Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ada sedikit kesalahan pada e-mail yang ana kirim, yaitu pada bagian;

2 Orang yang meninggalkan shalat karena malas dan melalaikannya, maka dia tidak 
kafir, tetapi kufur, telah durhaka kepada Allah dan telah melakukan suatu dosa 
yang besar.

Seharusnya tertulis;

2 Orang yang meninggalkan shalat karena malas dan melalaikannya, maka dia tidak 
kafir (kafir mutlak), tetapi telah kufur (kufur nikmat), telah durhaka kepada 
Allah dan telah melakukan suatu dosa yang besar.

Ana mohon maaf atas kesalahan ini, dan kepada Allah ana bertaubat dan memohon 
ampunan dari-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat. 
Semoga di lain waktu Allah melindungi ana dari berbuat kesalahan yang sama.

Kepada seseorang yang telah memberitahukan kesalahan ini kepada ana, ana 
ucapkan terima kasih banyak, semoga Allah membalas amal perbuatan antum.

Berikut ini adalah jawaban lebih lengkapnya, saya mengambilnya dari salah satu 
kitab Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat (semoga Allah membalas segala amal 
perbuatan baiknya dalam membela agama-Nya), yaitu kitab Al Masaa-il jilid 2, 
masalah 62, halaman 289;

Tidak ada perselisihan pendapat di kalangan para ulama baik dari golongan 
Shahabat maupun yang sesudahnya tentang kafirnya orang yang meninggalkan shalat 
karena 'mengingkari' kewajibannya. Hanya ada ikhtilaf di antara mereka tentang 
orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja tapi tetap 'mengakui' 
kewajibannya. Segolongan menganggap orang tersebut telah kafir, mereka ini 
berpegang kepada zhahirnya sabda-sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di 
atas dan nash-nash dari Al Qur'an. Segolongan yang lain tidak menghukumkan 
orang tersebut kafir, tapi hanya sebagai orang yang fasiq dan durhaka  yang 
telah mengerjakan dosa yang sangat besar. Mereka ini berdalil dengan 
hadits-hadits yang banyak, yang saya tidak bawakan disini karena  bukan 
tempatnya. Kemudian mereka pun men-ta'wil hadits-hadits di atas dengan kafir 
nikmat atau orang itu telah memasuki cabang kekufuran. Karena sebagaimana 
halnya iman yang mempunyai cabag-cabang demikian juga kekufuran yang salah 
satunya ialah meninggalkan shalat.

Imam Ghazali mengatakan, "Sebagaimana dikatakan kepada orang yang hampir sampai 
ke suatu kampung, maka dikatakan bahwa ia telah sampai ke kampung itu dan telah 
memasukinya." Ini maksudnya, bahwa orang yang meninggalkan shalat itu telah 
menuju kekufuran walaupun belum memasukinya!

Walhasil, perselisihan di antara dua pendapat itu tidak dapat melepaskan 
'predikat kafir' terhadap orang-orang yang meninggalkan shalat, baik itu kafir 
mutlak maupun kafir ni'mat. 40

----------------------------------
40 Hanya saja yang rajih (lebih kuat) madzhab yang mengatakan bahwa orang yang 
meninggalkan shalat tidak kafir. Akan tetapi dia telah mengerjakan dosa yang 
sangat besar sekali.

Demikianlah apa yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat. Untuk 
antum yang ingin mengetahui lebih lengkap lagi silakan langsung merujuk ke 
bukunya.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Ronny Anthony wrote:

>Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
>
>Untuk antum ketahui bahwa para ulama membagi orang-orang yang
>meninggalkan shalat ke dalam dua golongan;
>
>1. Orang yang meninggalkan shalat karena dia mengingkarinya (tidak
>mengakui kewajiban shalat) maka dia kafir.
>2 Orang yang meninggalkan shalat karena malas dan melalaikannya, maka
>dia tidak kafir, tetapi kufur, telah durhaka kepada Allah dan telah
>melakukan suatu dosa yang besar.
>
>Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
>
>
>M. Helmi Ulumuddin wrote:
>
>>assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
>>ana punya pertanyaan yaitu:
>>dikatakan bahwa orang muslim yang meninggalkan shalat dihukumkan sebagai 
>>orang kafir dan orang kafir itu akan kekal di dalam neraka. yang menjadi 
>>pertanyaan ana adalah apakah orang muslim yang meninggalkan shalat itu akan 
>>kekal di dalam neraka karena orang muslim yang meninggalkan shalat dihukumkan 
>>sebagai orang kafir tetapi ada hadist yang mengatakan bahwa
>>akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah padahal 
>>dihatinya hanya memiliki keimanan seberat dzarrah (semut kecil atau debu atau 
>>bagian yang terkecil)." (Hadits Shahih riwayat Bukhari (no. 44) dan Muslim 
>>(1/125)).
>>wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
>>M. Helmi Ulumuddin


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke