Wa'alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Ana juga pernah mengalami kondisi seperti itu. Ada beberapa kegiatan yang kalau 
ana ingat, sangat ana sesali. Karena ternyata baru ana sadari kesalahannya 
setelah kegiatan tersebut berlalu.

Ada juga saat dimana ana mengikuti rapat yang di dalamnya terdapat 
wacana-wacana kegiatan yang tidak didasari dengan ilmu, bahkan jelas-jelas 
bid'ah. Tapi ana hanya sanggup diam.

Sampai pada suatu saat ada momen dimana ana mendapat kesempatan untuk bicara, 
dan ana katakan kepada hadirin disana, yang kurang lebih maknanya "terkadang 
ana tidak setuju dengan usulan-usulan yang sering muncul ketika rapat". 
Alhamdulillah semua yang hadir cukup bijaksana mendengar perkataan ana. 
Walaupun mungkin, mereka terlihat sedikit kaget dan teringgung.

Sebenarnya ana tidak sendiri, karena ada juga beberapa orang yang ternyata 
tidak setuju dengan beberapa kegiatan di masjid, 
bahkan mereka bukan dari kalangan salafy.

Sekarang ta'mir masjid sudah tau kalau ana bermanhaj salaf. Ana lebih memilih 
untuk tidak terlibat sebagai pengurus ataupun menghadiri kegiatan-kegiatan yang 
penuh syubhat, tidak sesuai sunnah, bahkan jelas-jelas bertentangan. Mungkin 
perlu ana tambahkan juga bahwa warga disekitar masjid cukup "berwarna warni" 
ada Muhammadiyah, NU, IM, JT, dan HT.

Dengan cara berterusterang ana merasa lebih tenang. Semoga antum ditunjukan 
jalan yang terbaik, Insyaa Allah.


--- On Sun, 7/24/11, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
To: [email protected], [email protected]
Date: Sunday, July 24, 2011, 1:26 PM 
      
Assalamu'alaykum warohmatulloohi wabarokaatuh,

Ana diberi mandat menjadi sekretaris di Masjid sekitar rumah,

adapun ketua takmir beserta pengurusnya gemar melaksanakan amalan bid'ah.

bagaimana hukum yang menimpa saya dimana saya selalu bersedia membantu perihal 
kesekretariatan yang notabene sesuai dengan pemahaman mereka dalam 
menyelenggarakan berbagai kegiatan di masjid?

mohon sarannya, apa yang sebaiknya ana lakukan, menyeleksi setiap tugas atau 
keluar dari kepengurusan?

Dimana pemahaman ilmu ana tentang agama islam masih sedikit, jadi ana merasa 
belum berani untuk berargumen tentang masalah tersebut.

selama ini ana hanya diam saja, karena takut salah dalam menyampaikan sesuatu 
tanpa disertai ilmu yang haq.

Jazaakallahu khoyron katsiiro

Abdul Muiz


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke