Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yth Sdr Abu Yasmin dan Aisyah,
Sangatlah beruntung bahwa istri setelah operasi kista madibula
yang menimbulkan cacad bentuk dapat dilakukan bone graft.
Itu merupakan suatu kemajuan tehnologi operasi di Indonesia.
Perihal rasa sakit dan juga rasa baal hanyalah sementara saja.
Ceriterakan pada dokternya karena ada obat untuk meredam rasa sakit.
Namun ketahuilah rasa sakit tersebut hanya sementara, lebih pendek waktunya
dan lebih kurang sakit dibanding sakit melahirkan.
saya sudah mengalami 4 kali operasi tulang !! 2 kali dikaki, karena patah 
sangat buruk;
satu kali tulang hidung (tidak dibius umum) jadi setelah selesai sangat sakit 
tetapi
relatif sebentar; kemudian operasi mandibula, bius lokal yang luas, tidak bisa 
makan enak
4 hari, setelah itu biasa lagi.
Demikian dari saya betrikut pengalaman saya sendiri.
Wassalam
Prof Salamun



To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Wed, 30 Mar 2011 09:03:31 +0700
Subject: [assunnah] OOT : Tanya kesehatan "Bone graf"






Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Afwan ikhwan semuanya postingan ana ini tentang masalah kesehatan, Mohon
bantuannya kepada para praktisi kesehatan di sini (Prof Salamun, Prof
Hilman Mahyudin, dll) tentang sakit istri ana. Istri ana sebulan yg lalu
habis operasi biopsi Kista Maxillaris dg hasil PA kista terinfeksi &
tidak ganas. Pasca operasi kami di instruksikan untuk operasi "Bone
graf" setelah kondisi kesehatan istri ana sudah membaik. Menurut
keterangan dokter tersebut Bone graf di perlukan untuk menambal rongga
ex kista yg sudah diangkat & mandibula yg mengalami defect.

Terus terang ana khawatir kalau istri ana harus di operasi lagi, takut
nanti efek samping yg terjadi pasca operasi malah tambah menyiksa istri
ana. Perlu di ketahui bahwa saat ini pasca operasi kista yg pertama
istri ana mengalami efek samping yg menurut ana meyiksa istri ana yaitu
sekitar yaitu sekitar pipi, bibir, dagu sebelah kanan mengalami 'ba'al",
jadi kalau di pegang kulitnya tidak berasa, untuk makan saja menurut
istri ana dia tidak terlalu merasakan nikmatnya masakan. Mohon
bantuannya kira-kira ana harus bagaiamana? Apakah perlu ana mencari 2nd
opinion ttg kedaan istri ana ke dokter lain?

Syukron Jazakumullahu khaoiron kashiron
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Abu Yasmin wa Aisyah



                                          

Kirim email ke