From: [email protected] Date: Wed, 21 Dec 2011 07:53:23 +0000 Assalamualikum, mohon pencerahan dari akhi/ukhti tentang duduk iftirash, apakah semua shalat 2 rakaat, seperti shalat jumat, shalat sunnah rawatib, shalat subuh dll, bagaimana posisi duduk di akhir rakat yang sesuai dengan tuntunan rasulullah ? apakah duduk tahiyat akhir, atau duduk iftirash. jazakullah Eky >>>>>>>>>>>>>>
Pendapat yang kuat dari pendapat para ulama dalam masalah duduk tawarruk dalam shalat sunnah adalah, apabila shalatnya hanya dua raka’at, dalam pengertian hanya ada satu tasyahud, maka duduknya adalah iftirasy, sebagaimana dinyatakan ‘Aisyah Radhiyallahu 'anha : وَكَانَ يَقُولُ فِي كُلِّ رَكْعَتَيْنِ التَّحِيَّةَ وَكَانَ يَفْرِشُ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَيَنْصِبُ رِجْلَهُ الْيُمْنَى Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan dalam setiap dua raka’at at tahiyyat, dan beliau duduk iftirasy. [HR Muslim]. Syaikh al Albani menyatakan: “Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam duduk untuk tasyahud setelah selesai dari raka’at kedua ; apabila dalam shalat dua raka’at seperti Subuh, (maka) beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam duduk iftirasy” -HR an Nasaa-i, 1/173 dengan sanad shahih- sebagaimana duduk di antara dua sujud. Dengan demikian, setiap shalat yang hanya dua raka’at, baik yang wajib atau yang sunnah, sebaiknya duduk iftirasy. Namun seseorang yang duduk tawarruk padanya, insya Allah tidak membatalkan shalatnya dan tidak berdosa. Sebab, hukum iftirasy disini adalah sunnah. Selengkapnya ada di http://almanhaj.or.id/content/926/slash/0 Wallahu a’lam.
