... Ringkasan Buku ...
http://buku-islam.blogspot.com

Judul : Apa Kata Imam Syafi'i tentang Meluruskan dan Merapatkan Shaf Shalat 
Berjama'ah?
Penulis : Ibnu Saini bin Muhammad bin Musa
Muraja'ah : Abdul Hakim bin Amir Abdat
Penerbit : Mu'awiyah bin Abi Sufyan
Cetakan : Kedua - Juni 2011 M
Halaman : 66

Apa yang dikatakan oleh Imam Syafi'i dalam hal meluruskan dan merapatkan 
shaf pada waktu shalat berjama'ah?  Pertanyaan ini seharusnya terbesit dalam 
benak kaum muslimin yang mengaku bermazhab Imam Syafi'i. Dan jawabannya 
seharusnya benar-benar dilaksanakan juga. Penulis buku saku ini, yaitu 
Ustadz Ibnu Saini bin Muhammad bin Musa, telah merangkum jawabannya dalam 
sebuah buku yang gamblang, ringkas, to the point, dan mudah dipahami. 
Kemudian, pada ringkasan ini saya kutip sebagian kecil dari buku tersebut 
sebagai gambarannya. Yaitu dari bagian Hadits-Hadits Seputar Masalah Shaf; 
Atsar Dari Para Shahabat dan Pernyataan Imam Syafii; dan dari bagian 
Kesimpulan dan Penutup.


[HADITS-HADITS SEPUTAR MASALAH SHAF]
--------------------------------------------
(Hadits Ketiga)
Artinya: Dari Abu Mas'ud al Badri, ia berkata: Dahulu Rasulullah 
shallallahu'alaihi wa sallam biasa mengusap bahu-bahu kami, ketika akan 
memulai shalat, seraya beliau bersabda: "Luruskan shafmu dan janganlah kamu 
berantakan dalam shaf; sehingga hal itu membuat hati kamu juga akan saling 
berselisih". (Shahih: Muslim no. 432).

(Hadits Keempat)
Artinya: Dan dari Nu'man bin Basyir, ia berkata: Aku pernah mendengar 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Hendaklah kamu 
benar-benar meluruskan shafmu, atau (kalau tidak; maka) Allah akan jadikan 
perselisihan di antaramu. (Muttafaq 'Alaihi: Bukhari no. 717 dan Muslim no. 
436).


[ATSAR DARI PARA SHAHABAT DAN PERNYATAAN IMAM SYAFII]
-----------------------------------------------------
Para Shahabat telah mengamalkan Sunnah Nabi shallallahu'alaihi wa sallam di 
atas, dimana Imam Syafi'i telah menyatakan di dalam kitabnya al Umm (I: 223) 
bahwa 'Utsman bin Affan berkata:

"Apabila Imam telah berdiri berkhutbah pada hari Jum'at, maka dengarkanlah 
dengan seksama dan diamlah, karena hukum orang yang dapat mendengarkan 
khutbah sama halnya dengan mereka yang tidak dapat mendengarkannya (yakni; 
sama-sama diperintah untuk diam dan mendengar). Bila dikumandangkan qamat, 
maka rapikanlah shaf (makmum), dan sejajarkanlah bahu-bahu mereka; karena 
lurus (dan rapatnya) shaf termasuk hal yang dapat menyempurnakan shalat". 
(Diriwayatkan pula oleh Malik di Muwaththa' no. 234).

Dahulu 'Utsman (bin Affan yang bertindak sebagai khalifah dan sekaligus imam 
shalat pada saat itu) tidak memulai untuk bertakbir (memulai shalat), 
sehingga datang petugas-petugasnya yang telah ditugasi untuk merapihkan 
shaf, dan mereka telah melaporkan bahwa shaf selesai (dirapihkan dan) 
diluruskan, maka baru kemudian beliau bertakbir memulai shalatnya.


[KESIMPULAN DAN PENUTUP]
------------------------------------
10. Diantara kesalahan yang sering dilakukan oleh kaum muslimin dalam hal 
ini adalah sebagai berikut:
- Mereka tidak meluruskan dan merapatkan shaf, dengan bahu, lutut dan mata 
kaki.
- Bahkan sebagian mereka tidak mau kalau kakinya ditempelkan dengan kaki 
yang ada di sebelahnya.
- Mereka biasa shalat di sejadah mereka masing-masing, tanpa mau merapatkan 
shaf dengan yang ada di sebelahnya.
- Keyakinan sebagian mereka bahwa satu makmum dengan lainnya harus berjarak 
kurang lebih 4 jari, padahal para shahabat justru merapatkan bahu dan kaki 
mereka dengan yang berada di sebelahnya.
- Imam biasanya hanya berkata: "Luruskan dan rapatkan shaf" atau "istawu, 
istawu" tanpa dia memperhatikan keadaan makmum; apakah benar-benar sudah 
lurus dan rapat atau belum?



[PERSONAL VIEW]
-----------------
Dari penjelasan di buku ini kita dapat mengetahui bahwa Rasulullah 
shallallahu'alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk merapatkan shaf shalat 
berjama'ah yang salah satu faedahnya adalah agar hati-hati kaum muslimin 
tidak berselisih. Insya Allah akan menciptakan kecintaan diantara kaum 
muslimin. Dan inilah salah satu jalan untuk mempersatukan umat Islam.

Semoga yang ringkas ini memberi manfaat yang besar.


----

Ringkasan ini dibuat oleh Chandra Abu Maryam
di Peunayong, Banda Aceh
14 Desember 2011 Pukul 22.24 WIB





------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke