Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jazakallahu khairan katsira atas ringkasan buku2nya akh... sangat bermanfaat 
sekali.

Mohon infonya, apakah dibuku itu ada bahasan bagaimana menetapkan waktu sholat 
disaat matahari tidak nampak/mendung atau hujan ?

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ummu Ayu Syl


2008/10/5 ... Chandraleka <[EMAIL PROTECTED]>

> ... Ringkasan Buku ...
> http://buku-islam.blogspot.com
>
> Judul : Jadwal Waktu Shalat Abadi Menurut Al Qur'an dan As Sunnah
> Penulis : Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin
> Penerbit : Maktabah Al Hanif
> Cetakan : Januari 2006
> Halaman : 68
>
> Allah berfirman (yang artinya):
> "Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya
> atas orang-orang yang beriman". (An Nisa': 103).
>
> Berdasarkan ayat yang mulia ini, perlu bagi kaum muslimin untuk mengetahui
> waktu-waktu shalat wajib. Alhamdulillah buku yang ditulis oleh Syaikh
> Utsaimin Rahimahullah sangat gamblang dan jelas memaparkan tentang
> waktu-waktu shalat tersebut. Dengan berdasar kepada Al Qur'an dan As
> Sunnah.
>
> Berikut saya kutipkan sebagian dari buku tersebut semoga bisa menjadi
> penjelasan yang ringkas buat para pembaca. Pasal-pasal lainnya dalam buku
> tersebut tidak saya sertakan semata-mata untuk ringkasnya tulisan ini.
>
> [PENJELASAN TENTANG WAKTU-WAKTU SHALAT]
> -----------------------------------------
> Alhamdulillah, Allah Ta'ala telah menjelaskan waktu-waktu ini dalam
> Kitab-Nya dan Sunnah Rasul-Nya Shallallahu'alaihi wa sallam secara gamblang
> dan tuntas.
> Penjelasan yang terdapat dalam Kitabullah terdapat dalam firman-Nya Ta'ala
> (yang artinya):
>
> "Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan
> (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan
> (oleh malaikat)." (Al Isra': 78).
>
> Adapun dalil dari Sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam, telah
> disebutkan dalam Shahih Muslim dari 'Abdullah bin Amr bin al 'Ash
> Radhiyallahu'anhuma bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda
> (artinya):
>
> "Waktu Zhuhur jika matahari telah tergelincir sampai bayangan seseorang
> sama
> tinggi dengan seseorang itu selama belum masuk waktu 'Ashar. Waktu 'Ashar
> sampai matahari berwarna kuning. Waktu shalat Maghrib selama sinar matahari
> belum hilang. Waktu shalat 'Isya' sampai tengah malam. Waktu shalat Subuh
> mulai terbitnya fajar selama matahari belum terbit."
>
> Dalam salah satu riwayat disebutkan:
> "Dan waktu 'Isya' sampai tengah malam dan beliau tidak membatasi dengan
> ausath (tengah-tengah)."
>
> Berdasarkan ayat dan Sunnah Nabawiyah yang mulia di atas baik yang berupa
> ucapan maupun perbuatan, tampaklah dengan jelas bahwa waktu-waktu shalat
> wajib adalah sebagai berikut:
>
> 1. Waktu shalat Zhuhur mulai matahari zawal, yaitu matahari telah melewati
> tengah-tengah langit, hingga panjang bayangan sesuatu sama dengan
> tingginya.
>
> Penjelasannya adalah bahwa apabila matahari semakin naik, maka bayangan
> sesuatu sedikit demi sedikit akan menjadi semakin pendek hingga matahari
> condong ke arah barat. Apabila matahari telah condong ke arah barat, maka
> bayangan itu akan kembali memanjang. Ini berarti waktu shalat Zhuhur telah
> masuk. Demikian pula apabila bayangan sesuatu itu kembali memanjang hingga
> menjadi sama dengan panjang sesuatu itu, berarti waktu shalat Zhuhur telah
> keluar (habis).
>
> 2. Waktu shalat 'Ashar dimulai ketika panjang bayangan sesuatu sama
> dengannya sampai matahari menguning atau memerah.
>
> Adapun waktu daruratnya adalah sampai matahari terbenam. Hal ini
> berdasarkan
> hadits Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu bahwasannya Nabi Shallallahu'alaihi
> wa
> sallam bersabda (artinya):
>
> "Barangsiapa mendapatkan satu rakaat shala Shubuh sebelum matahari terbit,
> maka dia telah mendapatkan shalat Subuh, dan barangsiapa mendapatkan satu
> rakaat shalat 'Ashar sebelum matahari tenggelam, maka dia telah mendapatkan
> shalat 'Ashar". Muttafaq'alaih.
>
> 3. Waktu shalat Maghrib mulai terbenamnya matahari hingga hilangnya syafaq,
> yaitu cahaya kemerah-merahan.
>
> 4. Waktu shalat 'Isya yang akhir mulai hilangnya syafaq hingga tengah
> malam.
> Waktu shalat 'Isya' tidak sampai terbitnya fajar. Allah Ta'ala berfirman
> dalam al Qur'an (artinya): "Dirikanlah shalat dari sesudah matahari
> tergelincir sampai gelap malam", Allah tidak mengatakan: "sampai terbitnya
> fajar". As Sunnah juga telah menjelaskan bahwa waktu 'Isya' berakhir hingga
> tengah malam sebagaimana tersebut dalam hadits 'Abdullah bin 'Amr
> Radhiyallahu'anhuma.
>
> 5. Waktu shalat Fajar (Subuh) mulai terbitnya fajar kedua - yakni munculnya
> cahaya putih yang membentang di ufuk timur, yang sesudah itu tidak ada
> gelap
> lagi - sampai terbitnya matahari.
>
> [PERSONAL VIEW]
> ---------------
> Berdasarkan firman Allah (yang artinya):
> "Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya
> atas orang-orang yang beriman". (An Nisa': 103).
>
> Maka sudah seharusnya kita mengetahui waktu-waktu shalat yang diwajibkan
> Allah kepada kita kaum muslimin.
> Penjelasan tentang waktu-waktu shalat tersebut ada pada ayat yang lainnya
> yaitu Surat Al Isra': 78 dan perinciannya ada pada hadits-hadits
> diantaranya
> hadits dari 'Abdullah bin 'Amr bin al 'Ash Radhiyallahu'anhuma yang telah
> disebutkan di atas.
>
> Alhamdulillah, dari membaca buku karya Syaikh Muhammad bin Shalih al
> Utsaimin ini, kita bisa memahami bahwa tidak mungkin seorang muslim hanya
> berpegang kepada Al Qur'an semata. Tetapi harus juga berpegang kepada As
> Sunnah (hadits). Kalau seorang muslim hanya berpegang kepada Al Qur'an
> semata, tentu dia akan kebingungan dengan waktu-waktu shalat yang
> diperintahkan dalam Al Qur'an. Penjelasan yang rinci tentang waktu-waktu
> shalat tersebut ada pada Sunnah Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam. Berkata
> Syaikh 'Utsaimin dalam buku ini
>
> "Keduanya -yakni Al Qur'an dan Sunnah- berasal dari sisi Allah Ta'ala."
> (hal. 14).
>
> Kemudian Syaikh membawakan sabda Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam
> (artinya):
>
> "Ketahuilah, sesungguhnya aku diberi al Kitab (al Qur'an) dan sesuatu yang
> serupa dengan itu bersamanya (yakni as Sunnah)." (Hadits ini diriwayatkan
> oleh Ahmad dan Abu Dawud dengan sanad shahih).
>
> Demikian, semoga ringkasan ini bermanfaat. Amiin.
> Terima kasih kepada Maktabah al Hanif atas ijinnya membuat ringkasan ini.
>
> Ringkasan buku ini dibuat oleh Abu Isa Hasan Cilandak
> di Depok, 05 Syawal 1429 H / 05 Oktober 2008

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke