Assalamu'alaikum warohmatullahi wa baro kaatuh
Berikut saya kutipkan fatwa tentang palestina dari situs almanhaj.

FATWA PALESTINA

Oleh
Lajnah Da`imah Lilbuhuts al-Ilmiyah Wa al-Ifta`
http://www.almanhaj.or.id/content/2542/slash/0

Komite Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah Dan Fatwa (Lajnah Da`imah Lilbuhuts 
al-Ilmiyah Wa al-Ifta`) mengeluarkan penjelasan tentang peristiwa pembunuhan, 
pengepungan dan pengeboman yang terjadi di Jalur Ghaza.

Berikut ini adalah teks penjelasan tersebut :

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ، 
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ 
الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ 
نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ 
وَصَحْبِهِ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ 
بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. 
وَبَعْدُ :

Komite Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa (Lajnah Dâ`imah lilbuhûts 
al-Ilmiyah wa al-Iftâ`) di Saudi Arabia merasa berduka cita dan merasakan 
sedih atas apa yang sedang menimpa saudara-saudara kita di Palestina, khususnya 
di Ghaza berupa kezhaliman, pembunuhan terhadap anak-anak, wanita dan 
orang-orang jompo, merusak kehormatan dan penghancuran terhadap rumah-rumah dan 
tempat-tempat strategis serta menebarkan rasa takut. Ini jelas merupakan 
kejahatan dan kezhaliman terhadap masyarakat Palestina.

Peristiwa menyedihkan ini seharusnya menjadikan kaum Muslimin bersatu bersama 
kaum Muslimin Palestina, saling tolong-menolong bersama mereka, membantu serta 
berupaya keras menghilangkan kezhaliman ini dari mereka dengan berbagai sebab 
dan sarana yang bisa dilakukan. Sebagai wujud ukhuwah Islamiyah dan ikatan 
iman. Allah Azza wa Jalla berfirman :

"Sesungguhnya orang-orang Mu'min itu bersaudara". [al-Khujurât/49:10]

Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman :

"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) 
menjadi penolong sebagian yang lain". [at-Taubah/9:71]

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ 
يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا وَشَبَّكَ بَيْنَ 
أَصَابِعِهِ

"Seorang Mukmin dengan Mukmin lainnya seperti bangunan yang saling 
mengokohkan’. Dan beliau menjalin antara jari-jemari beliau" [Muttafaq 
‘Alaihi].

Beliau juga bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ 
وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ 
الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ 
تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ 
بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

"Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan, kasih dan sayang mereka seperti 
satu tubuh. Apabila aa salah satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan 
seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur". [Muttafaq ‘Alaihi].

Juga beliau bersabda:

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا 
يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ 
وَلاَيَسْلِمُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ رواه مسلم

"Seorang Muslim adalah saudara Muslim lainnya, ia tidak menzhaliminya, tidak 
merendahkannya, tiak menyerahkannya (kepada musuh) dan tidak menghinakannya" 
[HR Muslim]

Pertolongan ini mencakup banyak hal sesuai dengan kemampuan dan keadaan, baik 
bantuan itu berwujud materi ataupun maknawi (spirit); baik yang berasal dari 
individu-individu kaum Muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian dan 
lain sebagainya, atau pun bantuan dari pihak negara-negara arab dan Islam 
dengan mempermudah pendistribusian bantuan-bantuan tersebut kepada kaum 
muslimin yang membutuhkan bantuan serta mengambil sikap yang benar serta 
membela kepentingan kaum Muslimin yang sedang membutuhkan bantuan itu di 
berbagai acara, perkumpulan dan pertemuan tingkat internasional atau nasional. 
Semua ini termasuk tolong-menolong pada kebenaran dan taqwa yang diperintahkan 
dalam firman Allah Azza wa Jalla :

"Tolong-menolonglah kalian diatas kebaikan dan takwa". [al-Mâidah/5:2].

