From: [email protected]
Date: Thu, 15 Apr 2010 02:20:16 +0000
Ana mau tanya.Allah menyebutkan dirinya di dalam Al-Qur'an dengan kata KAMI. 
terkadang menggunakan kata AKU.pada ayat-ayat yang bagaimana Allah menyebutkan 
Kata tersebut. Mohon penjelasannya.                                           
_________________________________________________________________

Dibawah ini salah satu penjelasan maksud kata kami dalam al-qur'an.
oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
http://www.almanhaj.or.id/content/1880/slash/0

[1]. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala

“Artinya : Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”  [Qaff : 16]

[2]. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala

“Artinya : Dan Kami lebih dekat kepadanya dari kamu” [Al-Waqi’ah : 85]

Ahlul takwil melancarkan sybuhat berupa tuduhan kepada Ahlus Sunnah
bahwa merekapun telah melakukan takwil terhadap dua ayat di atas, yaitu
ketika menafsirkan kata-kata “lebih dekat” yang dimaknai “lebih
dekatnya malaikat”.

Jawaban terhadap syubhat itu ialah : “Bahwa penafsiran kata-kata “ Kami
lebih dekat” pada dua ayat diatas dengan “dekatnya malaikat” bukanlah
takwil, bukan menyelewengkan perkataan dari makna dhahirnya. Dan hal
ini akan jelas bagi orang yang merenungkannya.

Penjelasannya sebagai berikut.

[1]. Tentang ayat pertama : Sesungguhnya kata-kata “Kami lebih dekat”
pada ayat itu terkait dengan sesuatu yang membuktikan bahwa maksudnya
adalah “malaikat yang lebih dekat” karena ayat tersebut berlanjut.

“Artinya : Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,
(yaitu) ketika dua orang Malaikat mencatat amal perbuatannya. Seorang
duduk disebelah kanan dan yang lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu
ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya Malaikat pengawas
yang selalu hadir” [Qaf : 16-18]

Maka firman Allah : “Yaitu ketika dua orang malaikat mencatat amal
perbuatannya”, terdapat dalil bahwa yang dimaksud “lebih dekat” adalah
dekatnya dua orang Malaikat yang mencatat amal perbuatannya.

[2]. Tentang ayat kedua : Kata-kata “lebih dekat” pada ayat ini
berkaitan dengan keadaan seseorang yang tengah menghadapi sakaratul
maut. Ketika seorang sedang menghadapi sakaratul maut, maka yang datang
untuk mencabut nyawanya adalah malaikat, berdasarkan firman Allah
Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di
antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat (utusan) Kami, dan
malaikat-malaikat itu tidak melalaikan kewajibannya” [Al-An’am : 61]

Kemudian pada ayat Al-Waqi’ah : 85, lengkapnya berbunyi.

“Artinya  Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak 
melihat”  [Al-Waqi’ah : 85]

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “kamu tidak melihat” pada ayat itu
menyatakan dalil sangat jelas bahwa yang tidak kamu (manusia-pent)
lihat adalah para malaikat. Sebab ayat diatas menunjukkan bahwa
pencabut nyawa berada sangat dekat dengan manusia, dalam arti ia berada
di tempat manusia itu berada, namun manusia tidak dapat melihatnya.

Dengan demikian, yang dekat dan berada di tempat manusia (yang sedang
sakaratul maut untuk dicabut nyawanya) tidak lain adalah malaikat.
Sebab adalah mustahil jika Allah Subhanahu wa Ta’ala sendiri yang
berada di situ. Maka jelaslah bahwa yang dimaksud “lebih dekat” adalah
dekatnya malaikat.

Tinaggal sekarang permasalahannya, yaitu kalau yang dimaksud adalah
dekatnya malaikat, mengapa kata-kata “dekat” kemudian disandarkan
kepada Allah, yakni : “Kami lebih dekat kepadanya”. Adakah contoh
ungkapan lain dalam Al-Qur’an yang menandaskan bahwa sesuatu
disandarkan kepada Allah, tetapi maksudnya adalah malaikat?

Jawaban Pertanyaan Pertama.
Karena malaikat itu merupakan tentara dan utusan Allah. Dan dekatnya
mereka kepada manusia hanyalah karena perintah Allah. Sehingga ketika
mereka dekat dengan manusia, maka diakuinya kedekatan itu sebagai
kedekatan Allah kepada manusia.

Jawaban Pertanyaan Kedua.
Memang ada contoh ungkapan lain dalam Al-Qur’an yang menandaskan bahwa
sesuatu disandarkan kepada Allah tetapi maksudnya adalah malaikat.
Misalnya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya 
itu”  [Al-Qiyamah : 18]

Disini Allah mengatakan : “Bila Kami (Allah) telah selesai
membacakannya”. Sedangkan yang dimaksud adalah : “Bila malaikat Jibril
telah selesai membacakan Al-Qur’an kepada Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam”. Sekalipun diakuinya bacaan itu sebagai bacaan yang
disandarkan kepada Allah dengan firmanNya : Apabila Kami (Allah) telah
selesai membacakannya” . Mengapa ? Sebab ketika Jibril membacakan
Al-Qur’an kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, hanyalah
semata-mata karena perintah Allah. Dengan demikian, boleh saja jika
kemudian Allah mengklaim bahwa bacaan Jibril tersebut sebagai bacaan
Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Begitu pula misal yang terdapat dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Maka tatkala rasa takut telah hilang dari Ibrahim dan berita
gembira telah datang kepadanya, diapun bersoal-jawab dengan Kami
tentang kaum Luth” [Hud : 74]

Kata-kata “bersoal jawab dengan Kami/Allah” maksudnya adalah bersoal
jawab dengan para malaikat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diutus untuk
menemui Ibrahim

Kesimpulan: 
Dua ayat dalam surat Qaaf 16 dan surat Al-Waqi’ah : 85 di mana Allah
Subhanahu wa Ta’ala menyatakan bahwa “Kami (Allah) lebih dekat”,
maksudnya adalah “malaikat lebih dekat” karena dekatnya malaikat
merupakan perintah Allah. Dan penafsiran ini bukan takwil terhadap
ayat-ayat sifat dan bukan pula pengalihan makna dari makna dzahirnya,
berdasarkan penjelasan yang sudah dikemukakan di muka.

Alhamdulillah.


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke