sedikit menambahkan, pertanyaan ini pernah ditanyakan kepada ust firanda di
streaming radiomuslim beberapa bulan yang lalu pada saat mengisi kajian syarh
umdatul ahkam. Kalau shalat jamaah memang wajib di masjid sebgaimana yang
disampaikan akh agung, tapi menurut ust firanda, tidak perlu mengulangi shalat
lagi di rumah dengan istri karena tidak ada contoh dari sahabat.
-----
Silahkan kalau ada riwayat/contoh dari Nabi+sahabat agar di share ke milis ini.
Tambahan dari saya: Adapun riwayat yang menceritakan bahwa sahabat Muadz
radhiyallahu 'anhu ikut jamaah dengan Nabi kemudian pulang lalu shalat lagi
mengimami kaumnya. Hal ini berbeda dengan seorang suami yang sudah shalat wajib
berjamaah kemudian shalat lagi mengimami istrinya. Karena sahabat Muadz suda
diijinkan oleh Nabi.
Wallahu a'lam.
Mungkin ada ikhwan yang bisa menambahkan

Muhammad Taufik


________________________________
Dari: agung bowo <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jum, 5 November, 2010 16:58:00
Judul: Re: [assunnah]>> OOT:sholat berjamaah<<


Wa 'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Setahu saya, sholat berjamaah bagi laki2 adalah wajib. Sehingga untuk antum
lebih utama sholat berjama'ah di masjid. Setelah itu antum pulang, dan sholat
mengimami Istri.

Demikian menurut apa yang saya tahu. BIla ada teman2 yang lebih, silahkan untuk
berbagi ilmu.
Wallahu a'lam.

WAJIBNYA PELAKSANAAN SHALAT DENGAN BERJAMA’AH
http://www.almanhaj.or.id/content/734/slash/0
MENDENGARKAN ADZAN TAPI TIDAK DATANG KE MASJID
http://www.almanhaj.or.id/content/698/slash/0
WAJIBNYA SHALAT BERJAMA’AH
http://www.almanhaj.or.id/content/1140/slash/0

----- Original Message ----
From: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Mon, November 1, 2010 9:53:45 PM
Subject: [assunnah] OOT:sholat berjamaah
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
Langsung saja, saya ingin bertanya keutamaan sholat berjamaah.
Lebih utama mana sholat berjamaah dimasjid atau sholat berjamaah dengan istri,
dg tujuan mendidik sholatnya istri dan membentuk kebersamaan dlm beribadah?.

Sehubungan dg keluarga tsb baru menikah dan pengetahuan agama istri yg kurang.

Lebih dan kurangnya saya mohon maaf. Terima kasih sebelumnya.
Wassalamu'laikum warohmatullohi wabarokatuh.




Kirim email ke