afwan.. ana juga ingin berbagi sedikit.. sekarang ana juga masih CPNS. Setahu ana, di tempat ana, lumayan disiplin, tidak masuk potong, telat potong, pulang sebelum waktu juga potong. Tapi ada yang jadi masalah juga. Saat kita disuruh ikut rapat luar kota, misal sampai 3 hari. tapi kadang baru 2 hari sudah selesai, dan biasanya hari pertama berangkat siang/sore.. otomatis ada waktu terbuang. terus hari ketiga kadang sudah selesai, terus di isi dengan kegiatan jalan2 ke tempat rekreasi/luar kota. Padahal kita rapat biasanya di luar kota, yang notabene biasanya sewa hotel dan ruangan. Dan memang ada aturannya, saat kita dinas luar kota, termasuk rapat semacam ini, kita dapat uang saku dan uang transport. tapi kalau kasus semacam di atas, kita rapat cuma 2 hari kurang, terus kita dapat uang harian full 3 hari, inilah yang membuat ana juga berpikir untuk keluar. sebab birokrasi semacam ini sudah terbentuk, semua sudah tahu saling tahu. afwan, mungkin tidak demikian di tempat antum. tapi inilah realita yang terjadi di tempat ana. tapi karena ana sudah nikah dan sudah ada anak sementara ana tidak ada usaha lain, jadi sementara ana jalanin yang sekarang ini dulu, dengan tetap berusaha menjaga batas2 yang bisa ana jauhi. tapi ana juga berpikir, kalau kita jauhi semua, lalu siapa yang akan merubah birokarasi pemerintahan yang semacam ini?.. inilah yang menjadi pertanyaan ana di hati. akankah kita biarkan negera kita semakin hancur?.. ataukah kita memang harus lepas dengan semua, dan kita kembali ke keluarga dan lingkungan kita tanpa mau tahu dan masa bodo dengan nasib rakyat banyak?... kasihan ana kalau lihat rakyat kecil yang terzolimi. jazakumullah khoiron katsiron.. wassalamu'alaikum....
sendi --- In [email protected], nirmalapuri@... wrote: > > Baca cerita ini gak enak banget ya. Secara Saya sekarang pns di salah satu > perusahaan milik negara. Saya pun muslim. Di sini saya hanya mengklarifikasi > berita yang aneh ini. Memang benar menjadi cpns kita akan di kasih > pengetahuan berupa pancasila, dan lain-lain. Sekarang kita khan kerja untuk > negara. Ya otomatis harus mematuhi peraturan negara lah, bukan menyembah > negara!!. > > Sekarang menjadi pns itu sudah mulai disiplin. Toh saya bisa masuk tanpa > sogok dan gak ada tuh saya dengar pakai uang kalau mau diterima. Anak deputi > saja kalau ipk nya gak cukup ya gak bisa diterima. Dan satu lagi, pns > sekarang disiplin waktu, jadi kalau telat juga kena sanksi. Jadi kalau emang > mau keluar, keluar lah, jangan menyamakan pns semua jelek. > > Terima kasih. > > Asalamuaalaikum > Sent from my BlackBerry? > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > > -----Original Message----- > From: "St. marwah Marwah" <siti_marwah78@...> > Sender: [email protected] > Date: Wed, 8 Jun 2011 13:29:38 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [assunnah] Re: Mengundurkan diri jadi CPNS > > assalamu 'alaikum.. > Afwan.. karena ana seorang akhwat mungkin jdi banyak masalah.. > Baiklah ana akan ceritakan pengalaman ana selama jadi CPNS, > ana kan CPNS pusat jadi terima SK nya di jakarta, disini dosa ana yg 1, safar > tanpa mahram. Disana terima SK, orientasi dan kewiraan. > Acara Orientasi 1 hr di jkt, disitu acara penyambutan CPNS Kemkominfo seluruh > indonesia, diawali dengan acara nyanyi2 dengan diiringi band semua lagu > kebangsaan spt lagu Indonesia Raya, Padamu negeri, Bengawan Solo, dll? dan > lagu2 pop skrg, disini dosa ana yg ke 2, ana sbg org yg sdh mengilmui ttg > haramnya musik dan nyanyian malah hanya bisa mendengar sambil beristighfar > tanpa bisa mencegah. > > Trus acara kewiraan selama 4 hr di puncak bogor yang difasilitasi tim dari > Rindam Jaya, disitu semua materi bermuatan nasionalis diberikan mulai dari > pendidikan dan pendahuluan bela negara, peraturan baris berbaris, tata > upacara sipil, peraturan penghormatan sipil, & terakhir acara renungan suci, > disitu kami disuruh cium bendera sambil menyanyikan lagu syukur, bendera > diarak keliling dihadapan peserta dan setiap peserta wajib mencium bendera. > Dan ana lagi2 cuma bisa beristighfar. > > pulang dari situ langsung masuk kantor, terbang ke sultra kendari, di kantor > suasana sangat akrab laki perempuan saling pukul saling cubit banyak becanda > mereka, dari pagi jam 8 sampai sore jam 4 gak ada yang dikerja, kebanyakan > ngobrol daripada kerjanya, gak efektif.. karena memang gak ada yang dikerja. > > Akhirnya ana ambil keputusan, lebih baik pulang, & semua hal ana serahkan > kepada Allah. ana lebih baik kembali ngajar spt dlu walaupun gaji tak > menjanjikan.. Ana tidak sanggup memikul beban dosa yang sdh terlalu banyak. > > Lain hal mungkin kalau CPNS kesehatan dan guru. wallahu a'lam ana kurang > tau.. semua terserah anti.. afwan hanya ini yang bisa ana share. > wassalam > > > --- Pada Rab, 8/6/11, ardiansyah <ardiansyaheka424@...> menulis: > > Dari: ardiansyah <ardiansyaheka424@...> > Judul: Re: [assunnah] Re: Mengundurkan diri jadi CPNS > Kepada: [email protected] > Tanggal: Rabu, 8 Juni, 2011, 12:45 AM > On 6/7/2011 4:32 PM, St. marwah Marwah wrote: > > > Wa'alaikumussalam.. > > Afwan.. sekedar sharing... > > Ana juga seorang CPNS Kementerian Komunikasi dan Informatika formasi > > 2010 baru-baru ini (SK Maret 2011). Ana cuma bekerja selama seminggu > > setelah itu ana pulang ke Makassar (penempatan ana di Kendari). Ana > > sudah resign walaupun belum buat sudah pengunduran diri resmi. > > Alhamdulillah sampai sekarang belum ada konsekwensi apa-apa berupa > > denda, dan sebagainya. Terus terang selama ana bekerja seminggu itu > > rasanya seperti setahun, karena suasana kerja yang tidak kondusif, > > banyak bertentangan dengan syariat, yang tidak perlu ana sebutkan di sini. > > Dan ana percaya rezki itu dari Allah, dan kalau kita meninggalkan > > sesuatu karena Allah maka Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang > > lebih baik. Kalau mengenai masalah hutang bapak anti, insyaAllah Allah > > akan memberi jalan keluar. > > Wallahu A'lam > > > ana juga bukan pns, tetapi ana memang dengar dengar dari orang lain > bahwa di pns banya hal hal yang melanggar syariat. cuma anehnya, kalau > kawan kawan ana yang sebelum pns, ikut pengajian, setelah pns bilangnya, > "memang banyak yang melanggar syariat, tetapi tergantung orangnya, kalau kita > kuat bisa menghindar", apa benar begitu? > ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
