Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

Akhy, untuk menjawab pertanyaan di atas, berikut kami lampirkan tulisan Ustadz 
Mubarak, semoga manfaat.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabrokatuh.
Abu Taufiq.


BERPUASA, BER'IDUL FITRI DAN IDUL ADHA BERSAMA PEMERINTAH, BUKAN BERSAMA 
ORGANISASI TERTENTU

Oleh : Ustadz Mubarak Bamuallim

(Dosen Mahad Ali bin Abi ThalibMahad Ali Al-Irsyad As-Salafi Surabaya)

Perlu diketahui oleh segenap kaum muslimin; sejak zaman Rasulullah 
shallallahualaihi wasallam, Khulafaur Rasyidin; Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali 
radhiyallahu anhum serta penguasa-penguasa kaum muslimin lainnya bahwa idul 
fitri(1) selalu ditetapkan oleh para Waliyyul Amr (penguasa kaum muslimin). 
Mengapa demikian? karena Idul fitri-- demikian pula puasa Ramadhan dan 'Idul 
Adha-- adalah ibadah yang bersifat kolektif bersama seluruh kaum muslimin. Nabi 
shallallahualaihi wasallam bersabda :

"Puasa itu pada hari (ketika) kalian semua berpuasa, Idul fitri pada hari 
ketika kalian semua beridulfitri dan Idul Adha ketika kalian semua beriduladha" 
(Hadits Riwayat Tirmidzi dalam "Sunannya no : 633 dan dishahihkan oleh 
al-Albani dalam "Silsilah ash-shahihah no : 224).

Aisyah radhiyallahu anha berkata :

"Hari Raya Kurban ketika manusia berkorban dan hari Idul Fitri ketika manusia 
beridulfitri". 

Demikian pula sejak zaman Nabi shallallahualaihi wasallam sampai hari ini 
seluruh Negara muslim menetapkan permulaan puasa Ramadhan, Idul Fitri dan Idul 
Adha berdasarkan hilal, kecuali salah satu organisasi di negeri kita yang 
katanya; mengajak umat kepada al-Qur'an dan as-Sunnah tetapi dalam masalah ini 
meleset dari ajaran keduanya, hanya kepada Allah kita mengadu.

Setelah membawakan hadits di atas, Imam Tirmidzi berkata :

"Sebagian ulama mentafsirkan hadits ini dengan mengatakan, makna hadits ini 
bahwasanya puasa dan Idul Fitri dilaksanakan bersama jama'ah dan mayoritas umat 
Islam". 

Ash-Shan'ani berkata :

"(Dalam) hadits ini terdapat dalil bahwasanya ketetapan Id akan dianggap, jika 
sesuai dengan seluruh kaum muslimin dan bahwasanya seorang yang secara 
sendirian mengetahui hari Id dengan melihat (hilal), wajib baginya menyesuaikan 
dengan yang lainnya, dan merupakan kelaziman baginya hukum mereka dalam shalat, 
berbuka dan berkorban (Subulussalam 2462).

Dalam "Tahdziibus Sunan", Ibnul Qayyim berkata : "Dan dikatakan bahwa dalam 
hadits ini terdapat bantahan terhadap orang yang berpendapat bahwa seseorang 
yang mengetahui terbitnya bulan (munculnya hilal) dengan hisab (perhitungan) 
manaazil qamar, boleh baginya berpuasa dan berbuka sementara yang tidak 
mengetahui tidak boleh".( Tahdziib as-Sunan 3214).

Dalam "Hasyiyah Ibnu Majah" Abu Hasan as-Sindi berkata setelah menyebut hadits 
di atas : "Yang tampak dari makna hadits ini bahwasanya hal-hal seperti ini 
(penentuan awal puasa, Idul Fitri dan Idul Adha) bukan urusan perorangan dan 
mereka tidak bisa berbuat secara sendirian, akan tetapi urusannya diserahkan 
kepada penguasapemerintah dan jama'ah kaum muslimin dan wajib bagi perorangan 
mengikuti pemerintah dan jama'ah kaum muslimin".

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata :

"Sesungguhnya kita mengetahui secara pasti dari ajaran Islam bahwa pelaksanaan 
hal-hal yang berkaitan dengan hilal seperti puasa, haji, masa 'iddah, ilaa' 
(bersumpah untuk tidak mengumpuli isteri pada batas waktu tertentu) dan yang 
lainnya-- pelaksanaan hal-hal tersebut --dengan berita seorang ahli hisab bahwa 
(hilal) bisa dilihat atau tidak bisa dilihat, tidak boleh.

Nash-nash dari Nabi shallallahualaihi wasallam dalam masalah terkait sangat 
banyak dan kaum muslimin telah sepakat tentangnya dan tidak pernah diketahui 
adanya khilaf sama sekali baik dahulu maupun sekarang. Hanya saja, sebagian 
orang yang belajar fikih yang datang kemudian setelah tiga abad pertama 
menganggap jika tidak kelihatan hilal, maka boleh bagi ahli hisab untuk 
mengamalkan hasil hisabnya untuk dirinya sendiri. Jika hisab menunjukan 
terlihatnya hilal, ia berpuasa dan jika tidak maka tidak boleh.

Pendapat ini, meskipun berkaitan dengan kondisi tertutupnya hilal oleh awan dan 
husus berlaku bagi ahli hisab, namun pendapat ini syadz (aneh) dan telah 
didahului oleh ijma' kesepakatan kaum muslimin yang bertolakbelakang dengannya.

Adapun mengikuti hisab dalam kondisi cuaca cerah atau menggantungkan hukum yang 
bersifat umum dengannya (dengan hisab), maka tidak ada seorang muslimpun yang 
berpendapat demikian.( 2)

Perlu ditambahkan di sini, bahwa tidak ada dalil baik dari al-Qur'an, hadits 
Nabi shallallahualaihi wasallam, ijma' ulama muslimin dan petunjuk para salaf 
yang shaleh dari kalangan Sahabat, Tabi'in dan Tabi' Tabi'in bahwa penentuan 
awal puasa Ramadhan, idul Fitri dan Idul Adha di tangan pimpinan organisasi.

Semoga tulisan yang sederhana ini dapat membuka hati dan alam pikiran kita 
untuk lapang mengikuti kebenaran yang berdasarkan pada dalil dan bukan hawa 
nafsu. Dan semoga kita diberi petunjuk kepada kebenaran, amiin.

Foot Note :
1. Juga penetapan puasa dan idul adha.
2. Majmu' Fatawa Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah 25132-133, Kami katakan: kecuali 
beberapa gelintir pemikir beberapa organisasi Islam di Indonesia, hanya kepada 
Allah kita mengadu keanehan mereka.


wisnu pramadyo wrote:
>
> Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
>
> afwan, pertanyaan klise menjelang ramadhan, kapan awal puasa ramadhan?
> jazzakallah
> wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
> abu zahra

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke