Nasehat Syaikh Al Albani Kepada Penuntut Ilmu
Aku nasehati setiap orang yang baru mengawali menuntut ilmu syari agar
membaca Kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dalam bidang fiqh, dibantu dengan
membaca sebagian referensi lainnya seperti Kitab Subulus Salam. Jika disertai
dengan mempelajari Kitab Tamaamul Minnah tentunya akan lebih mengokohkannya.
Demikian pula aku menganjurkan untuk membaca Kitab ar Raudhah an Nadiyyah.
Dalam bidang tafsir hendaklah ia biasakan membaca Kitab Tafsiir Al Quran Al
Azhiim karya karya al Hafizh Ibnu Katsir, meskipun pada bagian bagian
tertentu terdapat pembahasan yang panjang, namun kitab ini adalah kitab tafsir
yang paling shahih di zaman ini.
Adapun yang berkaitan dengan peringatan peringatan dan upaya melunakan
hati, hendaklah membaca Kitab Riyaadhus Shalihiin karya Imam an Nawawi. Sedang
dalam bidang aqidah hendaklah ia membaca kitab Syarh Aqiidah Ath Thahaawiyah
karya Ibn Abil Izzal Hanafi yang dibantu dengan komentar atau catatan kaki
serta keterangan keteranganku atas kitab tersebut.
Kemudian hendaklah ia membiasakan diri mempelajari karya karya Syaikhul
Islam Ibnu Taimiyyah rahimaHullaH dan muridnya Ibnul Qayyim Al Jauziyyah
rahimaHullaH. Karena aku yakin bahwa mereka berdua termasuk ulama kaum
Muslimin yang langka yang telah menempuh Manhaj Salafush Shalih disertai
ketakwaan, dan kami tidak mensucikan seseorang terhadap Allah Taala.
Semoga Bermanfaat
Maraji :
Biografi Syaikh Al Albani, Mubarak B. M. Bamuallim Lc., Penerbit Pustaka Imam
Asy Syafii, Cetakan Pertama 2003, hal : 191 192.
Keterangan :
Kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq (sudah diterjemahkan, sebaiknya membaca
juga Kitab Tamaamul Minnah ketika membaca Fiqh Sunnah)
Kitab Subulus Salam karya Imam ash Shanani (sudah diterjemahkan, Penerbit
Darus Sunnah)
Kitab Tamaamul Minnah karya Syaikh Al Albani (sudah diterjemahkan, salah
satunya oleh Maktabah Salafy Press)
Kitab Ar Raudhah An Nadiyyah karya Shiddiq Hasan Khan (sepanjang yang saya
tahu belum diterjemahkan, wallaHu a'lam)
Kitab Tafsiir Al Quran Al Azhiim karya Al Hafizh Ibnu Katsir (sudah
diterjemahkan, salah satunya oleh Pustaka Imam asy Syafii)
Kitab Riyaadush Shalihiin karya Imam Nawawi (sudah diterjemahkan, salah
satunya oleh Duta Ilmu)
Kitab Syarh Aqiidah Ath Thahaawiyyah karya Ibnu Abil Izzal Hanafi (Syaikh
al Fauzan juga mensyarah Kitab ini, sudah diterjemahkan, salah satunya oleh
Pustaka as Sahifa)
Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa
syirik, dan Dia mengampuni dosa selain (syirik) itu bagi siapa yang
dikehendaki-Nya. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah
berbuat dosa yang besar" (QS. An Nisaa' : 48)
Dari Abu Dzar ra., Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Jibril
berkata kepadaku, 'Barangsiapa diantara umatmu yang meninggal dunia dalam
keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, maka pasti dia masuk
surga'" (HR. Bukhari) [Hadits ini terdapat pada Kitab Shahih Bukhari]
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.