Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,
Ihkwah sekalian, di kalangan masyarakat (Jawa khususnya) setiap kali terjadi
kelahiran maka ari-ari si bayi akan dikubur atau digantung di rumah. Bahkan
ari-ari yg dikubur sampai diberi lampu dan diberi kembang. Ana juga pernah
dengar katanya itu seperti 'jiwa' si bayi. Walaupun ia pergi sejauh apapun,
maka ia akan merasa bahwa tanah tempat ari-arinya dikubur itulah 'kampung
halamannya'. Bagaimana mengenai hal ini? Apakah Rasulullah atau para sahabat
mencontohkan hal ini? Dan bagaimana sebaiknya memperlakukan ari-ari dari
seorang bayi? Bagaimana kalau si anak lahir di luar negeri? Karena setahu ana
orang2 luar negeri, mereka tidak akan menguburnya, tapi akan membuang ari-ari
dari bayi yg baru lahir tsb. Afwan terlalu byk tanya&ana mohon penjelasannya dr
teman2 sekalian. jazakallahu khoiron.
wassalam.
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo!
FareChase.
Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/