waalaikum salaam 
taubatan nasuha (taubat yang sungguh-sungguh taubat) dapat dilakukan kapan saja 
dan termasuk perkara bersegera dalam kebaikan. jadi bukan di bulan romadhon 
saja tapi setiap kali kita menyadari kesalahan kita maka kita segera bertaubat 
agar mudah-mudahan dosa kita diampuni Alloh dan khawatirnya kita tidak cukup 
umur untuk bertaubat jika menunda taubat.

Syarat taubatan nasuha tidak harus dengan sholat taubat bahkan ana belum tahu 
ada dalilnya tentang sholat taubat (silakan yang lain kalau mau melengkapi atau 
ada dalilnya yang shohih), namun yang ana tahu ad dua jika berkenaan dengan 
maksiat kepada Alloh semata yaitu taubat-mohon ampunan dari Alloh dan membenci 
serta menjauhi dosa/ maksiat yang telah diperbuat. Jika taubat dari maksiat 
terhadap sesama manusia maka selain kedua syarat di atas ada tambahan syarat 
ketiga yaitu meminta ridho dan pemaafan orang yang terdzolimi oleh kita.
Wallohu'alam

    T  A U B A T
 
 Oleh
 Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
 http://www.almanhaj.or.id/content/1805/slash/0

 Taubat adalah kembali dari bermaksiat kepada Allah menuju ketaatan kepadaNya.
 
 Taubat itu disukai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
 
 “Artinya : Sesunguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai 
orang-orang yang mensucikan diri” [Al-Baqarah : 222]
 
 Taubat itu wajib atas setiap mukmin
 
 “Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan 
taubat yang semurni-murninya” [At-Tahrim : 8]
 
 Taubat itu salah satu faktor keberuntungan.
 
 “Artinya : Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya 
kamu beruntung” [An-Nur : 31]
 
 Keberuntungan ialah mendapatkan apa yang dicarinya dan selamat dari apa yang 
dikhawatirkannya.
 
 Dengan taubat yang semurni-murninya Allah akan menghapuskan dosa-dosa meskipun 
besar dan meskipun banyak.
 
 “Artinya : Katakanlah, Hai hamba-hambaKu yang melampui batas terhadap diri 
mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya 
Allah mengampuni dosa-dosa semunya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun 
lagi Maha Penyayang” [Az-Zumar : 53]
 
 Jangan berputus asa, wahai saudaraku yang berdosa, dari rahmat Tuhanmu. Sebab 
pintu taubat masih terbuka hingga matahari terbit dari tempat tenggelamnya. 
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
 
 “Artinya : Allah membentangkan tanganNya pada malam hari agar pelaku dosa pada 
siang hari bertaubat, dan membentangkan tanganNya di siang hari agar pelaku 
dosa malam hari bertubat hingga matahari terbit dari tempat tenggelamnya” 
[Hadits Riwayat Muslim dalam At-Tubah, No. 2759]
 
 Betapa banyak orang yang bertaubat dari dosa-dosa yang banyak dan besar, lalu 
Allah menerima taubatnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
 
 “Artinya : Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain berserta Allah 
dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan 
(alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian 
itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat 
gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, 
dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan 
mengerjakan amal shalih ; maka mereka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan 
kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” [Al-Furqan : 68-70]
 
 Taubat yang murni ialah taubat yang terhimpun padanya lima syarat.
 
 Pertama : Ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan meniatkan taubat itu 
karena mengharapkan wajah Allah dan pahalanya serta selamat dari adzabnya.
 
 Kedua : Menyesal atas perbuatan maksiat itu, dengan bersedih karena 
melakukannya dan berangan-angan bahwa dia tidak pernah melakukannya.
 
 Ketiga : Meninggalkan kemasiatan dengan segera. Jika kemaksiatan itu berkaitan 
dengan hak Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka ia meninggalkannya, jika itu berupa 
perbuatan haram dan ia segera mengerjakannya, jika kemaksiatan tersebut adalah 
meninggalkan kewajiban. Jika kemaksiatan itu berkaitan dengan hak makhluk, maka 
segera ia membebaskan diri darinya, baik dengan mengembalikannya kepada yang 
berhak maupun meminta maaf kepadanya.
 
 Keempat : Bertekad untuk tidak kembali kepada kemasiatan tersebut di masa yang 
akan datang.
 
 Kelima : Taubat tersebut dilakukan sebelum habis masa penerimaannya, baik 
ketika ajal datang maupun ketika matahari terbit dari tempat tenggelamnya. 
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
 
 “Artinya : Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang 
mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di 
antara mereka, (barulah) ia mengatakan. ‘Sesungguhnya saya bertaubat sekarang” 
[An-Nisa : 18]
 
 Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
 
 “Artinya : Barangsiapa bertubat sebelum matahri terbit dari tempat 
tenggelamnya, maka Allah menerima taubatnya” [Hadits Riwayat Muslim daalm 
Adz-Dzikir wa Ad-Du’a, No. 2703]
 
 Ya Allah, berilah kami taufik untuk bertaubat semurni-murninya dan terimalah 
amalan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
 
 [Risalah fi Shifati Shalatin Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, hal. 44-45, 
Syaikh Ibn Utsaimin]
 
 [Disalin dari kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min 
Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini-3, Penyusun 
Khalid Al-Juraisy, Penerjemah Amir Hamzah, Penerbit Darul Haq]

Ardyayu Ardy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
 Assalamu'alikum
 
 Saya mau tanya, Salah satu syarat/pelengkap Taubattan nasuha kan melakukan 
sholat taubat, Bisakah taubattan nasuha dilakukan pada bulan ramadhan?
 
 M. Ardiansyah
 


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke