From: [email protected]
Date: Tue, 10 Aug 2010 18:10:01 -0700
assalamu'alaykum warohmatulloh wabarokatuh
Ana ada satu pertanyaan, apakah bulan Ramadhon bukan bulan suci ? menurut rekan 
yang tepat adalah bulan Mubarok (yang penuh berkah), apakah benar demikian ?
Jazakallah
===========

Maksud penuh berkah, dikarenakan di bulan ramadhan Allah memberkahinya dengan 
banyak keutamaan sebagaimana dalam penjelasan berikut ini.
Wallahu 'alam

[1]. Bulan Al-Qur'an
http://www.almanhaj.or.id/content/1069/slash/0

Allah menurunkan kitab-Nya yang mulia sebagai petunjuk bagi manusia, obat bagi 
kaum mukminin, membimbing kepada yang lebih lurus, menjelaskan jalan petunjuk. 
(Al-Qur'an) diturunkan pada malam Lailatul Qadar, suatu malam di bulan 
Ramadhan. Allah berfirman.

"Artinya : (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang 
di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan 
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan 
yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat 
tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan 
barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah 
baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang 
lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran 
bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu 
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu 
bersyukur" [Al-Baqarah : 185]

Ketahuilah saudaraku -mudah-mudahan Allah meberkatimu- sesungguhnya sifat bulan 
Ramadhan adalah sebagai bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an, dan kalimat 
sesudahnya dengan huruf (fa) yang menyatakan illat dan sebab : "Barangsiapa 
yang melihatnya hendaklah berpuasa" Memberikan isyarat illat (penjelas sebab) 
yakni sebab dipilihnya Ramadhan adalah karena bulan tersebut adalah bulan yang 
diturunkan padanya Al-Qur'an.

[2]. Dibelengunya Syaithan, Ditutupnya Pintu-Pintu Neraka dan Dibukanya 
Pintu-Pintu Surga
Pada bulan ini kejelekan menjadi sedikit, karena dibelenggu dan diikatnya 
jin-jin jahat dengan salasil (rantai), belenggu dan ashfad. Mereka tidak bisa 
bebas merusak manusia sebagaimana bebasnya di bulan yang lain, karena kaum 
muslimin sibuk dengan puasa hingga hancurlah syahwat, dan juga karena bacaan 
Al-Qur'an serta seluruh ibadah yang mengatur dan mebersihkan jiwa. Allah 
berfirman.

"Artinya : Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas 
orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" [Al-Baqarah : 183]

Maka dari itu ditutupnya pintu-pintu jahannam dan dibukanya pintu-pintu surga, 
(disebabkan) karena (pada bulan itu) amal-amal shaleh banyak dilakukan dan 
ucapan-ucapan yang baik berlimpah ruah (yakni ucapan-ucapan yang mengandung 
kebaikan banyak dilafadzkan oleh kaum mukminin-ed).

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Jika datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga [dalam 
riwayat Muslim : 'Dibukalah pintu-pintu rahmat"] dan ditutup pintu-pintu neraka 
dan dibelenggu syetan" [Hadits Riwayat Bukhari 4/97 dan Muslim 1079]

Semuanya itu sempurna di awal bulan Ramadhan yang diberkahi, berdasarkan sabda 
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Jika telah datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para syetan 
dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu-pintu neraka, tidak ada satu pintu-pintu 
yang dibuka dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu pintu-pun yang 
tertutup, berseru seorang penyeru ; "Wahai orang yang ingin kebaikan 
lakukanlah, wahai orang yang ingin kejelekan kurangilah. Dan bagi Allah 
mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka, itu terjadi pada setiap 
malam" [Diriwayatkan oleh Tirmidzi 682 dan Ibnu Khuzaimah 3/188 dari jalan Abi 
Bakar bin Ayyasy dari Al-A'masy dari Abu Hurairah. Dan sanad hadits ini Hasan]

[3]. Malam Lailatul Qadar
Engkau telah mengetahui, wahai hamba yang mukmin bahwa Allah Jalla Jallaluhu 
memilih bulan Ramadhan karena diturunkan padanya Al-Qur'an, dan mungkin untuk 
mengetahui hal ini dibantu qiyas dengan berbagai cara, diantaranya.

[a] Hari yang paling mulia di sisi Allah adalah pada bulan diturunkannya 
Al-Qur'an hingga harus dikhususkan dengan berbagai macam amalan. Hal ini akan 
dijelaskan secara terperinci dalam pembahasan malam Lailatul Qadar, Insya Allah.

[b] Sesungguhnya jika satu nikmat dicapai oleh kaum muslimin, mengharuskan 
adanya tambahan amal sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah. Hal ini 
berdasarkan firman Allah setelah menceritakan sempurnanya nikmat bulan Ramadhan.

"Artinya : Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu 
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu 
bersyukur" [Al-Baqarah : 185]

Firman Allah Tabaraka wa Ta'ala setelah selesai (menyebutkan) nikmat haji.

"Artinya : Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah 
(dengan menyebut) Allah. Sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) 
nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikir lebih banyak dari itu" [Al-Baqarah : 
200]


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke