Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,

Afwan akh ana enggak bisa menjawab tentang medisnya soalnya enggak punya 
kapabilitas tentang kedokteran
Hanya sedikit sharing pengalaman ana yg kebetulan hampir sama.

Pernah anak ana yg baru berumur 4 bulan terjatuh dari tempat tidur yg tingginya 
sekitar 80cm
Dengan posisi kepala duluan yg membentur lantai, reaksinya anak ana langsung 
nangis dan muncul benjolan di kepala,
Jujur ana panik sekali sehingga langsung ana bawa ke rumah sakit & konsultasi 
dengan dokter spesialis syaraf anak saat itu juga.
Alhamdulillah setelah di periksa menurut dokter spesialis syaraf anak tersebut 
tidak apa-apa. Tidak perlu CT Scan.
Respon syaraf anak normal. Ana di suruh pulang & Observasi di rumah selama 3 
hari, kalau badannya tidak panas
Dan tidak muntah-muntah tidak usah balik lagi, tetapi kalau panas & 
muntah-muntah segera balik untuk CT Scan.
Alhamdulillah Observasi di rumah anak tidak ada timbul badan panas & 
muntah-muntah.

Saran ana kalau memang masih khawatir bawa saja ke dokter untuk pemeriksaan 
lebih lanjut.

Wassalamualaikum,

Abu Yasmin wa Aisyah


________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Zyfar Sedi
Sent: Wednesday, December 22, 2010 7:10 PM
To: [email protected]
Subject: [assunnah] OOT:Kepala Bayi Terbentur ke Lantai

Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Afwan, Tadi pagi bayi/anak ana yang berumur 1 tahun 3 bulan terjatuh dari meja 
setinggi kurang lebih 1 meter, pas mendarat bagian kepala tepatnya bagian dahi 
pada lantai keramik. Alhasil terdapat memar di sana. Begitu jatuh anak ana 
tersebut alhamdulillah nangis (berarti respon/sarafnya masih bagus) walau 
sebentar (karena memang dia kalau nangis nggak lama). Ana simpulkan, ah nggak 
apa-apa cuma dahinya saja yang benjol, toh tangan dan kakinya masih lincah 
seperti biasa.

Namun ana masih khawatir, karena itu hanya pengamatan visual saja, apakah 
(a'uudzubillahi min dzaalik) ada keretakan pada tengkorak kepalanya atau 
pendarahan pada otaknya.

Barangkali ada yang tahu, apakah kejadian seperti itu pada bayi/batita bisa 
menimbulkan seperti apa yang ana khawatirkan? Apakah perlu dan aman bila 
dilakukan CT scan?
Jazaakumullohu khoiron bila ada yang bisa memberi info.

Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
zyfar


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke