From: Yoga Suhartanto <[email protected]>
Date: Sun, 13 Jun 2010 21:05:34
Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh,
Afwan apa ada yang pernah memiliki pengalaman dengan penyakit wasir, 
mohon share info cara mengatasinya serta mengobatinya. Jazakumullahu khoir
Wassalamualaikum warohmatullah wabarokatuh

Alhamdulillah,
Dibawah ini saya salinkan sekilas tentang Penyakit Wasir dari situs almanhaj, 
semoga bermanfaat.

PENYAKIT WASIR
http://www.almanhaj.or.id/content/615/slash/0
        
Penyakit ini bisa menyerang pada usia produktif, yaitu usia sekitar 
18-55 tahun, merupakan usia yang optimal untuk bekerja dan beraktifitas.
Namun terkadang, aktifitas bisa sedikit menjadi terhalang karena wasir 
menyerang. Penyakit wasir, membuat seseorang tak bias leluasa duduk 
dengan tenang ataupun terlalu lama di kamar mandi, disebabkan tidak 
merasa nyaman untuk buang air besar. 

APAKAH WASIR ITU?
Wasir atau ambein (hemorrhoid) merupakan pembengkakan pembuluh darah 
balik pada dubur atau anus (di daerah rectum), kadang teraba seperti 
benjolan atau bola kecil. Di daerah rectum ini, memang banyak terdapat 
pembuluh darah balik (vena) yang disebut pembuluh darah vena 
haemorrhoidalis. 

Pada penderita wasir, pembuluh darah ini dan jaringan sekitarnya bisa 
membengkak, melebar, robek, berdarah dan meradang. Pembuluh darah dan 
jaringan sekitarnya (otot-otot) merupakan bantalan di daerah dubur 
(rectum) yang berfungsi  sebagai katup untuk membantu otot-otot anus 
menahan tinja. Sehingga apabila bantalan ini terganggu, dengan otomatis 
BAB (buang air besar) juga tak selancar biasanya.

Wasir atau ambein bisa menimpa siapa saja, baik lelaki ataupun perempuan
pada usia dewasa. Penyakit ini jarang ditemui pada anak-anak dan lansia
(lanjut usia). 

WASIR, PERLU DIKETAHUI PENYEBABNYA
Sampai saat ini belumlah diketahui secara pasti kenapa terjadi wasir 
pada seseorang. Faktor keturunan juga berpengaruh penting untuk 
mencetuskan seseorang terkena wasir atau tidak. Jadi kenapa si Fulan  
biasa kambuh dengan wasirnya, tetapi si Fulan B tidak pernah menderita 
wasir, ini karena pengaruh faktor keturunan. 

Ada lagi beberapa orang yang mempunyai potensi besar terkena wasir, 
yaitu mereka yang jarang berolahraga, atau bekerja dengan posisi duduk 
terlalu lama, atau mereka yang bekerja dengan posisi sering berjongkok. 

Wanita hamil juga perlu waspada dengan wasir. Dengan kehamilan atau 
adanya perkembangan janin, maka terjadi hambatan aliran balik pembuluh 
darah ke arah jantung. Hal ini juga tampak di bagian bawah pembuluh 
darah pada kaki sang ibu hamil yang tampak biru dan berkelok-kelok, 
akibat hambatan aliran darah tersebut. Disamping itu, perubahan hormonal
saat kehamilan bisa mencetuskan timbulnya wasir. Wasir pun akan 
menghilang dengan sendirinya pada seorang ibu jika janin telah keluar. 

Beberapa pencetus munculnya wasir yang lain, bisa lantaran makan makanan
pedas-pedas, tinja yang keras, sembelit (konstipasi), radang atau luka 
di dubur karena seringnya diare, dan lain-lain. 

KELUHAN DAN GEJALA WASIR 
Jika kita sering merasa sakit pada dubur ketika duduk terlalu lama atau 
keluar darah ketika BAB, maka perlu mewaspadai terkena wasir. Namun 
seringkali kita kurang perhatian terhadap gejala-gejala demikian; 
mungkin karena malu atau menganggap wasir bukan sebagai gejala penting 
untuk segera disembuhkan. Padahal jika sedang kambuh, wasir bisa sangat 
mengganggu aktifitas. 

