Akhiy... periksa saja beberapa riwayat berikut ini. Apakah Rasulullah dan para 
sahabat ketika shalat malam dibulan Ramadhan mengadakan doa-doa seperti itu? 
Mari...!
1. Dari 'Aisyah radhiallaahu'anhaa,:Pada suatu malam, Rasulullah shalat di 
masjid. Orang2 lalu shalat bersama beliau. Pada malam berikutnya beliau shalat 
lagi dan orang-orang kian bertambah banyak. Mereka kemudian berkumpul pada 
malam ketiga atau keempat namun Rasulullah tidak keluar menemui mereka. Ketika 
pagi tiba, beliau bersabda, "Aku telah melihat apa yang kalian perbuat.

Tidak ada yang menghalangiku untuk keluar mnemui kalian. Hanya saja, aku 
khawatir bila shalat itu diwajibkan atas kalian'. Saat itu adalah bulan 
Ramadhan." (Muttafaqun 'alaihi (Shahih Muslim (no.761).(Shahiih Bukhari (fathul 
baari) (no.1129) ada pula di buku shalat-shalat sunnah Rasulullah karya Dr. 
'Abdul 'Azhim bin Badawi al-Khalafi).
Kemudian 2. Dari 'Abdurrahman Al Qari, dia berkata, "Pada sebuah malam 
Ramadhan, aku keluar bersama 'Umar bin Al Khattab radhiyallaahu'anhu ke masjid. 
Orang2 ternyata terpecah berkelompok-kelompok. Ada seorang laki-laki yang 
shalat sendirian. Ada pula yang shalat sendirian. Ada pula yang shalat 
sendirian kemudian beberpa orang mengikutinya. 'Umar lalu berkata, "Sungguh aku 
mempunyai pandangan seandainya kukumpulkan mereka di bawah satu pembaca (imam), 
niscaya akan lebih baik.' Dia ('Umar) kemudian bertekad dan menyatukan mereka 
di belakang Ubay bin Ka'b. Pada suatu malam yang lain, aku keluar bersamanya di 
mana orang-orang sedang shalat bersama imam mereka. 'Umar berkata, "ini adalah 
sebaik-baik bid'ah. Adapun yang tidur pada saat ini lebih baik daripada yang 
sedang shalat-maksudnya, mengerjakannya di akhir malam lebih baik-karena saat 
itu orang-orang mengerjakannya pada awal malam. (Shahih: {Mukhtashar Shahih Al 
Bukhari no.986} {Muwaththa' oleh Imam Malik (85, no.247). Sahih al bukhari 
(fat-hul baari) (IV/250, no.2010)).
Jelaslah doa-doa dalam tarawih itu tidak ada contoh dari riwayat diatas. 
Anapun sempat bertanya kpd pelaku doa2 tsb, walhasil tidak tahu menahu dari 
mana pengambilan dasar secara ilmiyah.


Dari Ummul Mukminin Ummu Abdillah 'Aisyah radhiallaahu'anhaa diriwayatkan
 bahwa ia berkata:"Rasulullah bersabda:" Barangsiapa mengada-adakan perkara 
baru dalam urusan agama kami yang tidak ada perintah dari-Nya, maka akan 
tertolak." (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Wallahua'lam.

--- On Thu, 8/19/10, zoel rahmi <[email protected]> wrote:

From: zoel rahmi <[email protected]>
Subject: [assunnah] doa di sela sela tarawih dan doa kamilin
To: [email protected]
Date: Thursday, August 19, 2010, 1:53 AM







 









      Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,



Ana mau tanya di mushola tempat ana shalat selalu ada doa di sela sela dua 
rakaat tarawiah dan setelah witir selalau ada doa kamilin. Adakah doa seperti 
ini disyariatkan dalam islam.



wassalam,

zolerahmi























      

Kirim email ke