Assalamu'alaykum..
Ana dapat email dari teman tentang Rashdul Qiblat 2008. mohon pendapat dari 
teman2 tentang penentuan qiblat ini (Rashdul Qiblat 2008)..


RASHDUL QIBLAT 2008

HARI MELURUSKAN ARAH KIBLAT

Apakah arah kiblat bisa berubah? Tentu Tidak! Artinya pengukuran sebelumnya
memang yang tidak tepat.

Dalam ajaran Islam, mengadap ke arah kiblat ( Masjidil Haram / Ka'bah )
adalah suatu tuntutan syariah di dalam melaksanakan ibadah tertentu, ia
wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan shalat dan menguburkan jenazah
orang Islam, ia juga merupakan sunah ketika azan, berdoa, berzikir, membaca
Al-Quran, menyembelih binatang dan sebagainya.

Istiwa adalah fenomena astronomis saat posisi matahari melintasi meridian
langit. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda
masuknya waktu shalat Zuhur. Pada saat tertentu di sebuah daerah dapat
terjadi peristiwa yang disebut Istiwa Utama atau 'Istiwa A'zam' yaitu saat
posisi matahari berada tepat di titik Zenith (tepat di atas kepala) suatu
lokasi dimana peristiwa ini hanya terjadi di daerah antara 23,5° Lintang
Utara dan 23,5° Lintang Selatan.

Pada tanggal dan jam saat terjadinya peristiwa Istiwa Utama tersebut maka
arah bayangan tongkat menunjukkan kiblat.

INTINYA SEMUA BAYANGAN PADA 15 JULI 2008 PUKUL 16:27 WIB MENGARAH KE
KIBLAT....

Istiwa Utama yang terjadi di kota Makkah dapat dimanfaatkan oleh kaum
Muslimin di negara-negara sekitar Arab khususnya yang berbeda waktu tidak
lebih dari 5 (lima) jam untuk menentukan arah kiblat secara presisi
menggunakan teknik bayangan matahari. Istiwa Utama di Makkah terjadi dua
kali dalam setahun yaitu pada tanggal 28 Mei sekitar pukul 12.18 Waktu
Makkah dan 16 Juli sekitar pukul 12.27 Waktu Makkah pada tahun-tahun biasa.
Sedangkan untuk tahun-tahun Kabisat tanggal ini dapat maju 1 hari (27 Mei
dan 15 Juli) seperti yang terjadi pada tahun 2008 ini.

Untuk Tahun ini jatuh pada tanggal 27 Mei 2008 dan pada Tanggal 15 Juli 2008

__________________________________________________ ______

SELASA, 27 MEI 2008 @ 16:18 WIB (Hari ke-1)

SELASA, 15 JULI 2008 @ 16:27 WIB (Hari ke-2)

MATAHARI TEPAT DI ZENITH KOTA MAKKAH

POSISI MATAHARI = ARAH KIBLAT

BAYANGAN MATAHARI = ARAH KIBLAT

__________________________________________________ _____

Teknik penentuan arah kiblat menggunakan Istiwa Utama sebenarnya sudah
dipakai lama sejak ilmu falak berkembang di Timur Tengah. Saat matahari di
atas Ka'bah semua bayangan matahari mengarah ke Ka'bah juga. Ngga perlu jadi
ahli astronomi, Kaskuser semua pasti bisa . Sebab teknik ini memang tidak
memerlukan perhitungan yang rumit dan siapapun dapat melakukannya. Yang
diperlukan hanyalah sebatang tongkat lurus dengan panjang lebih kurang 1
meter dan diletakkan berdiri tegak di tempat yang datar dan mendapat sinar
matahari. Pada tanggal dan jam saat terjadinya peristiwa Istiwa Utama
tersebut maka arah bayangan tongkat menunjukkan kiblat.

Karena di negara kita peristiwanya terjadi pada sore hari maka arah bayangan
tongkat adalah ke Timur, sedangkan arah bayangan sebaliknya yaitu yang ke
arah Barat agak serong ke Utara merupakan arah kiblat yang benar. Cukup
sederhana dan tidak memerlukan ketrampilan khusus serta perhitungan
perhitungan rumus-rumus. Jika hari itu gagal karena matahari terhalang oleh
mendung maka masih diberi toleransi penentuan dilakukan pada H+1 atau H+2.

Penentuan arah kiblat menggunakan teknik seperti ini memang hanya berlaku
untuk daerah-daerah yang pada saat peristiwa Istiwa Utama dapat melihat
secara langsung matahari dan untuk penentuan waktunya menggunakan konversi
waktu terhadap Waktu Makkah. Sementara untuk daerah lain di mana saat itu
matahari sudah terbenam misalnya wilayah Indonesia bagian Timur praktis
tidak dapat menggunakan teknik ini. Sedangkan untuk sebagian wilayah
Indonesia bagian Tengah barangkali masih dapat menggunakan teknik ini karena
posisi matahari masih mungkin dapat terlihat.

Teknik Penentuan Arah Kiblat menggunakan Istiwa Utama :

1.Tentukan lokasi masjid/mushalla/langgar/warnet/rumah yang akan diluruskan
arah kiblatnya.

2. Sediakan tongkat lurus sepanjang 1 sampai 2 meter dan peralatan untuk
memasangnya. Lebih bagus menggunakan benang berbandul agar tegak benar.
Siapkan juga jam/arloji yang sudah dicocokkan / dikalibrasi waktunya secara
tepat dengan radio/televisi/internet.

3. Cari lokasi di samping Selatan atau di halaman depan masjid yang masih
mendapatkan penyinaran matahari pada jam-jam tersebut serta memiliki
permukaan tanah yang datar lalu pasang tongkat secara tegak dengan bantuan
pelurus berupa tali dan bandul. Persiapan jangan terlalu mendekati waktu
terjadinya istiwa utama agar tidak terburu-buru.

4. Tunggu sampai saat istiwa utama terjadi amatilah bayangan matahari yang
terjadi dan berilah tanda menggunakan spidol, benang kasur yang dipakukan,
lakban, penggaris atau alat lain yang dapat membuat tanda lurus.

5. Di Indonesia peristiwa Istiwa Utama terjadi pada sore hari sehingga arah
bayangan menuju ke Timur. Sedangakan bayangan yang menuju ke arah Barat agak
serong ke Utara merupakan arah kiblat yang tepat.

6. Gunakan tali, susunan tegel lantai, atau pantulan sinar matahari
menggunakan cermin untuk meluruskan arah kiblat ini ini ke dalam masjid /
rumah dengan menyejajarkannya terhadap arah bayangan.

7. Tidak hanya tongkat yang dapat digunakan untuk melihat bayangan. Menara,
sisi selatan bangunan masjid, tiang listrik, tiang bendera atau benda-benda
lain yang tegak. Atau dengan teknik lain misalnya bandul yang kita gantung
menggunakan tali sepanjang beberapa meter maka bayangannya dapat kita
gunakan untuk menentukan arah kiblat.

sumber: (ditulis oleh: Mutoha Arkanuddin)
http://rukyatulhilal.org/artikel/rashdul-qiblat-2008.html

--
Muhammad Rusdianto

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke