Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ... Argumentasi mereka sebetulnya berbalik kepada mereka sendiri.
Yang saya perhatikan malah sebaliknya. Aneh, ada sebagian orang / kaum / kelompok yang HANYA karena memasukkan masalah JIHAD ke dalam aktivitasnya kemudian mereka menamakan dakwah yang dilakukannya telah syumul (menyeluruh) dan kaffah! Padahal mereka meninggalkan bagian terbesar yang lain. Dan aneh juga, ada sebagian orang / kaum / kelompok yang HANYA karena memasukkan masalah KEPARTAIAN ke dalam aktivitasnya, kemudian mereka menamakan dakwah yang dijalaninya telah syumul (menyeluruh) dan kaffah! Padalah mereka telah meninggalkan bagian terbesar yang lain. Anda pun patut heran, ada sebagian orang yang mengklaim telah menjalani Islam yang kaffah hanya karena mereka telah melakukan satu atau dua bagian dalam masalah Islam. Yang saya tahu orang orang yang mengikuti dakwah Salaf pun berusaha juga untuk menjalani Islam secara keseluruhannya. Dan perlu diingat bahwa menjalani Islam itu terkait dengan kemampuan. Sebagaimana firman Allah (yang artinya) "Maka bertaqwalah kalian kepada Allah menurut kesanggupan kalian." (At Taghaabun: 16). Hanya saja yang dijalani oleh mereka yang meniti Manhaj Salaf itu lebih ilmiyah, yaitu dengan PENDIDIKAN (baca: ngaji). Agar yang tidak tahu menjadi tahu, yang salah menjadi benar, dan ..... ................ yang bid'ah berubah menjadi sunnah. Kalau ada kaum yang antipati dengan ngaji, maka baiknya mereka meninggalkan istilah (terminologi) ini dalam kamus dakwah mereka: - Ngaji - Pengajian - Pendidikan - Ilmu - Dakwah - Education - Tarbiyah - Tabligh - dll. Maka, harap mereka mencoret kosa kata tersebut dalam kamus mereka dan semua yang memuat makna pendidikan. Bahkan ketika mereka membaca buku pun itu artinya pendidikan. Maka, bagaimana mereka akan berdakwah?? Alangkah bagusnya perkataan Ibnul Qayyim rahimahullah: "Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian Janganlah heran, sebab ini adalah sunnah ar Rahman" (Saya kutip dari Meluruskan Sejarah Wahhabi karya Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi, Pustaka Al Furqan, hal. xx). Wassalamu'alaikum Abu Isa Hasan Cilandak al Faqir ila Allah ----- Original Message ----- 6. Tanya: Dakwah Salaf tidak syumul? Posted by: "Abdul Basith" [EMAIL PROTECTED] abbasith Mon May 7, 2007 5:52 am (PST) Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ikhwan fillah. Dari beberapa interaksi dengan kawan2 dari IM, terkesan bahwa dakwah salaf tidak syumul/menyeluruh, tidak menyentuh seluruh aspek kehidupan melainkan hanya melulu membahas tauhid saja, atau dengan kata lain, ngaji..ngaji..dan ngaji terus. Kapan action-nya? Begitulah yang saya tangkap dari mereka. Sebaliknya dakwah merekalah yang syumul, segala sisi/aspek kehidupan umat berusaha digarap sampai pada tahap dakwah mereka di tataran parlemen dengan dalih kalau dapat merebut kekuasaan maka akan mudah menegakkan kalimat Allah. Apakah benar demikian adanya? Mohon pencerahan dari rekan2 faham tentang hal ini supaya saya tidak terhindar dari fitnah. Atas respon dan jawaban antum saya doakan jazaakumullahu khairal jazaa' Wasssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ibni Abi Luqman Ad-Dimaa-i, bi Jaawil Wustho Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
