Bismillaah..
menurut sepengetahuan ana, tidak ada larangan dalam masalah ini..jadi antum 
bisa bergeser kemana saja di dalam masjid setelah sholat untuk berdzikir..tapi 
dengan memperhatikan jangan sampai lewat di depan orang yg sholat,karena sudah 
jelas larangan Rasulullah -'alaihis sholaatu was salaam- dalam hal ini..
dan ada sedikit catatan jika antum mau bergeser, bahwasanya Rasulullah 
-'alaihis sholaatu was salaam- tidak pindah dari posisi duduknya kecuali 
setelah membaca istighfar 3 kali dan membaca :

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ , تَبَارَكْتَ يَا ذَا 
الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

telah diriwayatkan sebuah hadits :

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا سَلَّمَ لَمْ 
يَقْعُدْ إِلاَّ مِقْدَارَ مَا يَقُولُ « اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ 
السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ ». وَفِى رِوَايَةِ ابْنِ 
نُمَيْرٍ « يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ ».

dari 'Aisyah -radhiyallaahu 'anhaa- dia berkata; "Setelah mengucapkan salam , 
tidaklah Nabi -'alaihis sholaatu was salaam- tetap berada dalam posisi duduknya 
, melainkan selama waktu membaca :

اللَّهُمَّ
 أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ , تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلاَلِ
وَالإِكْرَامِ

dalam riwayat Ibnu Numair akhirnya berbunyi :

يَا ذَا
 الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

hadits ini shohih diriwayatkan oleh imam Muslim dalam kitab Shohihnya, hadits 
no. 592.

wallaahu ta'aalaa a'lam

Abu Hilyah

--- Pada Rab, 3/11/10, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: [assunnah] Meninggalkan tempat sholat
Kepada: "asunnah" <[email protected]>
Tanggal: Rabu, 3 November, 2010, 11:22 PM







 









      Ana mau tanya bagaimana hukummya jika selesai sholat kita bergeser dari 
tempat kita sholat (kedepan / kebelakang) agar duduknya lebih leluasa untuk 
berdzkir.

Syukron

Dedi Sulistiyono






















Kirim email ke