From: [email protected]
Date: Wed, 21 Mar 2012 15:20:28 +0000  



Bismillah,
Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh
menolak lamaran karena Ikhwannya tidak mampu mengadakan resepsi pernikahan yang 
besar, bagaimana dalam timbangan syari'at?
bagaimanakah resepsi pernikahan yang syar'i? 
Jazakumullahu Khoir
Ibnu Toha
>>>>>>>>>>

Walimatul 'urus (pesta pernikahan) hukumnya wajib [1] dan diusahakan 
sesederhana mungkin.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ.

”Selenggarakanlah walimah meskipun hanya dengan menyembelih seekor kambing” [2]

• Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan orang-orang yang 
mengadakan walimah agar tidak hanya mengundang orang-orang kaya saja, tetapi 
hendaknya diundang pula orang-orang miskin. Karena makanan yang dihidangkan 
untuk orang-orang kaya saja adalah sejelek-jelek hidangan.

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيْمَةِ، يُدْعَى إِلَيْهَا اْلأَغْنِيَاءُ 
ويُتْرَكُ الْمَسَاكِيْنُ، فَمَنْ لَمْ يَأْتِ الدَّعْوَةَ فَقَدْ عَصَى اللهَ 
وَرَسُوْلَهُ

“Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah yang hanya mengundang 
orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang. 
Barangsiapa yang tidak menghadiri undangan walimah, maka ia durhaka kepada 
Allah dan Rasul-Nya” [3]

• Sebagai catatan penting, hendaknya yang diundang itu orang-orang shalih, baik 
kaya maupun miskin, sesuai sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

لاَ تُصَاحِبْ إِلاَّ مُؤْمِنًا وَلاَ يَأْكُلْ طَعَامَكَ إِلاَّ تَقِيٌّ

“Janganlah engkau bergaul melainkan dengan orang-orang mukmin dan jangan makan 
makananmu melainkan orang-orang yang bertaqwa” [4]
 
Selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/3229/slash/0
Wallahu a'lam


                                          

Kirim email ke