Assalaamu'alaykum Alhamdulillah, ada yang mengirimkan ulasan mengenai hadits tersebut ke ana, dari lembaga fatwa Malaysia, berikut cp-nya :
Do'a malaikat Jibril menjelang Ramadhan " "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: * Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); * Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami isteri; * Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Ulasan 1 Merujuk kepada Hadis di atas yang tersebar melalui email dan internet akhir-akhir ini, saya ingin mengemukakan pandangan kami dari Bahagian Pematuhan Syariah TISB. Sesungguhnya Hadis tersebut tidak diketahui sumbernya dan diragui kesahihannya. Kesamaran Hadis ini berlaku dalam 3 perkara berikut: 1- Tiada sumber periwayatan daripada mana-mana ulama' Hadis yang muktabar. 2- Kandungannya menerangkan bahawa seolah-olah Malaikat Jibril telah menokok-tambah tiga lagi syarat sah puasa iaitu dikehendaki memohon maaf dengan kedua orang tua, suami @ isteri dan masyarakat di sekitar. 3- Hadis ini baru sahaja muncul pada tahun ini. Kesimpulannya, Hadis ini sangat diragui kesahihannya dan kebenarannya. Justeru, dinasihatkan kepada semua untuk tidak berpegang dengannya serta tidak menyebarkannya kepada masyarakat selagi tidak diketahui sumbernya. Walaupun berkemungkinan terdapat sedikt kebaikan pada 'hadis' tersebut kerana menyeru supaya kita bermaaf-maafan, namun ia tetap tidak bolehdigunakan. Ingin juga dimaklumkan di sini bahawa setiap Dalil (al-Quran dan Hadis) yang ingin digunakan untuk apa-apa tujuan sekalipun perlulah mempunyai sumber rujukannya. Bahagian Pematuhan Syariah sudi untuk membantu sahabat-sahabat sekalian untuk mencari sumber kepada Dalil yang ingin digunakan. Semoga kita dapat menghindarkan diri dari mendustakan Nabi SAW. Mungkin kita boleh menghayati bersama Sabda Nabi SAW: Barangsiapa berdusta atasku dengan sengaja, maka ia menempatkan tempat duduknya di dalam neraka. (Hadith ini menurut Imam Nawawi diriwayatkan oleh 200 orang sahabat) Wallahua'lam. Sekian, terima kasih. Ulasan 2 alJawab: Kami yakini ianya palsu. kami akan berusaha menjejakinya dan jika ditemui, InsyaAllah akan dikhabarkan kemudian (KIV). kenapa kami berani berkata ia palsu? Kerana sekiranya meminta ma'af kepada ibubapa, suami-isteri dan penduduk sekitar itu benar dan syarat memasuki bulan Ramadhan, sudah tentu kita akan temui dalam kitab-kitab feqah, walhal tidak pernah dibincangkan. sekian kamin - Sep 27, 2006 - 09:55 AM Semoga bermanfaat Wassalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh Herry Re: shahih kah kisah ini? Posted by: "Firdaus Ok" [EMAIL PROTECTED] Thu Sep 4, 2008 3:58 pm (PDT) Betul akhi ana juga ke JIC kata ust zaenal hadis yang berhubungan minta maaf sebelum masuk ramadhan palsu dan kalau mau minta maaf harus dijelaskan substansinya dulu kalau dia salah dengan mengambil hak orang lain maka haknya harus dikembalikan, jadi tidak bisa minta maaf begitu saja kira-kira begitukan penjelasan dari ust zaenal afwan kalo ada yang kurang atau salah dikoreksi lagi Firdaus _____________________________ Sent from my phone using flurry - Get free mobile email and news at: http://www.flurry.com --- Original Message --- Date: Mon Sep 01 07:21:53 PDT 2008 From: Syamsul Ariefin <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Subject: Re: [assunnah] Re: shahih kah kisah ini? --- Waalaikumsalam warahmatullah, Berkaitan dengan hadits ini, kemarin, al ustadz Abu Ahmad Zainal Abidin, ketika menjawab pertanyaan mengenai hadits ini (yakni tentang meminta maaf), beliau berkomentar derajatnya maudhu' alias palsu. Untuk yang hadir di JIC, mohon koreksinya. Wallahu a'lam Syamsul 2008/8/29 Herry.Sudjono <[EMAIL PROTECTED]> ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
