Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

Berikut saya kutipkan dari blog saudara kita Ahmad Ridha: 
http://aridha.multiply.com/journal/item/36

[Bantahan] Berbuka puasa dengan yang manis-manis

Baru-baru ini ada tulisan yang disebarkan berkenaan berbuka puasa dengan yang 
manis-manis. Tulisan itu mengatakan bahwa tidak baik berbuka puasa dengan yang 
manis-manis karena gula yang kita gunakan merupakan bentuk karbohidrat 
sederhana. Sedangkan gula pada kurma yang biasa dikonsumsi Rasulullah 
Shallallahu 'alayhi wa Sallam ketika berbuka merupakan bentuk karbohidrat 
kompleks.

Terus terang ada keraguan menerimanya karena kurma yang saya coba selalu manis 
sejak di Indonesia sampai di Arab Saudi, baik dalam bentuk ruthab atau tamr. 
Paling kalau ruthab ada sepet-sepetnya sedikit. Juga dalam artikel itu ada 
penukilan riwayat "Makanlah hanya ketika lapar, dan berhentilah makan sebelum 
kenyang" yang seingat saya lemah (tapi bukan berarti lantas boleh makan 
berlebihan lho). Sebagian ikhwah juga menerangkan bahwa ada kekeliruan dalam 
komposisi gula kurma yang disebutkan artikel itu.

Sumber yang saya rasa cukup dapat dipercaya adalah dari FAO. Dari bibliorafinya 
dapat kita lihat bahwa dokumen itu bersumberkan dari banyak 
penelitian-penelitian di Timur Tengah. Juga yang dibahas adalah kurma segar 
dalam berbagai fasenya. Kita fokuskan pada fase ruthab dan tamr yang dikonsumsi 
Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam.

Lihat bagian artikel terkait di:

http://www.fao.org/docrep/t0681E/t0681e03.htm#1.2.b

Terutama grafik berikut:

http://www.fao.org/docrep/t0681E/T0681E35.gif

Fokuskan perhatian pada grafik perubahan komposisi. Total proporsi gula pada 
kurma memuncak pada fase ruthab, sedangkan secara bobot berpuncak di fase tamr. 
Sukrosa menurun karena berubah ke bentuk glukosa dan fruktosa dan ketiga bentuk 
itu adalah karbohidrat sederhana.

Tentunya di sini bukan berarti lantas kita berlebih-lebihan dalam memakan yang 
manis-manis. Ingatlah bahwa Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam 
mencukupkan diri beliau dengan tiga butir kurma dan air.

Jadi, berhati-hatilah dalam meyebarkan berita.
Allahu Ta'ala a'lam.


Demikian kutipan ini.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu.
Abu Zaid



      
____________________________________________________________________________________
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on 
Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/ 

Kirim email ke