bismillah,

Dari 'Umar Ibnul Khaththab radhiyallahu 'anhu, beliau berkata: "Sesungguhnya 
seseorang keluar dari rumahnya dalam keadaan dia mempunyai dosa-dosa seperti 
gunung Tihamah, akan tetapi apabila dia mendengar ilmu (yaitu mempelajari ilmu 
dengan menghadiri majelis ilmu), kemudian dia menjadi takut, kembali kepada 
Rabbnya dan bertaubat, maka dia pulang ke rumahnya dalam keadaan tidak 
mempunyai dosa. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkan majelisnya para 
ulama." (Miftaah Daaris Sa'aadah, karya Al-Imam Ibnul Qayyim, 1/77)
Dan beliau juga berkata: "Wahai manusia, wajib atas kalian untuk berilmu 
(mempelajari dan mengamalkannya), karena sesungguhnya Allah Ta'ala mempunyai 
selendang yang Dia cintai. Maka barangsiapa yang mempelajari satu bab dari 
ilmu, Allah akan selendangkan dia dengan selendang-Nya. Apabila dia terjatuh 
pada suatu dosa hendaklah meminta ampun kepada-Nya, supaya Dia tidak melepaskan 
selendang-Nya tersebut sampai dia meninggal."

Dari Al-Hasan Al-Bashriy rahimahullaah, beliau berkata: "Sungguh aku 
mempelajari satu bab dari ilmu lalu aku mengajarkannya kepada seorang muslim di 
jalan Allah (yaitu mempelajari dan mengajarkannya karena Allah semata) lebih 
aku cintai daripada aku mempunyai dunia seluruhnya." (Al-Majmuu' Syarh 
Al-Muhadzdzab, karya Al-Imam An-Nawawiy, 1/21)

Dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu, dia berkata: "Pelajarilah oleh kalian 
ilmu, karena sesungguhnya mempelajarinya karena Allah adalah khasy-yah; 
mencarinya adalah ibadah; mempelajarinya dan mengulangnya adalah tasbiih; 
membahasnya adalah jihad; mengajarkannya kepada yang tidak mengetahuinya adalah 
shadaqah; memberikannya kepada keluarganya adalah pendekatan diri kepada Allah; 
karena ilmu itu menjelaskan perkara yang halal dan yang haram; menara 
jalan-jalannya ahlul jannah, dan ilmu itu sebagai penenang di saat was-was dan 
bimbang; yang menemani di saat berada di tempat yang asing; dan yang akan 
mengajak bicara di saat sendirian; sebagai dalil yang akan menunjuki kita di 
saat senang dengan bersyukur dan di saat tertimpa musibah dengan sabar; senjata 
untuk melawan musuh; dan yang akan menghiasainya di tengah-tengah 
sahabat-sahabatnya.(Jaami' Bayaanil 'Ilmi wa Fadhlih, karya Al-Imam Ibnu 'Abdil 
Barr, 1/55)



----- Original Message ----
From: Widarto Juni Hartono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, July 15, 2008 6:51:13 PM
Subject: [assunnah] Menuntut Ilmu

Assalamu'alaykum,

Saya mau bertanya sehubungan dengan kewajiban menuntut ilmu syar'i. Saya butuh 
dalil-dalil dari al-Quran yang menyatakan kewajiban buat semua manusia untuk 
menuntut ilmu, boleh juga disertakan dalil-dalil dari as-Sunnah. Di dalam 
dalil-dalil tersebut ada pernyataan tegas tentang kewajiban menuntut ilmu.

Syukron. Jazakumullah Khairan.

Wassalamu'alaykum.

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke