From: [email protected]
Date: Tue, 3 Apr 2012 17:33:22 -0700
Assalamualaykum
barangkali ada yg lebih faham dan mengetahui persis tentang penjelasan Arsy
Alloh mohon penjelasannya untuk menambah pengetahuan saya...
terimakasih
>>>>>>>>>>>
Silakan baca penjelasan dibawah ini.
Wallahu a'lam
KEKHUSUSAN (KARAKTERISTIK) AL-ARSY
http://almanhaj.or.id/content/3048/slash/0
APAKAH ARSY ITU?
http://almanhaj.or.id/content/3021/slash/0
Pengertian Al Arsy menurut Ahlu Sunnah wal Jamaah (manhaj Salaf), adalah
makhluq Allah yang tertinggi berupa singgasana seperti kubah yang memiliki
tiang-tiang yang dipikul dan dikelilingi oleh para malaikat.
Berkata Al-Baihaaqy : dan pendapat para ahli tafsir tentang Al-Arsy adalah
singgasana, dan dia adalah jasad yang berbentuk yang telah diciptakan Allah dan
Dia perintahkan para malaikat untuk memikilnya dan beribadah dengan
mengagungkan dan berthawaf padanya, sebagimana Dia menciptakan satu rumah
dibumi dan memerintahkan bani Adam untuk berthawaf padanya dan menghadapkan
kepadanya ketika sholat. Dan pendapat-pendapat mereka itu ada dalil
penunjukkannya yang jelas dalam ayat-ayat dan hadits-hadits serta atsar-atsar.
[10]
Berkata Ibnu Katsir : Dia adalah singgasana yang memiliki tiang-tiang yang
dipikul oleh para malaikat dan dia seperti kubah yang menutupi alam ini dan dia
adalah atapnya para makhluq. [11]
Dan berkata Adz-Dzahabiy - setelah menyebutkan kebahagian ahli syurga- : Apa
yang disangka tentang Al-Arsy yang agung yang telah dijadikan Allah untuk
diriNya dalam ketinggian, luas, tiang-tiang, bentuk, pemikulnya dan
melaikat-malaikat berlingkar disekeliling 'Arsy serta kebagusan dan
keindahannya. Sungguh telah diriwayatkan, dia dibuat dari yaquut (jenis permata
yang sangat indah (pen)) yang berwarna merah. [12]. Berdalil dengan dalil-dalil
sebagai berikut:
1. Dalil Al-Arsy adalah makhluq Allah yang telah Allah ciptakan:
Dari Al-Quran
ذَالِكُمُ اللهُ رَبُّكُمْ لآَإِلَهَ إِلاَّ هُوَ خَالِقُ كُلِّ شَىْءٍ
فَاعْبُدُوهُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ وَكِيلٌ
(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Rabb kamu; tidak ada
Ilah (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah
Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. [Al-An’am/6:102]
Maka setiap sesuatu di alam ini adalah makhluq yang Allah ciptakan dan adakan,
dan Al Arsy adalah salah satu makhluq dari makhluq-makhluq Allah.
Dan firman Allah :
اللهُ لآإِلَهَ إِلاَّهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Allah, tiada Ilah Yang disembah kecuali Dia, Rabb Yang mempunyai 'Arsy yang
besar. [An-Naml/27:26]
وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Dia adalah Rabb yang memiliki 'Arsy yang agung. [At-Taubah/9:129]
Berkata Al Haafidz Ibnu Hajar, firman Allah :
وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Dia adalah Rabb yang memiliki 'Arsy yang agung". [At-Taubah/9:129]
Memberikan isyarat penunjukkan bahwa Al-Arsy dimiliki, dan setiap yang dimiliki
adalah makhluq… dan dalam penetapan tiang-tiang Al-Arsy ada penunjukan yang
tegas bahwa Arsy adalah sesuatu yang tersusun dari beberapa bagian dan anggota
tubuh, dan sesuatu yang tersusun demikian adalah makhluq yang diciptakan.[13]
Dari As-Sunnah.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dalam hadits Abu Raziin Al
uqailiy, beliau berkata:
يَارَسُوْلَ الله أَيْنَ كَانَ رَبُّنَا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ خَلْقَهُ ؟ قاَلَ
كَانَ فِيْ عَمَاء مَا فَوْقَهُ هَوَاءُ وَ مَا تَحَْهُ هَوَاءُ ثُمَّ خَلَقَ
عَرْشَهُ عَلَى اْلمَاءِ
Wahai Rasulullah dimana dahulu Rabb kita berada sebelum menciptakan makhluqNya
? Beliau menjawab: Dia berada di ‘amaa, tidak ada diatas dan bawahnya udara,
kemudian dia menciptakan Arsy-Nya diatas air. [14]
Ini adalah dalil-dalil yang digunakan oleh para ulama salaf dalam menetapkan
Arsy sebagai makhluq dari makhluq Allah.
2. Dalil Al-Arsy adalah makhluq Allah yang tertinggi dan berbentuk kubah.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا سَأَلْتُمُ الله فَاسْأَلُوْهُ اْلفِرْدَوْسَ فَإِنَّهُ وَسَطُ اْلجَنَّةِ
وَ أَعْلاهَا وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ وَمِنْهُ تَفْجُرُ أَنْهَارُ
الْجَنَّةِ
Jika kalian meminta, mintalah Al-Firdaus, karena dia adalah tengah-tengah
syurga dan yang paling tinggi dan diatasnya adalah Arsy Allah, dan darinya
terpancar sungai-sungai syurga. [15]
Berkata Abu Abdillah Muhammad bin Abdillah bin Abi Zamaniin dalam kitabnya
Ushulus Sunnah : Dan dari pendapat Ahlus Sunnah adalah Allah telah menciptakan
Al-Arsy dan mengkhususkannya dengan berada diatas dan ketinggian diatas semua
makhluqNya…[16]
Dan berkata Ibnu Taimiyah : Adapun Al-Arsy maka dia berupa kubah sebagimana
diriwayatkan dalam As-Sunan karya Abu Daud dari jalan periwayatan Jubair bin
Muth’im, dia berkata : Telah datang menemui Rasulullah seorang A’rab dan
berkata : Wahai Rasululloh jiwa-jiwa telah susah dan keluarga telah kelaparan-
dan beliau menyebut hadits- sampai berkata Rasulullah :
إِنَّ الله عَلَى عَرْشِهِ وَ إِنَّ عَرْشَهُ عَلَى سَمَوَاتِهِ وَ أَرْضِهِ
كَهَكَذَا وَ قَالَ بِأَصَابِعِهِ مِثْلَ اْلقُبَّةِ
Sesungguhnya Allah diatas ArsyNya dan ArsyNya diatas langit-langit dan bumi,
seperti begini dan memberikan isyarat dengan jari-jemarinya seperti kubah. [17]
Dan tentang ketinggiannya Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda :
إِذَا سَأَلْتُمُ الله فَاسْأَلُوْهُ اْلفِرْدَوْسَ فَإِنَّهُ وَسَطُ اْلجَنَّةِ
وَ أَعْلاهَا وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ وَمِنْهُ تَفْجُرُ أَنْهَارُ
الْجَنَّةِ
Jka kalian meminta, mintalah Al-Firdaus, karena dia syurga yang paling utama
dan yang paling tinggi dan diatasnya adalah Arsy Allah, dan darinya terpancar
sungai-sungai syurga.[18]
Dan jelaslah dengan hadits-hadits ini bahwa Al-Arsy adalah makhluq yang paling
tinggi dan dia seperti kubah…[19]
3. Dalil Al-Arsy Aalah Singgasana.
Berkata Ibnu Qutaibah : Mereka mencari-cari makna lain untuk Arsy selain
singgasana, sedangkan Ulama bahasa (Arab) tidak mengenal makna untuk Arsy
kecuali singgasana dan apa yang digelar dari atap-atap dan yang serupanya.[20]
Berkata Ibnu Katsier : Al-Arsy dalam bahasa Arab artinya dari singgasana untuk
seorang raja, sebagaimana firman Allah :
وَلَهَا عَرْشٌ عَظِيمٌ
Adalah dia (ratu Bilqis) mempunyai singgasana yang besar [An-Naml : 23]
Dan bukan galaksi.
Demikian juga bangsa Arab tidak mengenal hal itu sedangkan Al-Quran diturunkan
dalam bahasa Arab, maka dia adalah singgasana yang memiliki tiang-tiang…[21]
4. Dalil Bahwa Arsy Adalah Singgasana Yang Memiliki Tiang-Tiang
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ النَّاسَ يَصْعَقُوْنَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ فَأَكُوْنَ أَوَّلَ مَنْ
يَفِيْقُ فَإِذَا أَنَا بِمُوْسَى آَخِذٌ بِقَائِمَةٍ مِنْ قَوَائِمِ اْلعَرْشِ
فَلا أَدْرِيْ أَفَاقَ قَبْلِيْ أَمْ جُوْزِيَ بِصَعْقَةِ الطُّوْرِ
Sesungguhnya manusia pingsan pada hari kiamat, lalu aku adalah orang yang
pertama sadar, seketika itu aku mendapatkan Musa sedang memegang sebuah tiang
dari tiang-tiang Al-Arsy, maka aku tidak tahu apakah dia telah sadar sebelumku
ataukah dia dibebaskan (dari pingsan tersebut) karena telah pingsan di Bukit
Thur. [22]
Berkata Ibnu Abil Izz : Telah tetap dalam syariat bahwa Al-Arsy memiliki
tiang-tiang. [23]
4. Dalil Bahwa Arsy Dipikul Dan Para Malaikat MelakuKan Thawaf
Dari Al-Qur'an.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala.
الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ
وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ
كُلَّ شَىْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا
سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ
(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di
sekililingnya bertasbih memuji Rabbnya dan mereka beriman kepada-Nya serta
memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan):"Ya Rabb
kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan
kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah
mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala. [Al-Mu’min:7]
وَالْمَلَكُ عَلَى أَرْجَآئِهَا وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ
ثَمَانِيَةٌ
Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu
delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.
[Al-Haaqah/69:17]
Dari As-Sunnah.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda dalam hadits Jabir bin
Abdillah : Aku diizinkan untuk membicarakan seorang malaikat dari para malaikat
Allah dari pemikul Al-Arsy, sungguh jarak antara daun telinganya sampai bahunya
sepanjang perjalanan 700 tahun. [24]
Dari sini jelaslah aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah tentang Al-Arsy dan ini
merupakan pendapat salaf dalam hal itu.