assalamualaykum warahmatullah... maaf, yang ingin saya tanyakan adalah tentang masalah yang agak lama.. saya berusaha search mail dulu tentang kehalalan daging yang berasal dari ahlul kitab, karena saya sedang mencari referensi yang sejelas jelasnya, dan agar tidak merepotkan ikhwan semua. salah satunya mail tentang ini.. bagian yang membuat saya sedikit bingung dari mail dari akh saipah gathers. yang ingin saya tanyakan, dan ingin mengkonfirmasi, apakah yang menjadi kriteria kehalalan daging adalah cara menyembelihnya atau siapa yang menyembelihnya? atau dua dua nya? karena kalau terkesan dari email ini, daging dari ahli kitab pada zaman nabi dulu masih bisa diterima karena memakai cara yang benar dalam menyembelih, padahal tidak menyebut nama Allah (tentu saja karena ahlul kitab dari dulu sudah sesat dalam tauhid).
jadi, kalau saya rangkum, ada beberapa kondisi: 1. yang menyembelih menyebut nama Allah 2. yang menyembelih ahlul kitab (tidak menyebut nama allah) 3. yang menyembelih tidak mengucapkan apa2 (misalnya lupa basmalah, atau karena bukan muslim), tentu saja kalau menyembelihnya dengan niat .. saya menyembelih atas nama/ untuk " xx zzz yyy" pasti haram 4. disembelih dengan cara yang benar, tidak dengan disuntik, dan lain-lain sebenarnya dari kondisi2 di atas, faktor apa2 saja yang bisa menjadikan halalnya daging? ada yang bisa memberikan referensi dengan sejelas2 nya? jazaakallah khoiron wassalamualaykum warahmatullah Prabandana Listyanto --- In [email protected], Saipah Gathers <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Memang ahli kitab sejak turun nya AlQur'an pun sudah menyimpang dari aslinya yg tauhid, permasalahan nya disini mungkin soal peradaban sejarah nya yg sudah merancu, nasrani dulu masih percaya akan nabi yg akan datang (Muhammad Rosullallah sallallahialayhiwasalam), seperti pendeta Bukhara, paman nya Khadijah Ra (bin Naufal), King Najasi, Heraklius, Abd bin Salam (jew) & para bishop dari Yemen. Nasrani sekarang lebih dominan ke kebudayaan Romawi yg menyembah api dan matahari, seperti natal itukan hari lahirnya dewa matahari, makan babi & anjing. > Ahlul kitab jaman dulu jika menyembelih dengan memotong leher hewannya, bukan dengan sekarang dengan cara di tembak, di strum, atau di siksa dimasukin ke karung, hanya yahudi orthodox yg masih menyembelih dengan cara memotong leher hewan. > Bahkan di Indonesia saja hewan sebelum di potong disiksa dulu, diberi minum sebanyak-banyaknya (daging gelonggongan) terutama menjelang lebaran, atau mumgnkin di beri suntikan hormon yg berlebihan, terutama pada ayam. > > Jadi prinsipnya kita harus hati-hati mengkonsumsi daging dari ahlul kitab terutama nasrani, bukan masalah ahlul kitab nya yg diperdebatkan, tapi cara pemotongan nya. > salam > umm Ismael > > > Ahmad Ridha [EMAIL PROTECTED] wrote: > On 11/9/06, Romadhani Hadiyat [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Maaf teman2 dalilnya dari mana kalau sembelihan Nasrani (Ahlul kitab) yang sekarang > > halal... Kalau ahlul kitab yang dahulu (yang tidak mesekutukan Alloh) saya yakin masih > > halal karena mereka menyembelih dengan nama Alloh....Tapi yang sekarang..Anjing dan > > Babi saja dimakan..bagaimana bisa dikatakan halal.... > > > > Saya pikir SAAT INI SUDAH TIDAK ADA AHLUL KITAB YANG SESUNGGUHNYA. > > > > Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) pada masa Rasulullah Shallallahu > 'alayhi wa Sallam pun telah menyimpang dan mempersekutukan Allah > Ta'ala. Hal ini jelas dalam berbagai celaan terhadap mereka dalam > al-Qur'an dan hadits. > > "Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang > musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya. > Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk." (QS. al-Bayyinah 98:6) > > "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal > kamu mengetahui (kebenarannya)." (QS. Aali Imran 3:70) > > Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam juga mengirimkan surat kepada > Raja Najasyi dan Hiraklius untuk mengajak mereka kepada tauhid. > > Dengan demikian jelas bahwa ahli kitab telah menyimpang sejak lama dan > Yahudi dan Nasrani hari ini termasuk ahli kitab juga. Allahu a'lam. > > Allah telah menghalalkan sembelihan ahli kitab dan Rasulullah pun > pernah diberi hadiah makanan oleh orang Yahudi yang telah diracuni. > > Allahu Ta'ala a'lam. > > Wassalaamu 'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, > -- > Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design. http://us.click.yahoo.com/kOt0.A/gOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
