@akh hanif jadi intinya adalah bahwa tidak meminta diruqyah itu jauh lebih utama khan?? lagipula, bahwa doa2 yang kita selalu panjatkan dengan ikhlas juga termasuk meruqyah diri sendiri?? soalnya sekarang2 ini, sudah dijadikan lahan bisnis, dengan alasan ruqyah syar'i
sekedar berbagi pengalaman saya dulu sempat ikutan bela diri semacam itu (menggunakan jin, walau ngakunya enggak) tadinya saya juga berpikir untuk diruqyah, tapi saya urungkan niat saya hanya berdoa dan berusaha bertobat kepada Allah CMIIW wassalam On 10/30/07, Haniif Sukarman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Wa'alaikum salam warohmatullohi wabarokaatuh, > Dari hadits tersebut (tentang 70 ribu orang yang masuk surga tanpa > dihisab), maka kaidahnya adalah bagi seorang muslim bersabar atas ujian yang > dihadapi dan sebaiknya tetap tidak minta untuk di ruqyah bila ingin masuk > surga tanpa dihisab, > Bila dijumpai saudara kita sedang kesurupan maka sikap seorang muslim > adalah meruqyah si sakit tanpa diminta. Jadi jangan sampai si sakit minta > diruqyah. Sebagaimana riwayat yang mashur bahwa Malaikat Jibril alaihisalam > meruqyah Rasulullah sholallohu'alahisalam. Allohu'alam. > > > ----- Original Message ---- > From: Naufal <[EMAIL PROTECTED] <naufal%40natrindo.co.id>> > To: [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com> > Sent: Monday, October 29, 2007 4:56:42 PM > Subject: Re: [assunnah] Re: Berbagi : Pengalaman Ruqyah > > ----- Original Message ----- > From: "Adhy Syaefudin" <adhy.syaefudin@ gmail.com> > To: <[EMAIL PROTECTED] s.com> > Sent: Monday, October 22, 2007 7:48 AM > Subject: Re: [assunnah] Re: Berbagi : Pengalaman Ruqyah > > > Assalamu'alaykum warohmatulloohi wabarokaatuhu. > > > > Lalu bagaimana tentang hadist yang mengatakan, Bagi orang yang meminta > untuk di Ruqyah dan yang Meruqyah di haramkan masuk Syurga. > > > > Apakah hadits di atas shohih. > > Ngga ada hadits yang menyatakan orang yang meminta untuk di Ruqyah dan > yang > Meruqyah di haramkan masuk Syurga. > > yang ada adalah hadits sebagai berikut: "Rasulullah sallallahu 'alaihi > wassalam bersabda, 'Dari ummatku ada tujuh puluh ribu orang yang masuk > surga > tanpa dihisab.' Para sahabat bertanya, 'Siapa saja mereka, wahai > Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Mereka adalah orang-orang yang tidak minta > diruqyah dan tidak ber'tathayur dan tidak melakukan kay, tetapi kepada > Tuhanlah (Allah) mereka bertawakkal. ' " (H.R. Bukhari dan Muslim) > > Jadi bukan diharamkan masuk surga, tetapi hanya tidak termasuk tujuh puluh > ribu orang yang masuk surga tanpa dihisab. > Itu artinya dia (yang meminta di ruqyah) masih punya kesempatan masuk > surga > tapi setelah dihisab terlebih dahulu. > > > Apakah jika kondisi Orang Tersebut Kesurupan (tidak sadar) terbebas dari > Hadist ini? > > > > Dan, mohon dijelaskan batasan kapan orang tersebut boleh di Ruqyah oleh > orang lain. > > > > Jazakallah khoiron > > > > Wassalamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuhu > > > > Adhys Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios.php/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
