Assalamu'alaykum warahmatullahi wa barakatuh

Akhi, ini sekedar menyampaikan yang ana tahu.
Telah berselisih para ulama ahlussunnah mengenai hukum penetapan idul adha dan 
ana yakin bahwa baik ulama yang menetapkan beridul adha dengan pemerintah 
setempat atau ulama yang menetapkan beridul adha mengikuti kegiatan Ibadah Haji 
di Mekkah ada dalilnya. Namun sebagai penuntut ilmu pemula seperti ana, ana 
harus mendapatkan penjelasan fatwa para ulama ini dari para ustadz salaf.

Dan memang diantara para ustadz pun terjadi perbedaan dalam merajihkan fatwa 
para ulama ini. Lalu bagaimana sikap kita terhadap khilaf di kalangan ulama dan 
para ustadz ini?
Dalam masalah ini kita harus memilih salah satu pendapat kemudian diam (tidak 
mempermasalahkan) terhadap perbedaan ini. Jangan sampai kita berwala' dan baro 
diatas masalah2 seperti ini.

Tentang dalil yang digunakan untuk merajihkan iedul adha tanggal 19 desember, 
ana coba forwardkan tulisan dari sebuah website yang menerangkan penjelasan 
para ustadz yang merajihkan iedul adha mengikuti saudi.

Kapan Iedul Adha 1428?
Desember 17, 2007 oleh abu fathurrahman

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuhu,
Alhamdulillah, pemerintah kerajaan Saudi melalui Majelis Qodha telah menetapkan 
bahwa 1 zulhijah 1428 jatuh pada tanggal 10 desember 2007, maka dengan 
demikian, wukuf akan dilakukan pada tanggal 18 Desember 2007 (hari selasa) dan 
hari Raya Iedul Adha akan dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2007 (hari 
Rabu).
Penetapan pemerintah kerajaan saudi ini berbeda dengan keputusan Pemerintah 
kita bahwa 1 dzulhijah 1428 jatuh pada tanggal 11 desember 2007 dan Iedul Adha 
1428 H akan jatuh pada tanggal 20 Desember 2007.
Lantas bagaimana dengan kita kaum muslimin di Indonesia apakah akan mengikuti 
Keputusan Saudi atau Pemerintah Indonesia?. Dalam hal ini terjadi perbedaan 
pendapat baik dari kalangan da'i maupun para ulama, sebagaian ulama memfatwakan 
untuk mengikuti saudi dan sebagian yang lain memfatwakan untuk mengikuti 
pemerintah setempat.
Dari Kajian Ustadz Yazid Bin Abdul Qodir Jawas di Masjid Al Furqon pada tanggal 
11 Desember 2007 dan Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat di Krukut tanggal 15 
Desember 2007, beliau berdua pada kesempatan yang berbeda merajihkan pendapat 
para ulama yang memfatwakan untuk melakukan puasa Arafah dan Iedul Adha pada 
saat yang sama dengan Saudi.
Ana mencoba untuk menuliskan point-point yang beliau berdua jelaskan tentang 
masalah ini:

Puasa 9 dzulhijah dan Iedul Adha terkait dengan Arafah dan hanya ada 1 Arafah 
di Dunia ini yaitu di Mekkah. Jadi Puasa Arafah kita harus dilakukan pada hari 
dimana jamaah haji sedang melakukan wukuf di Arafah (yaitu pada tanggal 18 
desember 2007)

Ustdaz Yazid menukil fatwa Syaikh Shuraim (Imam Masjidil Haram) yang mengatakan 
bahwa sehari sesudah hari arafah pasti hari ied.

Beliau berdua menasehatkan untuk melakukan sholat ied pada hari rabu tanggal 19 
Desember 2007, selama pemerintah tidak melarangnya. Jika pemerintah melarang, 
maka kita sholat ied bersama pemerintah.

Ustadz Hakim menjelaskan tentang surat An-Nisaa : 59 "Hai Orang-Orang yang 
beriman ta'atilah Allah dan Ta'atilah Rasul, dan ulil amri diantara kamu...". 
Kata Ta'atilah ini hanya terdapat pada sebelum kata Allah dan Kata Rasul, 
sedangkan pada ulil amri tidak ada. Ini menunjukan bahwa ta'at pada Allah dan 
Rasulnya adalah wajib sedangkan ta'at kepada ulil amri adalah dalam rangka 
ta'at kepada Allah dan Rasulnya. Jadi jika ulil amri menyuruh kepada yang 
salah, maka tidak perlu dita'ati.

Kira-kira seperti itulah penjelasan dari Ustadz Yazid dan Ustadz Hakim mengenai 
masalah ini.
Alhamdulillah Ana juga mendapatkan penjelasan langsung dari Ustadz "Abu 
Hasanain" Ainur Reza Lc (Beliau lulusan Fakultas Hadist Universitas Islam 
Madinah) mengenai maslah ini. Dalam hal ini beliau juga merajihkan pendapat 
ustdaz Yazid dan Ustadz Hakim, dan beliau juga sudah menanyakan hal ini 
langsung kepada Syaikh Ali Hasan Al-halabi yang dijawab bahwa untuk Iedul Adha 
berbeda dengan Iedul Fitri. Syaikh berpendapat penetapan bahwa Iedul Adha 
disamakan dengan Saudi karena terkait dengan wukuf yang dilaksanakan di Arafah 
(Saudi).
Maka sebagai penuntut ilmu pemula seperti ana (yang baru mampu taqlid kepada 
ulama dan ustadz ahlussunnah), penjelasan para ustadz ahlusunnah seperti beliau 
bertiga cukup bagi ana untuk memilih melakukan sholat ied pada hari Rabu 19 
desember 2007.
Semoga Allah menerima Ibadah kita dan mengampuni dosa-dosa kita semua, baik 
yang akan melaksanakan Ied di hari rabu maupun hari kamis.amin.
Wallahu'alam
Wasalam
Abu Fathurrahman

disalin dari www.abufathurrahman.wordpress.com

Wasalam



kin3x <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaykum Warahmatullahi wabarakatuh
Teman-teman semua se aqidah.
Saya baru 1 tahun mengenal manhaj salaf. Dan saya merasa inilah jalan terbaik 
buat saya, oleh karena itu saya ingin terus belajar.
Afwan saya mau tanya nih.
Dalam Penetapan 1 Syawal, kita InsyaAllah semua satu pendapat yaitu mengikuti 
pemerintah yang kita tempati.
Saya kok melihat tidak demikian dengan penetapan 1 Dzulhijjah dan 10 
Dzulhijjah. Apakah kita boleh untuk tidak mengikuti pemerintah.?
Karena saya lihat di milis ini banyak yang bertanya tempat Sholat Id pada 
tanggal 19. Sedangkan pemerintah tanggal 20. Berarti ada diantara antum semua 
yang Sholat Id tanggal 19.
Saya mohon diberikan alasan mengapa demikian. Mohon saya diberitahu hujjah 
antum semua yang Sholat Id tanggal 19. Sedangkan rencana saya Sholat Id besok 
pagi tanggal 20. Karena setahu saya mengikuti pemerintah.
Jazakallah buat antum yang bersedia memberikan jawaban bagi saya yang awam ini.

yanuar



---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios.php/aturanmilis/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke