On Nov 23, 2007 9:35 AM, yuni <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum...
Rekan2 mohon bantuan sekiranya ada yang tahu permasalahan dalam beberapa pertanyaan saya: 1. Sholat: pada saat duduk tahiyat akhir, manakah yang lebih baik untuk waktu mngacungkan jari telunjuk? saat awal kita membaca doa atau saat doa masuk pada bacaan syahadat. 2. Diakhir doa tahiyat akhir, ada beberapa bacaan doa keselamatan dari dajjal. Manakah versi yang benar? 3. Manusia mati akan membawa amal, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh. Bagaimanakah penjabaran Ilmu yang bermanfaat? apakah membagi ilmu pada sesama atau membiayai pendidikan anak yatim termasuk didalamnya? 4. Saya belum mengerti beberapa istilah berbahasa arab yang sering dipakai di milist ini. seperti antum, ikhwan, jazaakallohu khoiron dan lain-lain, apakah ada yang bisa membantu saya untuk memberikan makna dari kata2 yang sering dipakai di milist ini. mohon maaf atas ketidaktahuan saya. Demikian. Mohon maaf terlalu banyak pertanyaan. Terimakasih Wassalam, YUNI ========================================================= wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh 1.*Berisyarat dengan telunjuk, di lakukan sejak awal* tasyahhud* hingga salam* Selama melakukan duduk tasyahhud awwal maupun tasyahhud akhir, berisyarat dengan telunjuk kanan, disunnahkan menggerak-gerakkannya. Kadang pada suatu sholat digerakkan pada sholat lain boleh juga tidak digerak-gerakkan. "Kemudian beliau duduk, maka beliau hamparkan kakinya yang kiri dan menaruh tangannya yang kiri atas pahanya dan lututnya yang kiri dan ujung sikunya diatas paha kanannya, kemudian beliau menggenggam jari-jarinya dan membuat satu lingkaran kemudian mengangkat jari beliau maka aku lihat beliau menggerak-gerakkannya berdo'a dengannya." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasa-i). "Dari Abdullah Bin Zubair bahwasanya ia menyebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berisyarat dengan jarinya ketika berdoa dan tidak menggerakannya." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud). 2.*Berdo'a berlindung dari empat (4) hal.* Hal ini dilakukan pada duduk tasyahhud akhir saja. …..Apabila kamu telah selesai bertasyahhud akhir maka… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah) Agar tidak menyalahi riwayat -hadits Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam- ini maka dalam tasyahhud awwal bacaannya berhenti sampai membaca sholawat pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang ta'awudz (berlindung dari 4 hal) ini dibaca hanya ketika tasyahhud akhir. Dari Abu Hurairah berkata; berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Apabila kamu telah selesai bertasyahhud maka hendaklah berlindung kepada Allah dari empat (4) hal, dia berkata: [image: doabadashalawat.gif]<http://sholat.files.wordpress.com/2007/11/doabadashalawat.gif> "ALLAAHUMMA INNII A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABI JAHANNAMA WA MIN 'ADZAABIL QABRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT WA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAAL." artinya: "Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, siksa kubur, fitnahnya hidup dan mati serta fitnahnya Al-Masiihid Dajjaal." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim dengan lafadhz Muslim) ** …kemudian (supaya) dia memilih do'a yang dia kagumi/senangi… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dan Al-Bukhari) *3. - 4. antum = anda/kalian, ikhwan = laki-laki, akhwat = wanita, jazaakallahu khairon = semoga Allah membalasmu dengan kebaikan2 wallahu a'lam sunaryo. *
