assalamualaikum.. syukron atas masukannya ikhwan, tapi ada cerita teman, dia punya saudara (paman) seorang PNS yang tiap tahun waktu tes CPNS, dia sangat berperan dan orang2 yang dalam istilah saya nitip (dengan uang) dapat dipastikan 99% lolos tes CPNS, dan setahu saya, bila pamannya dapat mendaftarkan dengan uang (pintu belakang) 10 orang akan dapat bonus 1 orang gratis (gak bayar), terus temen saya kebetulan saudaranya dan gak punya banyak uang, jadi dia di masukkan dalam list 1 orang bonus dalam pendaftaran dengan jalan belakang 10 orang tadi. dan setelah tes ternyata teman saya ini lolos tes CPNS dan sekarang jadi PNS salah satu pemerintahan di jawa, padahal dia bukan asli penduduk tersebut (misal asli Solo dan ber-KTP-kan Solo, tapi dia ikut tes di Pasuruan dan diterima di Pasuruan dengan identitas asli Solo, padahal kan setahu saya harus ber-KTP-kan setempat untuk mengikuti tes CPNS d tempat yang sama dengan identitasnya?).
dalam kasus seperti ini kan teman saya gak menyuap, terus gaji yang dia terima apakah barokah dan apakah temen saya ini termasuk orang yang masuk neraka karena meyuap yang seperti antum ceritakan? (Rasulullaah pernah menyebutkan: "barang siapa yang menyuap dan yang disuap, keduanya masuk neraka"). mohon bantuan masukannya yang jelas dan terpercaya, masalahnya teman saya takut akan uang haram dan tidak barokah untuk keluarga dan anak2nya kelak. terima kasih atas jawabannya... (kalo bener2 soheh, insyaAlloh teman saya akan keluar dari PNS dan mencari pekerjaan dengan gaji halal dan barokah untuk keluarga) wassalamualaikum ----- Pesan Asli ---- Dari: El Harun Affandy <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sabtu, 22 September, 2007 10:28:35 Topik: Re: [assunnah] Masalah penerimaan PNS Wa'alaykum salam wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh Maha Suci Allaah Subhanahu wa Ta'aala dari segala prasangka makhlukNya, shalawat kepada Rasulullaah sallallaahu 'alayhi wa sallam. Salam kepada seluruh saudaraku hingga akhir zaman. Semoga keselamatan bagi mereka yang mengikuti petunjuk yang benar. Perihal ini sama saja dengan suap menyuap, sekalipun terhadap orang yang dikenal (saudara). Rasulullaah pernah menyebutkan: "barang siapa yang menyuap dan yang disuap, keduanya masuk neraka" (mohon yang mengetahui hadist ini dapat membantu). Berdasarkan cerita-cerita yang aku dengar dari orang-orang yang melakukan hal yang serupa, cara tersebut juga masih belum pasti diterima, malah mereka yang melakukan hal tersebut juga banyak yang nggak jadi PNS. Jadi setelah terperangkap dalam suap-menyuap masih ditambah dengan perjudian karena sifatnya yang belum pasti. Jika memang ingin menjadi PNS, hindari cara-cara seperti itu, karena tidak sedikit mereka yang tanpa melalui jalan tersebut juga bisa menjadi PNS. Mohon maaf atas segala kesalahan akibat kejahilianku, jika ada benarnya itu semata dari Allaah Azza wa Jalla. Wassalaamu'alaykum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh _______________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
