Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ...

Perlu diketahui,
Orang orang yang membagi dua bid'ah menjadi bid'ah hasanah (yang baik) dan 
bid'ah sayyi'ah (yang jelek), tidak mampu memberikan contoh untuk bid'ah 
sayyi'ah. Mereka menggangap bahwa semua bid'ah yang ada yang sedang ramai dan 
marak itu termasuk ke dalam bid'ah hasanah. Dan mereka tidak bisa memberikan 
contoh untuk bid'ah yang sayyi'ah.
Padalah semua bid'ah di dalam agama itu tidak boleh, berdasarkan hadits riwayat 
Muslim 2/592 no. 867.
Perlu diperhatikan lagi, bahwa yang dilarang adalah bid'ah dalam masalah agama, 
kalau bid'ah dalam masalah keduniaan ini tidak dilarang. Contohnya naik motor, 
handphone, dan lain-lain. Biasanya orang orang yang baru kenal masalah bid'ah 
sering bertanya tanya tentang masalah ini.

Salah satu sebab timbulnya bid'ah adalah karena orang orang beramal dengan 
hadits hadits yang dho'if. Dan bisa jadi orang tersebut tidak mengetahui hadits 
yang dijadikan pegangannya itu lemah. Salah satu sebabnya karena mereka tidak 
belajar (baca: ngaji, dan lain-lain istilah yang terkait dengan pendidikan!). 
Bahkan ada juga yang taklid dengan para ustadz nya / gurunya. Atau beralasan 
karena amalan yang dilakukannya sudah tradisi di daerah tinggalnya.
Untuk memperbaiki keadaan ini, maka mau tidak mau harus melakukan dakwah. Bisa 
dengan mengadakan pengajian, tarbiyah, penyebaran buku, dan lain-lain (dan 
lain-lain istilah yang terkait dengan pendidikan!).
Dan harus dengan cara yang baik. Misalnya dengan dialog / diskusi. Dan 
perhatikan juga materi materi mana yang lebih dulu disampaikan. Jadi harus 
mengetahui strategi dan kiat dalam masalah pendidikan. Juga dilihat dari orang 
orang yang akan didakwahi.

Wassalamu'alaikum

Abu Isa Hasan Cilandak
al Faqir ila Allah


----- Original Message -----
22. Adakah Bid`ah hasanah?
Posted by: "Danny Harly S." [EMAIL PROTECTED]
Mon May 7, 2007 3:43 pm (PST)
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,

Ada beberapa pertanyaan mengenai bid'ah :

1. Saya pernah mendengar bahwa ada bid'ah hasanah, bagaimana dengan
pendapat ini?
2. Dasar apakah yang mereka pakai untuk memilah-milah bid'ah tersebut?
3. Setelah melihat amalan-amalan khususnya di Indonesia ini, mengapa
banyak yang jamaah di sekitar kita yang masih melakukan amalan-amalan
bid'ah? Dalil-dalil manakah yang mereka jadikan landasan? Apakah mungkin
juga sekarang ini masih banyak hadits-hadits shohih yang belum mereka terima
ataupun mereka dengar/baca? Misalnya : Acara maulid nabi, tahlil, dan
lain-lain.
4. Bagaimanakah cara menyampaikan yang baik & haq, untuk mengkoreksi
amalan-amalan mereka yang jelas-jelas secara tradisi/budaya dan turun
temurun sudah mendarah daging?

Demikian mohon penjelasannya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Wassalam,

Danny


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke