Wa'alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh Akhi, bayi ana mengalami sama persis spt yg antum ceritakan. Namun tidak hanya tiap malam tapi jg disiang hari tapi hanya sebentar. Ana sudah mempunyai anak 4, dan dari semua anak yg terakhir inilah yg tidak biasa. Dan ana baru pindah rumah, tetangga2 saya juga sering diganggu oleh syaiton bukan cuma anak kecil bahkan orang dewasa, krn itu ana lgsg berkesimpulan anak ana diganggu syaiton dari golongan jin krn tidak biasanya bayi spt itu.
Langkah yg ana ambil adalah ikhlas menerima cobaan yg diberikan Allah, dan mengambil hikmahnya, mungkin Allah memberi cobaan ini adalah agar kami sekeluarga lebih giat bertaqwa. Selanjutnya melakukan ru'yah dg membacakan Alquran. Pada awalnya membutuhkan waktu yg lama hingga bayi bener2 terbebas gangguan pd malam itu. Kemudian kamipun giat melakukan hal2 yg memperkuat iman serta menghindari hal2 yg melemahkan iman, setiap ada waktu luang kami membaca Alquran, ternyata hikmahnya hati kami menjadi tentram, dan rasanya tiap waktu selalu merindukan untuk membaca Alquran. Saran saya, jangan memanggil peruqyah krn salah satu ciri orang yg masuk surga tanpa hisab adalah tidak pernah minta diruqyah. Cobalah meruqyah diri sendiri atau anak antum yg msh bayi tsb, dan lakukan dzikir pagi dan petang kemudian sebelum maghrib datang tutuplah pintu2 rumah, jgn biarkan anak2 berada diluar ketika maghrib, krn syetan tidak akan masuk dalam rumah yg pintunya tertutup dan ketika memasukinya mengucapkan nama Allah. Alhamdulillah bayi anak skrg sudah normal nangisnya, yaitu jika menangis menandakan lapar atau gerah, bukan krn hal2 yg tidak wajar. 2010/7/7 abdul rahman <[email protected]> > > > Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..Ikhwah Fillah,.. > Adakah > penjelasan syar'i dari masalah ini :Seorang bayi tiap malam > menangis dan tdk mau tidur, matanya selalu menatap ke langit2 lalu menangis > > kencang dan tubuhnya gemetar seperti melihat sesuatu yang menakutkan,. > bagaimanakah solusinya?? perlukah di Ruqyah bayi tersebut?? > > Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,. > > >
