Assalamu'alaykum warohmatulloohi wabarokaatuh.

Sekedar sharing,

Awal2 saya tobat & mencari kebenaran, saya juga sempat di tawarkan ESQ. 
Sekeliling saya kebanyakan sudah mengikuti training ini.
Teman saya adalah salah satu pengurus ESQ yang aktif sejak kurang lebih 5 tahun 
lalu dan baru saja menikah dengan salah satu pengurus ESQ juga (melewati 
pacaran, ikhtilat & khalwat). Sejak awal saya ditawarkan untuk mengikuti ESQ.
Tapi saya selalu menolak, dengan segudang pemikiran :

1. Kok mau-maunya training cuma 2-3 hari bayar 1 juta?
2. Apa yang diperoleh dari bayar 1jt itu? Saya perhatikan jamaah2nya bahkan 
pengurusnya gak ada perubahan yang dahsyat dari sebelumnya. Yang tidak 
berjilbab, masih seperti itu. Dan teman saya masih aja mengenakan jilbab 
gaulnya, gerakan sholatnya saya perhatikan juga gak nyunnah. Dah gitu pake 
pacaran segala lagi sesama pengurus... Belum lagi pengurus ESQ lainnya 
(wanita), masih aja menghalalkan ikhtilat dengan pergi2 keluar kota bersama 
lawan jenisnya.
3. Maaf, diawal2 saya ditawari ESQ saya pernah berfikir "ikutan training 
begituan kayak orang bego, disuruh ngapa2in aja mau"... Sedangkan saya bukan 
type orang yang bisa disuruh2 begitu saja. Bukankah trainernya pasti akan 
mengomandani setiap gerakan kita? kalau disuruh teriak...kita teriak... kalau 
disuruh nangis..kita nangis... kayak anak SD... Begitu juga dalam zikir2 akbar 
yang sering meneriakkan nama habib2nya... membuat saya gerah....Model seperti 
ini seharusnya tidak mempan untuk orang yang selalu berfikir baik2 terlebih 
dahulu sebelum bertindak.
4. Kebetulan, saya pernah berada dalam sebuah training semodel ESQ gratisan, 
ini juga gak sengaja saya duduk didalam Masjid. Saat itu saya berkesimpulan, 
trainer-nya sangat MUNAFIK... perkataan tidak sesuai dengan perbuatannya. Hal 
ini dibuktikan dengan dipermalukannya teman saya saat ingin membuktikan 
perkataan sang trainer. Entahlah bagaimana dengan Bp. Ary Ginandjar, silahkan 
dibuktikan sendiri.

Kesimpulan saya, hanya orang2 bodoh yang mau ikutan training2 model beginian.
Mereka hanya mengikuti apa yang dikatakan Trainer, tanpa mencari sebab dan 
musababnya. Tanpa memperhatikan HASIL OUTPUTnya..
Mereka mengaku2 mencintai Allah, tapi caranya??? gak nyunnah...
yupz, terjerat dalam CINTA PALSU..

Bukankah Allah sudah berkata,'Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku 
(Muhammad), niscaya Allah mencintaimu...' (QS. Al-Imron : 31)

Sekarang, coba tengok orang2 yang belajar dari manhaj salaf...
orang yang baru 1-3 bulan kecemplung di salafy... subhanallooh perubahannya 
sangat dahsyat... membuat hati saya bergetar...dan penasaran...
Its the best output!!!
Silahkan perhatikan jamaah2nya dan rasakan hasilnya sendiri... Subhanallooh
Dengan dahsyatnya Allah memporak-porandakan taman hati kita... dari kebathilan 
menuju kebenaran, insya Allah...
Tentu saja bukan karena ikut2an...tapi karena segala sesuatunya berhujjah 
berdasarkan Al-Qur'an dan Assunnah dengan pemahaman Salaf.

"wahai Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan 
setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah rahmat kepada 
kami dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi" (QS Al-Imron : 8)
Amin

Wassalamu'alaykum.



--- On Tue, 9/23/08, Suhendry Putra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Suhendry Putra <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re:Bls: [assunnah] Tanya mengenai ESQ Way 165
To: [email protected]
Date: Tuesday, September 23, 2008, 4:44 PM

Assalamu'alaikum

Mungkin link berikut bisa dijadikan referensi.
http://www.mail- archive.com/ gorontalomaju202 [EMAIL PROTECTED] com/msg03790. 
html


--- On Mon, 9/22/08, Nenden Maya <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:

From: Nenden Maya <[EMAIL PROTECTED] co.id>
Subject: Re:Bls: [assunnah] Tanya mengenai ESQ Way 165
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Date: Monday, September 22, 2008, 2:42 PM

Assalamualaikum,
ESQ Way 165 hanyalah sebuah metode manajemen biasa yang memperkenalkan 
kecerdasan spiritual setelah IQ dan EQ. Penemunya Ary Ginanjar tidak 
mendawamkan diri sebagai ustadz, dan juga program ini tidak dikhususkan untuk 
kaum muslim karena non Islampun boleh ikut. Tapi yang ana gak habis pikir 
emangnya kaum non Islam bisa mengerti tentang prinsip 165 ini? toh antara kaum 
kafir dan Islam jelas beda. Ana juga sudah pernah ikut menyimak walaupun 
sedikit, karena kalau mau ikut training mah mahal sayang,...isinya ya gitu-gitu 
aja deh...kalau ana sarankan sih, ya lebih baik banyak-banyak menyimak kajian 
dari para ustadz salaf deh, ilmunya kena dan dijamin bakal tambah pengetahuan 
dalam agama kita.


____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke