar dulu)
(Insya Alloh akan ana ceritakan lagi tentang kegiatan-kegiatan kami yang lain. 
Kunjungan ke pandeglang, belajar memanah, berenang, adanya "dosen tamu" yang 
mudah-mudahan dapat menjadi insiparsi bagi antum untuk membangun Homeschool 
sweet Homeschool.)
Abu Maryam Cilegon


---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke