From: "Evi Hekasari" <[email protected]> Date: Mon, 7 Jun 2010 23:18:34 Jazzakallah khoir, mohon yang tahu dalil haditsnya di infokan karena ia (orang tua anak tersebut) berkeinginan kuat untuk memasukkan anaknya ke sekolah non Muslim itu...
Salam, Evi Hekasari bin Nuhazar -------Original Message------- Assalamu 'alaikum... 1. Setiap anak yang dilahirkan adalah fitrah/suci. Maka kedua orangtuanyalah yg akan menjadikannya seorang yahudi, nashrani, muslim, atau lainnya. 2. "Jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa neraka". Mendekati golongan yang sesat dan dimurkai Allah (Al-fatiha 7-8) berarti menjerumuskan anak kita kpd murka-NYA. -sekolah non muslim- 3. (Al-baqarah 120) : Orang Yahudi dan Nashrani tdk akan berhenti berusaha hingga kaum muslimin mengikuti millah (tata cara hidup) mereka. Relakah jika anak kita mendapatkan lingkungan dan pengaruh yang akan menjauhkan dirinya dan hatinya dari DienuL Islam? Saudaraku, dunia ini bukanlah tujuan akhir kita. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan keberkahan hidup manakala kita melakukan ketaatan pada-NYA dan menghindari hal2 yg dimurkai-NYA. 4. Ingatkah pada satu hadits yg menyatakan bahwa ketika manusia meninggal maka putuslah segala amalnya kecuali tiga perkara, yang salahsatunya adalah waladun shalih (anak yg shalih). Bayangkanlah kegelapan di alam kubur nanti, krn anak kita tdk tahu bgmn cara mendoakan orangtuanya. Naudzubillah... Wallahu A'lam bishowaab Wassalamu 'alaikum Imanudin Abu Hudzaifah Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! PERINGATAN DARI BAHAYA GERAKAN KRISTENISASI DAN WASILAH-WASILAHNYA. http://www.almanhaj.or.id/content/1256/slash/0 Mereka juga menyeru kepada Nasrani secara diam-diam dan terselubung serta dengan cara yang tidak langsung. Yang paling berbahaya diantaranya adalah : Melalui jasa pengobatan, memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk. Diantara faktor yang mendukung program tersebut adalah : orang-orang yang membutuhkan pengobatan, banyaknya tersebar wabah-wabah penyakit di daerah kaum muslimin khususnya, langkanya dokter-dokter muslim di beberapa negeri kaum muslimin atau bahkan kadang kala tidak ada sama sekali Diantaranya juga adalah : Kristenisasi melalui jasa pendidikan. Yaitu dengan mendirikan sekolah-sekolah dan universitas-universitas Kristen atau lembaga-lembaga pendidikan yang secara lahiriyah adalah pendidikan murni namun membawa misi Nasrani secara terselubung. Akibatnya banyak diantara kaum muslimin menyerahkan anak-anak mereka ke lembaga pendidikan tersebut hanya dengan harapan anaknya dapat mempelajari bahasa asing atau mata pelajaran tertentu. Maka jangan tanya seberapa besar kesempatan yang diberikan kaum muslimin kepada umat Nasrani tatkala mereka telah menyerahkan buah hati mereka yang masih kanak-kanak atau mendekati usia baligh, masa yang ketika itu akal mereka masih kosong dan siap menerima apa saja ! Ya, apa saja!. Dianataranya juga adalah kristenisasi melalui media-media informasi, yaitu melalui siaran-siaran radio dan televisi yang diarahkan ke negeri-negeri Islam. Disamping siaran-siaran langsung melalui satelit akhir-akhir ini, ditambah lagi majalah-majalah, surat kabar, selebaran-selebaran yang dicetak dalam jumlah yang sangat banyak. Media-media informasi ini, mulai dari audio, visual dan tulisan, seluruhnya merupakan katalis penyebaran kristenisasi melalui cara-cara berikut : [a] Seruan kepada agama Nasrani dengan menonjolkan keutamaannya, kasih sayang dan kesantunannya yang semu kepada seluruh umat manusia. [b] Melemparkan syubhat ke dalam aqidah dan syiar kaum muslimin serta syubhat tentang hubungan kaum muslimin terhadap mereka. [c] Menyebarkan pornogarafi dan barang-barang pembangkit syahwat dengan tujuan merusak orang-orang yang melihatnya, merobohkan pilar akhlak mereka dan mengotori kehormatan diri mereka serta menghilangkan rasa malu dari diri mereka. Pada akhirnya menggiring mereka kepada penghambaan diri mereka kepada syahwat dan kenikmatan sesaat yang rendah. Melalui cara tersebut mereka dengan mudah dapat melancarkan dakwah kepada apa saja ! Hingga kepada kemurtadan dan kekufuran kepada Allah sekalipun ! Wal iyadzubillah! Yaitu setelah tercabut akar keimanan dari hati dan hilangnya fanatisme kepada Islam di dalam jiwa!
