Wa 'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, Pertanyaan 1: 1/ Berarti si ibu dapat menyempatkan shalat jama' ta'dim Dzuhur-Ashar pada waktu Dzuhur. Demikian pula, shalat jama' ta'khir Maghrib-Isya' pada waktu Isya'. Bukankah Allah subhanahu wa ta'ala telah menyediakan keringanan? Mengapa menyulitkan diri? 2/ Ada contoh bahwa Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam shalat sambil menunggang unta dan unta berjalan sendiri di padang pasir sesuai dengan dengan arah yang telah ditetapkan. Sebaliknya, mengemudi mobil berarti memusatkan pikiran agar mobil tidak mencelakai diri ataupun orang lain. Mustahil dapat memusatkan pikiran untuk shalat, kecuali apabila hanya menumpang mobil orang lain.
Pertanyaan 2: 3/ Mestinya masjid terdekat lebih berhak untuk diikuti karena telah menyelenggarakan shalat selama bertahun-tahun. 4/ Bacaan shalat harus dipahami. Bila mengantuk, kita diminta tidur terlebih dahulu sampai paham apa yang diucapkan. 5/ Apabila pilihan-pilihan yang lebih tepat sangat sulit diterapkan, mestinya menjama' shalat Maghrib-Isya' tidak mengapa dilakukan walau terpaksa sering. Allah subhanahu wa ta'ala tidak memberi beban di luar kemampuan hamba-Nya untuk menanggungnya. Islam tidak mempersulit umatnya. Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Abu Farhan --- In [email protected], "hanif hanif" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > assalamu 'alaikum, > > Pertanyaan 1: > Ketika musim dingin tiba di eropa, waktu siang menjadi pendek dan waktu malam menjadi panjang. Akibatnya waktu dhuhur-asar-maghrib sangatlah dekat. Ada seorg ibu yg tinggal di paris dan harus menjemput anaknya dari sekolah sekitar jam waktu dhuhur. Tentunya dia bisa shalat dhuhur pada waktunya. Tetapi dia susah utk shalat asar dan maghrib tepat pada waktunya krn jam2 segitu, jalanan lumayan padat. Ketika waktu asar dan maghrib tiba, biasanya dia masih di dalam mobil yg terjebak di kemacetan jalan. Tentunya dia nggak bisa memarkir kendaraan utk salat sebentar di trotoar jalan. > > Bolehkah dia salat sambil mengemudi mobil? Atau haruskah dia menjama' shalat asar nya dg dhuhur dan maghrub dg isya'? Atau bagaimana? > > Pertanyaan 2: > Bolehkah seseorg menjama' shalat isya' dg maghrib setiap hari selama musim panas dg alasan tidak kuat ngantuk. Kalo dipaksakan shalat, biasanya saya shalat dg tidur meskipun berjamaah di masjid. FYI, saya bener2 tidur. Yg lain sudah salam, saya masih tertidur lelap dalam posisi sujud. Maaf, ketika musim panas tiba, adzan isya' di masjid dimulai pukul 22.30 pm. Sedangkan kalo melihat islamicfinder.com, waktu isya' mulai pukul 01.00 am (jam satu malam). > > Jadi bolehkah dia menjama' shalat maghrib dg isya'? > Dan manakah waktu isya' yg benar? Menurut masjid atau menurut internet? Krn perbedaan perhitungan mencapai 1.5 jam. Kalo melihat keadaan sekitar sih ya gelap. FYI, saya benar2 tidak kuat utk shalat isya' jam 22.30 pm apalagi sampai jam 01.00 am. Belum lagi waktu subuh mulai jam 3.30 am. Akan tetapi biasanya jamaah di masjid dimulai pukul 05.00 am (di akhir waktu tapi masih masuk waktu subuh) > > salam, > > hanif ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