Juga termasuk membantu adalah memberikan nasehat dan menunjukkan sesuatu yang 
membawa kebaikan dan kemaslahatan buat mereka. Diantara bantuan yang teragung 
adalah berdo’a buat mereka di setiap waktu, semoga Allah k menghilangkan 
cobaan dan musibah besar ini, memperbaiki keadaan mereka dan meluruskan amal 
dan perkataan mereka.

Demikian. Dan kami berwasiat kepada saudara-saudara kami kaum Muslimin di 
Palestina agar tetap bertaqwa kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya, 
sebagaimana kami juga mewasiatkan kepada mereka agar bersatu dalam kebenaran, 
tidak berpecah belah dan tidak bertikai serta tidak memberikan kesempatan 
kepada musuh untuk menghina dan berbuat lebih zhalim lagi.

Kami menganjurkan kepada saudara-saudara kami untuk melakukan tindakan-tindakan 
dalam rangka menghilangkan kezhaliman di daerah mereka sambil terus beramal 
dengan ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, mengharapkan ridha-Nya dan 
isti’anah (memohon bantuan) kepada Allah melalui kesabaran dan shalat serta 
tetap bermusyawarah dengan para ulama dalam segala urusan mereka. Karena itu 
adalah tanda mendapatkan hidayah dari Allah.

Sebagaimana juga kami mengajak para cendikiawan dunia dan masyarakat 
internasiobnal secara umum agar melihat musibah ini dengan baik dan adil untuk 
memberikan masyarakat Palestina apa yang menjadi hak-hak mereka dan 
menghilangkan kezhaliman. Sehingga mereka bisa hidup mulia. Dan pada kesempatan 
ini juga, kami berterima kasih kepada semua negara dan individu yang telah 
berperan dalam membela dan membantu kaum Muslimin Palestina.

نَسْأَلُ اللهَ بِأَسْمَائِهِ الْحُسْنَى 
وَصِفَاتِهِ الْعُلاَ أَنْ يَكْشِفَ 
الْغُمَّةَ عَنْ هَذِهِ الأُمَّةِ ، وَأَنْ 
يُعِزَّ دِيْنَهُ ، وَيُعْلِيَ كَلِمَتَهُ 
وَأَنْ يَنْصُرَ أَوْلِيَاءَهُ ، وَأَنْ 
يَخْذُلَ أَعْدَاءَهُ ، وَأَنْ يَجْعَلَ 
كَيْدَهُمْ فِي نُحُوْرِهِمْ ، وَأَنْ 
يَكْفِيَ الْمُسْلِمِيْنَ شَرَّهُمْ ، 
إِنَّهُ وَلَيُّ ذَلِكَ وَالْقَادِرُ 
عَلَيْهِ

Kami memohon kepada Allah Azza wa Jalla dengan nama-nama-Nya yang paling baik 
dan sifat-sifat-Nya yang paling tinggi agar menghilangkan penderitaan dari umat 
ini, agar menjadikan agama ini berjaya, agar meninggikan kalimat-Nya serta 
membantu para wali Allah, agar menghinakan para musuh-musuh-Nya, agar 
membalikkan tipu daya para musuh ini kepada mereka sendiri dan agar melindungi 
kaum Muslimin dari kejahatan musuh-musuh-Nya. Sesungguhnya Allah Mahakuasa 
untuk melakukan itu.

وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَى نَبِيِّنَا 
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ 
تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ 
الدِّيْنِ

Mufti Kerajaan Saudi Arabia dan Ketua Majlis Ulama Besar
Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Syaikh
Riyadh, tanggal 3 Muharam 1430 H / 31 Desember 2008 M
Sumber : www.saaid.net. Diterjemahkan oleh Kholid Syamhudi.

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 11/Tahun XII/1430H/2009M. Penerbit 
Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Almat Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 
Selokaton Gondangrejo Solo 57183. telp. 0271-5891016]

Kirim email ke