Perdarahan saat BAB, bisa sedikit, namun juga bisa cukup banyak, bahkan 
kadang-kadang sampai mengucur dan ini merupakan gejala pertama wasir. 
Darah yang keluar dari dubur ini berwarna merah muda atau segar. Pada 
umumnya, dalam keluhan ini, penderita belum merasakan sakit. 

Keluhan kedua yang sering ditemukan, adalah adanya sesuatu yang 
mengganjal atau benjolan yang keluar setelah BAB. Gejala ini 
mengakibatkan kegiatan BAB belum tuntas sehingga penderita mengejan 
lebih kuat lagi. Keadaan ini malah menyebabkan  gejala wasir menjadi 
semakin parah.

Seperti halnya penyakit lain, wasir juga mengenal beberapa tingkatan. 
Pada tingkatan pertama, pada dubur terdapat benjolan kecil. Pada tingkat
kedua benjolan tersebut mulai membesar. Tingkat ketiga benjolan keluar 
dari dubur tapi bisa masuk kembali. Sedangkan pada tingkat keempat, 
benjolan sudah keluar dari dubur dan tidak bisa masuk kembali tanpa 
dibantu dengan tangan. 

Sejumlah penyakit juga bisa memperburuk kondisi wasir pada seseorang. 
Perlu hati-hati, bagi mereka yang sudah terkena penyakit gula (diabetes 
mellitus), jantung, liver, dan orang dengan pengobatan pengencer darah. 

Sebenarnya ada dua jenis wasir, yakni wasir dalam dan luar. Wasir luar 
mudah diketahui karena terbentuk di luar atau pada bagian usus besar 
yang terletak di perbatasan antara dubur dan usus besar. Sedangkan wasir
dalam terbentuk di dalam usus besar, tepatnya di daerah kulit dan 
tertutup oleh selaput lendir. 

Jika wasir masih dalam tingkat 1 dan 2, cukup diberi obat-obatan saja. 
Namun kalau wasir sudah tingkat 3 dan 4, maka perlu dilakukan tindakan 
operasi. 

ANTISIPASI SEBELUM PARAH
Untuk mencegah kambuhnya wasir, dan juga bagi kita yang tidak ingin 
ditimpa penyakit ini, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan : 

a. Makanlah dengan diet yang selalu mengandung cukup serat, yaitu 
sayuran dan buah-buahan untuk mencegah konstipasi (sembelit) dan 
mengejan. 

b. Hindari mengkonsumsi secara berlebihan jenis makanan yang mengandung 
karbohidrat dan protein hewani, tetapi perbanyaklah  minum air putih. 

c. Sering berolahraga. Dengan olahraga akan memperlancar proses BAB. 
Demikian juga, tinja akan menjadi lembek. Apabila olahraga dilakukan 
secara rutin, jelas akan memperkecil resiko terjadinya wasir.

d. Hindari posisi berdiri, jongkok dan duduk yang terlalu lama. 

e. Lakukan relaksasi anggota tubuh bagian bawah (kaki) dengan cara 
berbaring dan terlentang atau apabila tidur, posisi kepala lebih rendah 
dari posisi kaki. Jadi usahakanlah kaki diangkat dengan beberapa bantal,
supaya aliran darah balik mengalir lancar.

f. Demikian juga untuk memperlancar aliran darah balik, boleh melakukan 
pijat atau massage  di seluruh anggota tubuh. 

Selain melakukan hal-hal di atas, jika suatu saat wasir kambuh, maka di 
bawah ini, ada beberapa anjuran sementara, supaya kondisi tidak semakin 
parah : 

a. Berendamlah dalam air garam yang hangat selama 15 menit. 

b. Bersihkanlah anus atau dubur secara perlahan-lahan dengan tissue 
tanpa mengusap. 

c. Oleskan salep atau masukkan tablet khusus wasir pada lubang anus. 

d. Kalau tidak ada salep atau obat khusus, bisa digunakan minyak habba 
sauda, baik dioleskan di lubang dubur yang terkena wasir. Minyak ini 
baik juga untuk diminum. Apabila tidak mendesak, minumlah laxative 
(pilih jenis minyak mineral) untuk mengatasi sembelit. Minum minyak ini 
(juga minyak habba sauda). Sebaiknya tidak bersama makanan, atau 
usahakan perut dalam keadaan kosong. [dr. Ira Enjang Ummu ‘Izzah]

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 11/Tahun IX/1426H/2005M. 
Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Alamat Jl. Solo-Puwodadi
Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183, Telp. 0271-761016].                      


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke