Bismillahirrohmaanirrohiim Assalaamu 'alaikum warohmatullaahi wabarookaatuhu
Yang benar adalah bahwa ummat Islam membenarkan para Nabi dan Rosul sebelum Nabi Muhammad Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam yang diutus oleh Allah subhaanaahu wa ta 'aalaa dan apa yang disampaikannya yaitu mentauhid (meng-Esa-kan) Allah subhaanaahu wa ta 'aalaa. Tidak untuk mengikuti syari'at yang dibawanya. Setiap Rosul mempunyai syari'at-Nya sendiri sesuai dengan apa yang diwahyukan oleh Allah subhaanaahu wa ta 'aalaa kepadanya. Demikian juga dengan agama Islam mempunyai sayaria'at sendiri sesuai dengan apa yang diturunkan oleh Allah subhaanaahu wa ta 'aalaa kepada Nabi Muhammad Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam, sebagaimana syari'at sholat Jum'at, Allah subhaanaahu wa ta 'aalaa mensyari'atkan kepada Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam dan kaum muslimin sholat dihari Jum'at bukan dihari sabtu atau ahad. Yang menamakan hari Jum'at adalah Allah subhaanaahu wa ta 'aalaa. "Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung." [Al-Jumu'ah : 9 - 10] Tidak benar jika ummat Islam mengikuti agama-agama sebelumnya, kecuali apa yang telah disyariatkan kepada Nabi Ibrohim shollallaahu 'alaihi wasallam disyaria'atkan juga kepada Nabi Muhammad Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam seperti Khitan, Haji dan Qurban. Bahkan jika saja Nabi Musa 'alaihish sholawatu wassallam masih hidup sekarang ini, maka beliau akan mengikuti ajaran Nabi Muhammad Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam. Diriwayatkan dengan shahih dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau pernah marah ketika melihat Umar bin Al-Khattab radhiallahu 'anhu membawa kertas bertuliskan isi taurat. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah engkau masih ragu wahai Ibnul Khattab? Bukankah aku telah membawakan ajaran yang putih bersih? Seandainya saudaraku Nabi Musa masih hidup, pasti dia juga menjadi pengikutku." [Diriwayatkan oleh Ahmad, Ad-Daarimi dan yang lainnya]. Jadi ummat Islam tidak mengikuti ajaran agama-agama sebelumnya, melainkan setiap manusia yang hidup pada zaman Nabi Muhammad Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam dan setelahnya wajib mengikuti ajaran Nabi Muhammad Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam. Wallahu a'lam. Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan, mohon koreksi dari ikhwan/akhwat yang lebih alim. Mohon maaf atas kekurangannya, segala yang benar datangnya dari sisi Allah subhaanaahu wa ta 'aalaa dan yang salah dari diri saya sendiri. Wassalaamu 'alaikum warohmatullaahi wabarookaatuhu Muhammad Dzulqornain --- Pada Kam, 11/12/08, ihsan sofyan <[email protected]> menulis: Dari: ihsan sofyan <[email protected]> Topik: [assunnah] Tanya Asal-usul Hari Jumat Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 11 Desember, 2008, 1:00 PM Assalamualaykum semua, Saya mau tanya istilah hari Jumat itu ada dalil pastinya gak yg menunjukkan jatuh di hari ke-6 setelah kamis? Asal usulnya istilah jumat, ada yang tahu nggak? Soalnya ada syubhat dari teman saya, ia bilang kalo kita/Islam membenarkan & mengikuti agama2 sebelumnya, maka seharusnya hari yg dimuliakan untuk beribadah adalah Sabtu, hari ke-7 merujuk kepada dalil2 Al Qur'an tentang dihinakannya orang Yahudi karena melanggar larangan di hari Sabtu.. Ia mengatakan bahwa kalo Jumat kan secara arti bahasanya kan berkumpul, sedangkan harinya darimana bisa ditentukan hari ke-6 seperti yg sekarang ini? kenapa gak sitta namanya? Begitu katanya. Mungkin ada yg tahu..Silakan dishare. salam, ihsan Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
