Wa'alaykumussalam akhi, afwan pertanyaan ini pernah diajukan oleh seorang penanya di radio rodja dan telah dijawab oleh syaikh Abdurrazaq Bin Abdul Muhsin..
Kurang lebih jawabannya seperti ini ya akhi: Kita tetap di wajibkan untuk shalat di belakang imam walaupun ia melakukan bid'ah , bahkan justru tugas kita sebagai muslim untuk mengingatkannya dengan cara yang ma'ruf semisal datang ke rumahnya,memberikan hadiah kepadanya.. Semoga dengan cara seperti itu dapat membukakan hati imam tersebut untuk mengenal sunnah. Dan jangan pernah berputus asa jika ia belum juga meninggalkan bid'ah karena dakwah itu dengan kesabaran. Untuk rujukan atau dalil, afwan itu ana agak lupa di bahas oleh syaikh atau tidak. Sebagai rujukan saja antum bisa baca disini http://abangdani.wordpress.com/2010/07/09/apakah-benar-tidak-ada-bacaan-khusus-sebelum-takbir-bacaan-ushalli/ 2011/6/24 Rito Prasetyo <[email protected]> > ** > > > Assalamu'alaikum Ikhwah, > > Sebelumnya ana mohon maaf apabila materi pertanyaan diatas telah diposting > pada milist ini sebelumnya karena ana cari filenya belum ketemu. > Ada imam rawatib di masjid lingkungan ana selalu membaca surat Annas serta > melafazkan ushali sebelum melaksanakan shalat. Mohon pencerahan dari para > Ustadz untuk hal berikut: > 1. Karena tidak ada contoh dari Rasulullah, berarti bid'ah. Bagaimana sikap > kita sebagai makmum ? > 2. Sang Imam tentunya ada alasan tertentu, apakah mereka punya rujukan atau > hanya berdasar syahwat saja ? > 3. Bagaimana cara yang bijak untuk mengingatkan ybs ? JIka tidak bisa juga, > bagaiman sikap kita sebaiknya ? > > Sekali lagi terima kasih atas kesediaan ikhwah untuk memberikan pencerahan > berikut rujukan2 pendukungnya. > Jazakallahu khoiran. > > Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, > Abu Reddy > > > -- YM : [email protected]
