Wa'alaykumus salam warohmatullohi wabarrokatuh

*"Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus maka
ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena
jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu
diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa (QS. Al An'am: 153)*

Ukhti, semoga Allah Subhaana wa Ta'ala memberi petunjuk bagimu.
Pemahaman tersebut tidak pernah di ajarkan dalam Dien kita ini.
Dulu ana juga berguru kesana malah sampai 11 tahun lamanya dan Alhamdulillah
bisa keluar dan bertemu dengan manhaj Shalafus Shalih yang haq ini. Bahkan
saudari ana sampai saat ini masih berguru kesana.

Pengalaman ana belajar disana, kita kalau sudah banyak mengaji dengan cara
metode yang mereka ajarkan maka akan ada khodam yang senantiasa bersama kita
dan melindungi kita. Dalam metode mereka kita tidak boleh membaca ta'awwudz
juga Bismillah. Bahkan dalam kehidupan sehari-haripun kita diwajibkan
meninggalkan Basmallah. Gak boleh berdzikir dan berdoa. Hanya membaca
ayat-ayat Al Qur'an tanpa ta'awwidz dan Basmallah. Mereka juga mengeluarkan
tabloit yang bernama "Khalifah" dan perguruan mereka biasa disebut Qitri.

Demikian hanya sekelumit keterangan yang berdasarkan dari pengalaman pribadi
ana sendiri. Semoga Allah melindungi ukhti dari dari subhat-subhat dan
pemahaman mereka yang sangat-sangat sesat.

*"Allah Pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari
berbagai kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang
kafir' pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari
cahaya kepada berbagai kegelapan (kekafiran)" (QS. Al Baqarah: 257)*


Ummu Haura, Bintaro




Pada 1 Juli 2010 10:02, Humeyra <[email protected]> menulis:

> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
>
> Maaf, Saya mau tanya tentang sebuah metode mengenai karakter melalui
> tadarus Al-Quran. Info yang saya dapat bahwa metoda tersebut mengajarkan
> bahwa setiap manusia memiliki juz nya masing-masing (berbeda) sesuai dengan
> kepribadiannya.
> Jika sudah mengetahui juz kita (berdasarkan hitungan nama), maka jika kita
> dalam kesulitan lalu membaca juz yang ditentukan tadi (misalnya juz 14),
> kesulitan akan hilang.
> Bagaimana menurut al qur’an dan sunnah tentang hal ini?
>
> Jazakumullaahu khairan katsiyran
> Wassalamu'alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh
>

Kirim email ke