Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ... Maaf, sekedar memberikan tambahan tentang ajaran Nasrani.
Doktrin agama nasrani 'satu adalah 3 dan 3 adalah satu' itu sangat membingungkan sekali. Tidak bisa dikatakan sebagai monotheisme. Bagaimanapun juga itu merupakan bentuk penyekutuan... Dan bentuk penyekutuan dalam agama Nasrani semakin jelas ketika kita lihat sikap mereka terhadap orang orang yang mereka anggap suci. Biasanya orang orang yang mereka anggap suci itu akan diabadikan dalam bentuk gambar gambar mereka di gereja gereja mereka. Atau pun dalam bentuk patung patung mereka. Bila dalam bentuk gambar maka akan diberi gambar lingkaran di kepala tokoh tokoh tersebut, dikenal dengan nama 'halo'. Dan mereka menggelarinya dengan 'saint' atau 'santo' dalam bahasa Indonesia, yang artinya orang suci. Persis dengan apa yang diberitakan dalam Al Qur'an tentang sikap kaum Nuh 'alaihissalam, "Dan mereka berkata: 'Jangan sekali kali kalian meninggalkan (penyembahan) ilah ilah kalian dan jangan pula sekali kali kalian meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nasr.' "(Nuh: 23). Dalam Shahih Al Bukhari (VIII/543) disebutkan satu hadits dari Ibnu 'Abbas: "Kelima nama tersebut adalah nama orang orang shalih dari kaum Nuh. Setelah mereka meninggal, syaitan membisikkan kepada kaum mereka agar membuat patung pada majelis (tempat pengajian) mereka dan menamakan patung patung itu dengan nama nama orang orang shalih itu. Maka mereka pun melakukan hal tersebut, tetapi tidak dijadikan sembahan, sehingga setelah mereka binasa dan hilangnya ilmu, patung patung tersebut dijadikan sebagai sembahan." (Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Larangan Shalat di Masjid yang dibangun di Atas Kubur, Pustaka Imam Asy Syafi'i, Cet. I, hal. 191). Dan mereka (kaum Nasrani) juga telah membuka gerbang untuk penyekutuan lainnya dengan membangun tempat ibadah di atas kubur. Saya dapati keterangan dari buku Syaikh Albani tersebut. Yaitu ketika beliau menjelaskan pada catatan kaki hal. 229: "Saya (Syaikh Albani) pernah membaca sebuah makalah di majalah al Mukhtaar, volume Mei 1958, dengan judul: Vatikan al Madiinah al Qadiimah al Muqaddasah (Vatikan kota kuno yang suci). Di dalam buku tersebut, penulis, Ronald Carlos Betty menggambarkan gereja Peter di kota ini. di halaman 40, dia mengemukakan: "Gereja suci Peter merupakan gereja terbesar di dunia Kristen, yang didirikan di sebuah lahan yang disediakan untuk ibadah bagi pemeluk agama Nasrani dari sejak lebih dari tujuh belas abad. Gereja ini dibangun DI ATAS MAKAM suci, seorang pemancing ikan, utusan al Masih, di bawah lantainya terdapat makam yang mempunyai nilai peninggalan, juga sisa sisa bangsa Romawi kuno." ..." (Idem hal. 229). Alhamdulillah, Islam menutup jalan untuk penyekutuan (kemusyrikan). Diantaranya dengan adanya pelarangan dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam yang melarang mendirikan masjid (baca: tempat ibadah) di atas kubur. Dari 'Aisyah radhiyallahu'anha dia bercerita, Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam pernah bersabda ketika beliau sakit dan dalam keadaan berbaring: "Allah melaknat orang orang Yahudi dan orang orang Nasrani. Mereka telah menjadikan kuburan Nabi Nabi mereka sebagai tempat ibadah." 'Aisyah berkata: "Kalau bukan karena takut (laknat) itu, niscaya kuburan beliau akan ditempatkan di tempat terbuka, hanya saja beliau takut kuburannya itu akan dijadikan sebagai masjid." (HR. Bukhari (III/156, 198 dan VIII/114). Bila makam Nabi saja tidak boleh dijadikan tempat ibadah, tentu makam selain Nabi lebih tidak layak dan tidak boleh lagi untuk dijadikan tempat ibadah. Wassalamu'alaikum Abu Isa Hasan Cilandak al Faqir ila Allah ----- Original Message ----- 14a. Pertanyaan "Kami" dari temanku yang kristen??? > Posted by: "yuni" [EMAIL PROTECTED] > Mon Sep 17, 2007 11:47 pm (PST) > Assalamu'alaikum.wr.wb > > Rekan2 semua, kejadian ini sebenarnya sudah berlalu cukup lama.Beberapa > tahun yang lalu waktu saya masih SMA.Biasa kan ada pelajaran agama.Ketika > itu dimeja saya ada AL-Qur'an terjemahan.setelah istirahat,masuklah teman > kami yg beragama kristiani.Kami bertanya2 tentang ajarannya.Dia juga.Saya > bertanya kenapa ada 3 Tuhan di agamanya.Tentu saja dia menjawab 3 tapi > satu dan ......dst.Saat dia balik bertanya,tentu saya jawab bahwa Tuhan > saya satu yaitu Allah SWT.Kemudian dia mengambil terjemahan milik saya dan > menunjukkan beberapa kata2 yang intinya: > > Ada ayat yang menyebutkan.." maka KAMI akan..., Kami ...dst", yang dia > tanyakan siapa yang dimaksud kami?bukankah Tuhanmu satu?kenapa firmanNYA > menyebut kami? ...kala itu saya menjawab "itu hanya pengartian bahasa > saja,maksudnya Tuhan tetap satu..(habis saya bingung) > > Sampai sekarang masih kepikiran.Apa ada yang bisa bantu beri jawaban yang > pas dan benar? > > Terimakasih, > > Wasalam Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
