Assalamu 'alaikum,

Imam Malik mengatakan: "ilmu itu didatangi bukan mendatangi". Kalau akhina 
Kabahrin ingin mengenal manhaj ahlussunnah maka datangilah majelis ilmunya. 
Manhaj ini tidak memerlukan pujian dari manusia karena manhaj ini adalah 
kebenaran yang dibawa oleh Rosulullah, diteruskan oleh para shohabat, dan para 
tabi'in (As-salafu Ash-sholih).

Membahas jihad dan/atau syari'at Islam yang lainnya, memerlukan pendetilan 
(tafshil). Namun sebelumnya antum perlu mensucikan niat (tashfiyah), sebelum 
antum melangkah ke pendidikan/pendalaman (tarbiyah). Setelah antum memahami 
kebenarannya, maka antum tidak memerlukan komentar manusia, karena yang antum 
lakukan adalah untuk Allah berdasarkan niat yang ikhlash dan mengikuti Rosulnya 
sholallahu 'alaihi wa sallam.

Maka datangilah majelis ilmu tersebut, dan sungguh itu adalah jihadan kabiiro 
sebagaimana yang Allah maksud dalam Al-Qur'an.

Dan sungguh beruntunglah antum sekarang ini, karena dengan washilah Radio Rodja 
(756 AM) banyak ilmu yang tersampaikan. Yang perlu antum lakukan tinggal 
mendengarkannya dengan niat ikhlash karena Allah dan memohon furqon dariNya.

Wallahu a'lam,

Abu Hafidz



--- On Fri, 3/2/12, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: [assunnah] Masalah jihad
To: [email protected]
Date: Friday, March 2, 2012, 12:48 PM
















 









      Afwan untuk memperkuat bisa tidak disertakan dasar hukum atau dalil

Yang menyebutkan :

1.Tidak ada kewajiban ikut membantu kaum muslimin dinegri lain yang sedang 
berperang dengan orang kafir?

2.Tidak ada kewajiban membela kaum muslimin Ambon yang diperangi Nasrani

3.Ciri pemimpin yang harus dita'ati



Karena jika jawaban antum tidak disertai dalil

Ana khawatir manhaj salafusholeh kita akan dianggap tidak peduli dengan sesama 
Muslim yang menderita

Karena ulang orang kafir

Walloohu'alam

Harap penjelasannya jazakumullooh



------Original Message------

From: [email protected]

Sender: [email protected]

Subject: Re: [assunnah] Masalah jihad

Sent: Mar 2, 2012 11:28



  ​وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Akhy Kabahrin, 
Seorang muslim harus betul-betul mengetahui makna jihad yang sebenar-benarnya 
dan harus mengikuti syari'at. Banyak sekali langkah betjihad di dalam islam 
yang syar'I salah satunya adalah thalabil ilmu, melaksanakan perintah dan 
menjauhi larangan Allah dan RasulNYA juga termasuk berjihad. Nah untuk teman 
antum yang sangat berkeinginan keras untuk berjihad maka nasihatilah dia dengan 
yang demikian. Sedangkan jika maksudnya berjihad adalah berperang melawan kaum 
kafir di negeri orang lain maka hal ini tidak diwajibkan dan bahkan tidak 
disyariatkan. Begitu juga berperang di negeri sendiri baik kpd org/kaum kafir 
negeri sendiri apalagi dengan sesama umat muslim spt kejadian di Poso, Ambon 
dll. Karena untuk berperang dinegeri swndiri maka itu adalah hak, kewenangan 
dan tanggung jawab pemerintah sbg ulil amri, sedangkan kita sebagai
 rakyat harus patuh kepada pemerintah maka jika di dalam negeri terjadi 
peperangan yang dipimpin oleh pemerintah/tentara dr pemerintah, maka kita wajib 
hukum untuk turut membantu pemerintah dlm peperangan itu apabila diminta oleh 
pemerintah. Inikah sikap jihad yang benar menurut syari'at islam. Janganlah 
pernah turut atau berkeinginan untuk turut berperang/berjihad atas himbauan 
seseorang pemimpin kelompok/organisasi krn dia tdk bertindak sbg ulil amri. 
Semoga dpt menjawab pertanyaan antum. Jazakallahu khairan Sent from my 
BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!



-----Original Message-----

From: [email protected]

Date: Fri, 2 Mar 2012 01:41:35

Subject: [assunnah] Masalah jihad

Assalaamu'alaykum Ikhwah sekalian ada sebuah pertanyaan, di antara teman-teman 
ikhwan salaf di Indonesia ini ada tidak yang mempunyai informasi, jika ada 
diantara kita Yang sangat ingin pergi jihad. Misalnya ke palestina atau 
afghant, atau somalia atau suriah? Kabarnya yang bertanya sangat ingin pergi 
jihad.. Syukron atas jawabannya.. Wassalaamu'alaykum Sent from my BlackBerry® 
powered by Sinyal Kuat INDOSAT





















Kirim email ke