Assalaamu'alaikum,

  Kajian Ahad Malam ke-2 dimasjid kami adalah kitab As-suluku al-ijtima'i fi 
al-islam, karya Syaikh Hasan Ayyub.

   

  Pertanyaannya adalah: 

  1. Siapakah Syaikh Hassan Ayyub? 

  2. Bolehkah kitab tersebut dijadikan rujukan?


wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh
1.Syaikh Hasan Ayyub adalah ulama mesir yang pernah duduk di ikhwanul Muslimin 
namun kemudian meninggalkannya, namun dia enggan mengingkari penyimpangan yang 
ada dalam ikhwanul muslimin dan masih berpegang kepada prinsip2 ajaran ikhwanul 
muslimin seperti menasehati penguasa di mimbar umum. ketika terjadi pergolakan 
antara pemerintah mesir dengan ikhwanul muslimin-dia pindah ke kuwait namun 
kemudian kembali lagi ke mesir.

Orang ini mempunyai pemikiran asy'ariyah a'qlaniyah (pemikiran yang mengikuti 
paham asy'ariyah yang selalu mengedepankan logika dalam memahami nash) yang 
termaktub dalam kitabnya Tabsitul Aqaid Islamiyyah (Penyederhanaan Aqidah 
Islam). Di dalam kitab itu tercantum beberapa pemikiran beliau yang tidak 
didasari dengan pemahaman aqidah yang shohih sebagaimana telah dicontohkan para 
ulama sebelumnya dan tidak mengikuti pemahaman salafus sholih. Bisa dilihat 
pada halaman 11 di kitab tersebut (Tabsitul Aqaaid Islamiyyah)-Dia membagi 
sifat Allah sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Mutakalimin (ahli 
filsafat/orang memahami nash dengan logika semata) yaitu Sifat Wajib secara 
Akal (Shifat Wajibat 'Aqliyan), Sifat Mustahil secara Akal (Sifat Mustahilat 
'Aqliyan), Sifat Yang Boleh secara akal (Sifat Jaizah 'Aqliyan). Kemudian dia 
juga menyebutkan dalam kitabnya itu bahwa akal itu adalah pengurai/penjelas 
dalam masalah yang berkaitan dengan aqidah dan bukan taklid karena taklid  itu 
adalah bentuk kejumudan (statis) Maka akal yang selamat adalah akal yang dapat 
menyampaikan/menghubungkan kepada kebenaran dalam al-qur-an dan as-sunnah. Dan 
ini kesalahan yang sangat fatal!!!!!

Di halaman 29-32 dia (semoga Allah memberikan petunjuk kebenaran kepadanya) 
menyebutkan bahwa orang yang cuma meyakini syahadat dalam hati saja itu sudah 
cukup dikatakan selamat di sisi Allah walaupun tidak diucapkan dengan 
lisan.!!!!!!!!!!!

Kemudian di halaman 197 dia menyebutkan tentang pasal yang berjudul 
perkembangan ilmu aqidah (ilmu kalam). kmudian 4 halaman berikutnya dia berikan 
pasal yang berjudul Ahlus Sunnah dan para imamnya - Abu Hasan al-Asy'ary dan 
Imam Ahmad bin Hanbal. Oleh karena itu  Dewan Ulama Saudi yang dulu diketuai 
oleh Syaikh bin Baaz rahimahullah melarang kitab ini beredar di Saudi.

2. Ganti dengan kitab yang lebih jelas jaminannya (kelurusannya dalam aqidah) 
seperti Kitab Aqidah Wasithiyah, Kitab Aqidah Thohawiyah, Kitabut Tauhid atau 
yang lainnya.....kalo ga bisa ganti kitab ya mending yang ngajar diminta mundur 
saja.....karena pengaruh bagi orang yang tidak mengerti perkara tentang aqidah 
yang shohih (orang awam banget) akan gampang mengiyakan/membetulkan apa yang 
dikaji tanpa cek dan konfirmasi....


Barakallahu fikum semoga Allah memudahkan kita untuk istiqamah dalam Islam dan 
as-Sunnah menurut pamahaman Salafus Sholih


Zaki Rakhmawan Al-Magelangi
Abu Dhabi


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke