kalo ini beda kasusnya pak, gagal ginjal karena batu memang bisa disembuhkan. itupun tergantung seberapa besar derajat keparahan gagal ginjalnya...kalo operasinya terlambat, ginjalnya sudah terlanjur rusak berat ya tetep aja harus HD kronik alias HD seumur hidup. selama penyebab karena batunya diatasi, dan fungsi ginjalnya berangsur2 membaik pasca operasi, maka hemodialisa tidak diperlukan lagi...
beda kasusnya dengan kasus akh nizar...dimana sepertinya diabetes menjadi penyebab gagal ginjalnya... indikator gagal ginjal apakah perlu HD atau tidak, biasanya dokter melihat dari hasil darah faal ginjal. biasanya ureum kreatininnya akan tinggi sekali...dan pemeriksaan yang sangat spesifik adalah cretinin clearance test (CCT)....pada pasien gagal ginjal biasanya CCTnya rendah sekali, artinya ginjal sudah tidak punya kemampuan memfilter darah dari racun dan sampah organik dalam darah...akibatnya racun2 tersebut akan menumpuk dalam darah...racun yang terus bertambah, dan beredar ke seluruh tubuh itu yang kemudian mebahayakan dan mengancam nyawa: pasiennya bisa jadi sesak, penurunan kesadaran, gelisah, hingga dapat menyebabkan kematian. Naaaah fungsi ginjal yang hilang itu yang kemudian digantikan oleh dialisis. maka itu dialilis pada pasien gagal ginjal kronik adalah keharusan, tidak bisa diganti...kalo saran saya sih jangan coba2 menggunakan obat2 alternatif atau apapun...sebab obat diekskresikan di ginjal, kalo kita coba2 dengan ramuan yang ga jelas takutnya malah memperberat fungsi ginjal itu sendiri saran saya sih, kalo memang harus HD ya HD saja pak...jangan membayangkan cuci darah sebagai sesuatu yang sangat mengerikan. banyak kok pasien yang belasan tahun tetap survive dengan HD.... pilihan untuk dialisis sekarang banyak, bisa dijamin jamkesmas, kalo askes juga masuk daftar penyakit katastropik yang jaminannya lebih banyak dari pasien dengan sakit biasa... jika pilihannya untuk cuci darah biasa (HD): prosedurnya memang menyakitkan karena harus ditusuk2 dengan jarum ukuran besar, bisa diminimalkan jika pake AV shunt (cimino), seminggu bisa 2-3 kali, waktunya kurang lebih 4 jam, minum juga tetap dibatasi. agak menyulitkan untuk orang2 yang mobile dan sibuk..karena 4 jam terikat dengan mesin HD jika pilihannya peritonial dialisis: menurut pasien2 saya sih katanya lebih enak, bisa dikerjakan dimana saja, waktunya juga singkat, dan minum lebih bebas...tapi harus hati2 sekali karena sangat riskan untuk infeksi yang ideal sih sebenarnya transplantasi ginjal, askes bisa nanggung sebagian, sktm atau jamkesmas juga bisa tergantung lobby bapak dengan pemda mungkin, tapi di RSCM semuanya sudah pernah dikerjakan...tapi operasi bukan tanpa resiko juga, kalo ada penolakan dari tubuh ya ga bisa juga, belum lagi selama berapa waktu harus minum obat2 peningkat imunitas yang harganya mahal juga.... sekian semoga bermanfaat dan ibu diberikan kesehatan, semoga pilihan bapak dan keluarga yang terbaik buat ibu...saran saya jangan bayangkan segala macam prosedur medis khususnya HD itu mengerikan... di poliklinik hemodialisa RSCM bahkan ada pasien termuda dengan usia 7 tahun di HD dan banyak pasien yang belasan tahun HD mereka tetap survive kok... assalamu'alaykum --- On Wed, 30/3/11, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [assunnah] OOT : Cuci Darah To: [email protected] Date: Wednesday, 30 March, 2011, 2:18 Bismillah Pengalaman mertua ana yg di diagnosa oleh dokter terkena syaraf terjepit di bagian pinggul selama hampir 2 tahun, ternyata bukan saja syaraf terjepit, telah terjadi penumpukan batu ginjal bahkan seluruh ruang ginjalnya telah penuh dgn batu. Akhirnya terpaksa ibu mertua ana di cuci darahnya karena ginjal sudah tidak berfungsi lagi. Tapi cuci darahnya ini hanya temporer, setelah operasi pengangkatan batu ginjal dan ginjalnya kembali normal, maka sudah tidak diperlukan lagi cuci darah. Mudah2an Allah memberikan kesembuhan kepada ibu antum Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Nizar alkhotib <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 25 Mar 2011 01:45:58 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [assunnah] OOT : Cuci Darah Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.. Afwan ikhwah sekalian. pertanyaan dari ana mengenai kesehatan, Ibu ana mengidap penyakit diabetes,3 th terakhir memburuk sampai2 ginjal nya pun sudah terganggu dan dokter memerintakan utk cuci darah,yang mau ana tanyakan di sini adalah Apakah harus cuci darah? Apakah ada Alternatif lain selain cuci darah? cuci darah apakah harus seumur hidup dan brp kali waktu utk tiap bulan nya? ana sangat berharap jawaban dari antum sekalian yg faham ttg kondisi kesahatan. Jazakumullahu khaoiron kashiron.
