Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Saudaraku Abu Aga yang semoga dirahmati Allah subhanahu wa ta'ala,
Perkenankan saya menambahkan penjelasan saudara-saudara kita sebagai
berikut:
(1) Syarat menjadi imam shalat (sesuai urutan):
a. Paling bagus bacaan Al Qur'annya, tartil bacaannya, dan paling
banyak hapalannya;
b. Paling paham sunnah;
c. Paling pertama hijrahnya;
d. Paling tua umurnya.
Dari Abu Mas'ud Al-Anshary ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi
wa sallam bersabda:
"Hendaklah yang menjadi imam yang pandai bacaan Al-Qurannya. Apabila
mere¬ka sama dalam kepandaiannya, hendaklah yang paling mengerti
sunnah. Jika mereka sama dalam pengetahuan sunnahnya, hendaknya yang
paling pertama hijrahnya. Jika hijrahnya bersama-sama, hendaknya yang
lebih dahulu masuk Islamnya". Riwayat lain berbunyi: "kemudian yang
paling tua umurnya". [HR Muslim: Kitabul Masajid wal Mawadli]
Lembaga Fatwa'Ulama Saudi Arabia berfatwa:
"Aqrouhum, yang paling bagus lagi tartil bacaannya dan yang paling
banyak hapalannya." [Fatawa Lajnah Ad Daimah Lilbuhus Al-Ilmiyah Wal
Ifta 7/348]
(2) Tidak dianjurkan menjadi imam bila jama'ah tidak menyukainya
Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah disebutkan:
"Tiga golongan yang tidak terangkat shalat mereka lebih satu jengkal
dari kepala mereka, (yaitu) seseorang menjadi imam suatu kaum yang
membencinya." [HR lbnu Majah no. 971. Berkata Syaikh Khalil Makmun
Syikha, "Sanad ini shahih, dan rijalnya tsiqat." Hadits ini juga
diriwayatkan melalui jalan Thalhah, Abdullah bin Amr, dan Abu Umamah.
Berkata Shiddiq Hasan Khan, "Dalam bab ini, banyak hadits dari
kelompok sahabat saling menguatkan satu sama lain." (Lihat Ta'liqatur
Radhiyah, hal. 1/336)]
Berkata Shiddiq Hasan Khan,
"Dhahir hadits yang menerangkan hal ini bahwa tidak ada perbedaan
antara orang-orang yang membenci daripada orang-orang yang mulia (ahli
ilmu, pent), atau yang lainnya. Maka dengan adanya unsur kebencian,
dapat menjadi udzur bagi yang layak menjadi imam untuk
meninggalkannya. Kebanyakan kebencian yang timbul terkhusus pada zaman
sekarang ini berasal dari permasalahan dunia. Jika ada di sana dalil
yang mengkhususkan kebencian, karena kebencian (didasarkan, red.)
karena Allah, seperti seseorang membenci orang yang bergelimang
maksiat, atau melalaikan kewajiban yang telah dibebankan kepadanya,
maka kebencian ini bagaikan kibrit ahmar (ungkapan untuk menunjukkan
sesuatu yang sangat langka, pen.).
Tidak ada hakikatnya, kecuali pada bilangan tertentu dari hamba
Allah. (Jika) tidak ada dalil yang mengkhususkan kebencian tersebut,
maka yang lebih utama, bagi siapa yang mengetahui, bahwa sekelompok
orang membencinya -tanpa sebab atau karena sebab agama- agar tidak
menjadi imam untuk mereka, pahala meninggalkannya lebih besar daripada
pahala melakukannya. [Ta'liqatur Radhiyah, hal. 1/337-338]
Berkata Ahmad dan Ishaq,
"Jika yang membencinya satu, dua atau tiga, maka tidak mengapa ia
shalat bersama mereka, hingga dibenci oleh kebanyakan kaum." [Lihat
Dha'if Sunan Tirmizi, hal. 39]
(3) Dilarang berselisih
Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam,
"Hendaklah yang mengiringiku orang-orang yang telah baligh dan
berakal, kemudian orang-orang setelah mereka, kemudian orang-orang
setelah mereka, dan janganlah kalian berselisih, niscaya berselisih
juga hati kalian, dan jauhilah oleh kalian suara riuh seperti di
pasar." [HR Muslim, no. 432 dan Ibnu Khuzaimah dalam Shahih, no. 1572]
Maraji':
- Meluruskan Kekeliruan Imam, oleh Al Ustadz `Aunur Rofiq bin Ghufron,
majalah Al Furqon, Edisi 11 Th. 1423H, hlm. 10-15 dan 19 pada
http://www.vbaitullah.or.id;
- Adab Imam dan Makmum dalam Shalat Berjama'ah, Oleh: Armen Halim Naro
pada http://www.vbaitullah.or.id.
Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa memberi kemudahan kepada
kita agar mampu meneladani Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Abu Farhan
Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/