Wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Jangan terpengaruh dengan omongan seperti itu Bu. Lebih baik Ibu ikuti kata dokter yang tentunya lebih faham dalam masalah ini. Dulu juga ana disuruh naik pohon bareng anak ana karena dibilang kelewat mirip sehingga ditakutkan di masa depan sering konflik. Tapi gak ana turutin. Apa hubungannya coba? Lagian kalau mirip banget emang kenapa? Ana khan ayahnya.
Anak ana dulu juga, sebelum umur 2 tahun, sering sakit. Sekarang dia sudah 4 tahun dan alhamdulillah cukup sehat kecuali memang alergi dinginnya yang emang penyakit keturunan. Kata orang2 sih emang anak sebelum umur 2 tahun gampang sekali sakit dan itu pun kejadian sama anak ana. Persisnya gak tahu kenapa. Mengenai belum bisa jalan, setahu ana emang anak perkembangannya beda2. Keponakan ana yang seumur dengan anak ana lebih belakangan jalan dari anak ana tapi lebih dulu bisa ngomong. On 7/30/08, irin ms <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualikum... > > Saya mau tanya, apakah nama anak dapat mempengaruhi pertumbuhannya? saya > punya keponakan yang bernama M. Rasyid Ghalib umur sekitar 1,5 tahun, > keponakan saya ini sering sekali sakit hingga berat badannya kurang. Orang > tuanya selalu memperhatikan makanan & susunya.. dan mereka sudah konsultasi > ke dokter anak, kata dokternya tidak apa2 alias baik2 saja karena anaknya > memang agak aktif. Sedangkan anak tetangga yang seumuran dengan dia sudah > bisa jalan, keponakan saya belum. > Karena melihat seperti itu, orang tua saya bilang...coba namanya di ganti, > mungkin keberatan nama, hingga sering sakit2an. > > Benarkah karena keberatan nama dapat mempengaruhi pertumbuhannya? apakah ada > ajaran di dalam agama Islam hal seperti itu? > > Mohon pencerahannya, karena saya masih awam sekali tentang agama Islam. > Mohon maaf bila ada kata2 yang kurang berkenan. > > Wassalamualaikum > > > > --- On Thu, 7/24/08, Abu Mufidah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: Abu Mufidah <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Balasan: [assunnah] Larangan Nama Bayi > To: [email protected] > Date: Thursday, July 24, 2008, 1:15 PM > > Dedi Junaedi <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: > > Bismillahirrahmanir rahiim > Assalamu'alaikum warahhmatullahi wabarakatuhu > > Saya mau tanya adakah yang dilarang oleh islam dalam memberi nama pada bayi > yang baru lahir? > Wassalamu'alaikum warahhmatullahi wabarakatuhu > Dedy > > > > Wa'alaykum salam warahmatullahi wabarakatuhu. .. > > Berikut ada artikel dari almanhaj.or. id ttg -yang dilarang oleh islam dalam > memberi nama pada bayi yang baru lahir - > > Memberi nama dengan nama yang mengandung unsur tazkiyah (penyucian diri), > seperti : Barrah (orang yang banyak berbakti), Khalifatullah (Khalifah > Allah), Wakilullah (Wakil Allah), dan sebagainya. > > Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang memberi nama Barrah. Beliau > bersabda. > > "Janganlah kalian mengatakan diri kalian suci, karena Allah lebih tahu siapa > yang baik diantara kalian" [HR Muslim] > > Yang benar, ialah memberi nama dengan nama-nama yang disyariatkan, seperti : > Zainab, Asma, Abdullah, Abdurrahman. Ataupun nama para nabi, seperti ; > Yusuf, Ibrahim dan sebagainya. > > Yusuf bin Abdillah bin Salam Radhiyallahu 'anhu mengisahkan > > "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menghadiahkan nama Yusuf untukku. Beliau > meletakkanku di pangkuannya dan beliau mengusap kepalaku" [HR Al-Bukhari > dalam Al-Adabul Mufrad, hal. 248] > > Juwairiyah bintu Al-Harits Al-Khuza'iyyah, dahulu bernama Barrah. Kemudian > Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam merubah namanya menjadi Juwairiyah, > sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya. > > Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda dalam haditsnya yang lain, > berkaitan dengan nama tazkiyah. > > "Janganlah engkau namakan putramu dengan Rabah, Yasar, Aflah dan Nafi'" [HR > Muslim] > > Demikian juga dengan nama Kalifatullah ataupun Wakilullah. Arti kata > al-wakil adalah seseorang yang bertindak mewakili pihak yang mewakilkan. > Sedangkan Allah tidak ada wakil bagi-Nya, dan tidak ada yang bisa > menggantikanNya. Bahkan Dialah yang memelihara hamba-Nya, Nabi Shallallahu > 'alaihi wa sallam bersabda. > > "Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pemelihara keluarga > (yang kami tinggal)" [HR Muslim] > > Nabi juga melarang kita menamakan diri dengan sebutan Malikul Amlak (Raja > Diraja). Beliau Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda. > > "Nama yang paling hina disisi Allah pada hari Kiamat adalah seseorang yang > menamakan diri dengan sebutan Malikul Amlak (Raja Diraja)" [HR Al-Bukhari] > > Kesalahan Keenam > Memberi nama dengan nama yang buruk, seperti ; Harb (perang), Sha'b (sulit, > susah), Hazan (kesedihan), Ushaiyyah (maksiat), Aashiyah (wanita yang > bermaksiat), Murrah (pahit) dan yang semisal dengan itu. > > Yang benar, memberi nama dengan nama yang baik, seperti : Hasan, Husain, dan > yang semisalnya. > > Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sangat menyukai nama yang baik. > Beliau bertafaul (berharap kebaikan) dengan nama tersebut. Barangsiapa mau > mendalami hadits-hadits Nabi, niscaya dia akan mendapati makna-makna nama > yang berkaitan dengan sunnah. Seakan-akan nama-nama itu diambil dari > sunnah-sunnah itu. > > Cobalah renungi sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam berikut. > > "Ghafar adalah orang yang Allah ampuni dan Aslam adalah yang Allah > selamatkan, sedangkan Ushaiyyah dialah yang bermaksiat kepada Allah dan > Rasul-Nya" [HR Al-Bukhari] > > Jika anda ingin mengetahui, adakah pengaruh nama bagi pemiliknya? Maka > perhatikanlah kisah Said bin Al-Musayyib berikut ini. > > "Dari Ibnu Al-Musayyib, dari bapaknya, sesungguhnya bapaknya (yakni kakek > Ibnu Al-Musayyib) datang menemui Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau > bertanya : "Siapakah namamu?". Ia menjawab, "Hazn". Beliau berkata, "Engkau > adalah Sahl". Ia berkata. "Aku tidak akan merubah nama pemberian bapakku". > Ibnul Musayyib berkata : "Sejak itu kesusahan senantiasa meliputi kami" [HR > Al-Bukhari] > > Makna kata al-Huzunah (dalam hadits diatas, -red) adalah Al-Ghilzah > (kekerasan, kesusahan) Dapat pula bearti tanah yang keras atau tanah datar. > > Dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhuma, sesungguhnya Nabi merubah nama > 'Aashiyah. Beliau berkata, "Kamu Jamilah". > > Ketika Al-Hasan lahir, Ali menamainya Harb. Kemudian Nabi Shallallahu > 'alaihi wa sallam datang seraya berkata : "Perlihatkan kepadaku cucuku. > Siapa nama yang kalian berikan pada cucuku?" Ali berkata, "Harb". Beliau > berkata, "Bahkan namanya adalah Hasan"[HR Ahmad] ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
