Waalaikum salam warahmatullah wabarakatuh, "Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah." (HR. Bukhari).
Dalam kitab Hadits-Hadits Dhoif dan Maudhu' karya Ustad Abdul Hakim bin Amir Abdat, terdapat hadits dhoif tersebut dengan redaksi yang lain dan bukan diriwayatkan oleh Imam Bukhori, melainkan Imam Ahmad. Berikut saya nukilkan keterangan dari beliau: Artinya: Sejelek-jelek kamu ialah orang yang masih bujangan dan yang paling hina diantara orang yang mati dari kamu ialah yang masih bujangan. DHA'IF. Dikeluarkan oleh Imam Ahmad (5/163-164): Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq (ia berkata): Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Raasyid, dari Ma'khul, dari seorang laki-laki, dari Abi Dzar, secara marfu' dalam satu hadits yang panjang yang didalam terdapat sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam seperti diatas kepada seorang Shahabatnya yang sudah mampu tetapi belum nikah. Yang sebelumnya, beliau juga mengatakan kepada Shahabatnya tersebut," Kalau begitu, engkau termasuk saudara syaithan." Saya (ustad Abdul Hakim) berkata: Sanad hadits ini dha'if disebabkan ada seorang rawi yang mubham (tidak disebut namanya) yaitu 'dari seorang laki-laki' (perhatikan sanad diatas!). Illat lainnya adalah Ma'khul, dia ini seorang perawi yang tsiqat tetapi mudallis, dan disanad hadits ini dia telah menggunakan lafazh 'an 'anah. Wallahu a'lam Sekian kutipan Wallahu a'lam Syamsul On 6/6/07, akbar kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh Afwan, ana mau tanya apakah hadist di bawah ini sah, jika sah mohon penjelasannya. "Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah." (HR. Bukhari). "Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang." (HR. Abu Ya'la dan Thabrani). syukron, jazakallah khoir
